Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tiga Rekrutan Baru Borneo FC dan Ambisi Menembus Empat Kompetisi Musim 2026/2027

    September 1, 2026

    Atasi Antrean Panjang, Dishub Samarinda Berlakukan Nomor Antre Solar Subsidi

    September 1, 2026

    Tetapkan Darurat Kekeringan di Samarinda, BPBD Waspadai Karhutla dan Ancaman ISPA

    September 1, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Jukir Liar Menjamur di Sekitar Masjid Raya, Dishub Soroti Kebiasaan Parkir
    Pemerintah

    Jukir Liar Menjamur di Sekitar Masjid Raya, Dishub Soroti Kebiasaan Parkir

    Andika SaputraBy Andika SaputraSeptember 1, 2026Updated:September 1, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi Parkir Liar (Foto by AI)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Maraknya juru parkir (Jukir) liar di sekitar kawasan Masjid Raya Darussalam Samarinda menjadi perhatian Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda. Kondisi tersebut dinilai muncul karena masih banyak masyarakat yang menggunakan lokasi parkir tidak resmi.

    Kepala Dishub Kota Samarinda Hotmarulitua Manalu mengatakan, keberadaan jukir liar sulit ditekan apabila masyarakat masih memilih memarkir kendaraan di sembarang tempat.

    Menurutnya pemerintah telah menyiapkan sejumlah lokasi parkir yang dapat dimanfaatkan masyarakat, termasuk gedung parkir Pasar Pagi yang dibuka hingga pukul 23.00 Wita.

    “Jukir liar muncul karena ada parkir liar. Parkir liar muncul karena masyarakat ini tidak tertib untuk parkir,” ujar Manalu, Selasa, 1 September 2026.

    Manalu menyebut persoalan tersebut juga berkaitan dengan penataan kawasan Teras Samarinda. Sejumlah lahan yang sebelumnya digunakan sebagai area parkir pada Teras Samarinda tahap kedua dialihkan untuk pembangunan shelter angkutan umum.

    Saat ini shelter untuk trayek 2A dan 2B telah dibangun. Sementara trayek 1A dan 1B direncanakan berada di sekitar kawasan dekat Televisi Republik Indonesia (TVRI).

    Selain itu Dishub akan melakukan penataan melalui pemagaran median jalan yang masih memiliki sejumlah celah. Menurut Manalu, langkah tersebut menjadi bagian dari rekayasa lalu lintas sekaligus upaya membentuk kebiasaan masyarakat agar lebih tertib.

    Ia menilai penertiban jukir liar tidak cukup hanya dilakukan melalui operasi atau tindakan di lapangan. Kesadaran masyarakat dalam memilih lokasi parkir juga menjadi faktor penting.

    “Kalau kita tidak memiliki jiwa kesadaran disiplin, sekali lagi kami Dishub mengajak masyarakat marilah disiplin berlalu lintas, disiplin parkir, supaya jukir-jukir liar itu tidak ada,” katanya.

    Manalu memastikan Dishub tetap akan melakukan penindakan terhadap jukir liar yang ditemukan di lapangan. Namun ia berharap tindakan tersebut tidak menjadi pekerjaan berulang karena masyarakat sudah mulai tertib menggunakan fasilitas parkir yang tersedia.

    Menurutnya semakin tinggi kepatuhan masyarakat terhadap aturan parkir, semakin kecil pula ruang bagi jukir liar untuk beroperasi.

    “Kalau selama kita tidak tertib, selama itu juga pekerjaan kami hanya menertibkan saja,” tegasnya.

    Sementara terkait wacana parkir berlangganan, Manalu menjelaskan skema tersebut nantinya hanya dapat diterapkan pada lokasi parkir tepi jalan yang memang diperbolehkan dan telah ditetapkan berdasarkan ketentuan pemerintah.

    Ia menegaskan kawasan yang dilarang untuk parkir tetap tidak dapat digunakan meskipun sistem parkir berlangganan nantinya diterapkan.

     

    Dishub Samarinda Hotmarulitua Manalu Jukir Liar
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Atasi Antrean Panjang, Dishub Samarinda Berlakukan Nomor Antre Solar Subsidi

    September 1, 2026

    Tetapkan Darurat Kekeringan di Samarinda, BPBD Waspadai Karhutla dan Ancaman ISPA

    September 1, 2026

    Karhutla Samarinda Capai 127 Kejadian, Luas Lahan Terbakar Tembus 211 Hektare

    September 1, 2026

    Kementerian HAM Ingatkan Risiko AI hingga Pembangunan terhadap Masyarakat Menuju 2036

    Agustus 31, 2026

    Asap Karhutla Mengancam, Istri Wagub Kaltim Bagikan 500 Masker dan Siapkan Bantuan Relawan

    Agustus 31, 2026

    Pembangunan Wilayah Terisolir Jadi Alasan DOB Benua Raya Kembali Didorong

    Agustus 31, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tiga Rekrutan Baru Borneo FC dan Ambisi Menembus Empat Kompetisi Musim 2026/2027

    Ratu ArifanzaSeptember 1, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Borneo FC Samarinda terus mematangkan skuad untuk menghadapi musim kompetisi 2026/2027 yang…

    Atasi Antrean Panjang, Dishub Samarinda Berlakukan Nomor Antre Solar Subsidi

    September 1, 2026

    Tetapkan Darurat Kekeringan di Samarinda, BPBD Waspadai Karhutla dan Ancaman ISPA

    September 1, 2026

    Karhutla Samarinda Capai 127 Kejadian, Luas Lahan Terbakar Tembus 211 Hektare

    September 1, 2026

    Jukir Liar Menjamur di Sekitar Masjid Raya, Dishub Soroti Kebiasaan Parkir

    September 1, 2026
    1 2 3 … 3,313 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.