Insitekaltim, Samarinda – Peningkatan kualitas pelayanan publik tidak terlepas dari kesiapan aparatur dalam merencanakan pembangunan, memahami dampak program pemberdayaan masyarakat, hingga menjaga kualitas lingkungan.
Komitmen tersebut ditunjukkan Kecamatan Samarinda Utara melalui keikutsertaan dalam tiga agenda Pemerintah Kota Samarinda pada Senin, 26 Oktober 2026 kemarin.
Ketiga kegiatan tersebut mencakup Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Dokumen Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah, pemaparan kajian dampak ekonomi Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya), serta sosialisasi kegiatan ASRI di tingkat perangkat daerah.
Keikutsertaan aparatur Kecamatan Samarinda Utara dalam agenda tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia, meningkatkan koordinasi lintas perangkat daerah, dan mendukung pelaksanaan pembangunan yang selaras dengan kebutuhan masyarakat.
Staf Program dan Keuangan Kecamatan Samarinda Utara, Ernawati, mengatakan peningkatan kapasitas aparatur diperlukan agar perencanaan dan pelaksanaan program pemerintahan dapat berjalan lebih terarah.
Menurutnya, partisipasi dalam kegiatan lintas perangkat daerah juga menjadi kesempatan untuk memperluas pemahaman mengenai kebijakan dan prioritas pembangunan kota.
“Keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kami untuk terus meningkatkan kapasitas aparatur, memperkuat koordinasi, dan mendukung pelaksanaan program pemerintah agar semakin terarah serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” Ungkap Ernawati saat dikonfirmasi awak media. Rabu, 28 Oktober 2026.
Agenda pertama adalah Bimtek Penyusunan Dokumen Renstra Perangkat Daerah yang diikuti Staf Program dan Keuangan Kecamatan Samarinda Utara. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.30 WITA di Ballroom Arutala, Bapperida Kota Samarinda.
Bimtek tersebut berkaitan dengan peningkatan kualitas perencanaan strategis perangkat daerah. Dokumen Renstra menjadi salah satu pedoman dalam merumuskan arah kebijakan, sasaran, program, serta target kinerja sesuai tugas dan fungsi masing-masing perangkat daerah.
Pada waktu yang berdekatan, pukul 09.00 WITA, Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Samarinda Utara mengikuti Expose Kajian Analisis Dampak Ekonomi Program Probebaya terhadap Peningkatan Nilai Sosial dan Budaya Pemberdayaan Masyarakat Berpenghasilan Rendah Kota Samarinda Tahun 2026.
Kegiatan itu berlangsung di Ruang Rapat Klinik Perencanaan Bapperida Kota Samarinda, Jalan Dahlia Nomor 81, Kompleks Balai Kota Samarinda. Kajian tersebut menjadi bagian dari pembahasan mengenai dampak program Probebaya, terutama dalam kaitannya dengan pemberdayaan masyarakat berpenghasilan rendah serta aspek sosial dan budaya.
Melalui pembahasan kajian tersebut, hasil dan dampak program diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan pemberdayaan masyarakat.
Partisipasi dalam sosialisasi ini menjadi bagian dari keterlibatan kecamatan dalam agenda lingkungan di tingkat pemerintah kota. Pemahaman terhadap kebijakan dan pelaksanaan kegiatan ASRI diharapkan dapat mendukung koordinasi serta penerapan upaya menjaga lingkungan di lingkup perangkat daerah.
Ernawati menambahkan, keterlibatan aparatur dalam berbagai agenda tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antarlembaga sekaligus mendukung peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan.
“Kami berharap pengetahuan dan informasi yang diperoleh dari kegiatan-kegiatan ini dapat mendukung pekerjaan di kecamatan, baik dalam perencanaan program, pemberdayaan masyarakat, maupun pelaksanaan upaya menjaga lingkungan,” Pungkasnya. (ADV)

