Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Ketika Hutan Rusak, Dampaknya Tak Berhenti pada Hilangnya Pohon

    Oktober 3, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    Oktober 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Artikel»Ketika Hutan Rusak, Dampaknya Tak Berhenti pada Hilangnya Pohon
    Artikel

    Ketika Hutan Rusak, Dampaknya Tak Berhenti pada Hilangnya Pohon

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaOktober 3, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kondisi lahan di salah satu kawasan Desa Perangat Baru, Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara, yang terlihat memiliki bagian lahan terbuka serta sejumlah bekas tebangan pohon. (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Kukar – Hutan kerap dipandang sebatas hamparan pepohonan yang menghijau. Padahal, keberadaannya memiliki fungsi yang jauh lebih luas bagi kehidupan manusia. Hutan menjadi habitat berbagai satwa, menjaga tata air, membantu menyerap karbon, sekaligus menyediakan sumber penghidupan bagi masyarakat.

    Ketika kawasan hutan terbakar atau mengalami penebangan, kerusakan yang terjadi tidak hanya terlihat dari pohon-pohon yang hilang. Ada rangkaian dampak lain yang dapat berlangsung dalam jangka panjang dan menyentuh kehidupan masyarakat di sekitarnya.

    Kebakaran hutan dan lahan dapat menghasilkan asap yang menurunkan kualitas udara. Dalam kondisi tertentu, asap dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat dengan kondisi kesehatan tertentu.

    Dampaknya juga dapat merambat ke aktivitas sosial. Ketika kualitas udara memburuk, masyarakat dapat membatasi kegiatan di luar ruangan. Aktivitas sekolah, pekerjaan, perjalanan, hingga kegiatan masyarakat dapat ikut terganggu.

    Sementara itu, penebangan pohon secara berlebihan dapat mengurangi tutupan vegetasi yang berfungsi menahan air hujan dan menjaga struktur tanah. Ketika tutupan lahan semakin terbuka, air hujan lebih mudah mengalir di permukaan dan membawa lapisan tanah. Dalam kondisi tertentu, keadaan tersebut dapat meningkatkan risiko erosi, banjir maupun longsor.

    Kerusakan hutan juga mengancam kehidupan satwa. Hilangnya pepohonan dan habitat membuat ruang hidup satwa semakin terbatas. Satwa yang kehilangan habitatnya dapat berpindah ke kawasan lain, termasuk mendekati permukiman masyarakat, sehingga berpotensi menimbulkan konflik antara manusia dan satwa.

    Dari sisi ekonomi, masyarakat yang menggantungkan kehidupan pada sumber daya hutan juga dapat terkena dampaknya. Hasil hutan, lahan pertanian, perkebunan, hingga sumber air menjadi bagian dari ekosistem yang saling berkaitan. Ketika lingkungan mengalami kerusakan, produktivitas dan akses terhadap sumber daya tersebut dapat ikut berubah.

    Kerugian akibat kerusakan hutan juga tidak selalu dapat dihitung dalam waktu singkat. Pohon yang ditebang dapat digantikan melalui penanaman kembali, tetapi memulihkan fungsi ekologis hutan membutuhkan waktu jauh lebih panjang.

    Karena itu, persoalan kebakaran dan penebangan hutan bukan hanya tentang berapa banyak pohon yang hilang. Persoalannya menyangkut bagaimana masyarakat dapat mempertahankan kualitas lingkungan dan sumber kehidupan untuk jangka panjang.

    Upaya menjaga hutan dapat dimulai dari pencegahan kebakaran, pengawasan terhadap aktivitas penebangan, pemulihan lahan yang telah rusak, serta pemanfaatan kawasan secara lebih bertanggung jawab.

    Sebab, ketika hutan kehilangan fungsinya, dampaknya pada akhirnya kembali kepada manusia. Udara, air, tanah, kesehatan, aktivitas sosial hingga sumber penghasilan masyarakat semuanya memiliki keterkaitan dengan kondisi lingkungan yang terjaga.

     

    Hutan karhutla Kebakaran
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Rumah Makan Kenari, Tempat Singgah Nyaman di Jalur Samarinda-Bontang

    September 27, 2026

    Pendekatan Persuasif dan Etika Ruang Publik dalam Hubungan Perokok dan Konseling Kesehatan

    September 27, 2026

    Jangan Anggap Sepele Kalau Ngorok Terjadi Hampir Setiap Malam

    September 27, 2026

    Api Kembali Muncul di Talang Sari, Diduga Masih Ada Bara Batubara di Dalam Tanah

    September 25, 2026

    75 Pompa Disalurkan ke Kaltim, Kukar Dapat Jatah Terbanyak

    September 24, 2026

    Asap Karhutla Kaltim Belum Hilang, Masih Bertahan di Atmosfer hingga Musim Hujan

    September 23, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Ketika Hutan Rusak, Dampaknya Tak Berhenti pada Hilangnya Pohon

    Ratu ArifanzaOktober 3, 2026

    Insitekaltim, Kukar – Hutan kerap dipandang sebatas hamparan pepohonan yang menghijau. Padahal, keberadaannya memiliki fungsi…

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    Oktober 2, 2026

    Peluang Hujan di Kaltim di Atas 90 Persen, Curahnya Masih Rendah

    Oktober 2, 2026

    Dishub Samarinda Siapkan Rp14 Miliar untuk PJU, Sejumlah Ruas Jadi Fokus Tahun Depan

    Oktober 2, 2026
    1 2 3 … 3,372 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.