Insitekaltim, Samarinda – Ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan mendasar yang tidak bisa ditunda. Di tengah kesulitan sebagian masyarakat dalam memperoleh pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari, Pemerintah Kota Samarinda melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang membutuhkan.
Dalam kegiatan tersebut, BPBD Kota Samarinda berkolaborasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Palang Merah Indonesia (PMI), untuk mendistribusikan air bersih ke wilayah masyarakat yang mengalami keterbatasan akses air.
Bantuan ini difokuskan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, mulai dari memasak, minum, hingga berbagai keperluan rumah tangga sehari-hari.
Kehadiran distribusi air bersih tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan mendapatkan pasokan air.
Kepada awak media, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kota Samarinda, Suwarso, mengatakan bahwa penyaluran bantuan air bersih merupakan bentuk kepedulian dan respons pemerintah bersama unsur terkait terhadap kebutuhan masyarakat.
“Distribusi air bersih ini merupakan bentuk kepedulian dan upaya kami untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih. Air merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting, sehingga melalui kolaborasi bersama PUPR dan PMI, kami berupaya memastikan masyarakat yang membutuhkan bisa mendapatkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” Ungkapnya, Senin, 2 November 2026.
Menurut Suwarso, kerja sama lintas instansi menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan kepada masyarakat, khususnya ketika terdapat warga yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.
Sinergi BPBD, PUPR, dan PMI diharapkan dapat mempercepat proses penyaluran bantuan sekaligus memperluas jangkauan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan pasokan air bersih.
Selain menyalurkan bantuan, Suwarso juga menghimbau masyarakat juga untuk menggunakan air secara bijak dan tidak melakukan pemborosan. Kesadaran bersama dalam mengelola penggunaan air menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga ketersediaan sumber daya tersebut.
Ia juga mengajak masyarakat agar segera melaporkan apabila terdapat wilayah yang mengalami kesulitan pasokan air bersih, sehingga kondisi tersebut dapat diketahui dan dikoordinasikan dengan instansi terkait untuk mendapatkan penanganan.
“Kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kemanusiaan juga menjadi bukti bahwa kepedulian serta gotong royong memiliki peran penting dalam membantu warga menghadapi berbagai persoalan di lingkungan sekitarnya,” Tutup Suwarso. (ADV)

