Insitekaltim, Samarinda – Wakil Ketua I Pengurus Kota (Pengkot) Perbasi Samarinda Rahmat Yudi menargetkan tim basket Samarinda mampu mempertahankan gelar juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim) yang dijadwalkan berlangsung pada 14–27 November 2026 di Kabupaten Paser.
Berbekal catatan tiga kali berturut-turut menjadi juara umum dalam penyelenggaraan Porprov terakhir, yakni saat Samarinda menjadi tuan rumah, kemudian di Kutai Timur dan terakhir di Berau, Perbasi menargetkan mampu mempertahankan dominasi tersebut di ajang tahun ini.
“PR kami sekarang adalah mempertahankan juara umum di Paser. Tentu tidak mudah, tetapi kami terus mempersiapkan atlet agar mampu memberikan hasil terbaik untuk Samarinda,” ujarnya di Samarinda, Selasa, 4 Agustus 2026.
Rahmat memastikan persiapan tim basket Samarinda untuk menghadapi Porprov telah memasuki tahap pemusatan latihan (training center/TC). Ia mengatakan, seluruh atlet yang diproyeksikan memperkuat kontingen Samarinda telah melalui proses pemantauan dan seleksi sebelum memasuki tahap pemusatan latihan.
“Sebelumnya ada Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) yang bertugas memantau atlet-atlet berpotensi untuk memperkuat kontingen Samarinda di Porprov. Seleksi sudah final dan sekarang kami masuk tahap pemusatan latihan,” jelasnya.
Ia menjelaskan, pemusatan latihan telah berlangsung sekitar satu bulan. Tim putra menjalani latihan di lapangan Universitas Mulawarman (Unmul), sedangkan tim putri berlatih di kawasan Polder Air Hitam.
Menurut Rahmat, pelaksanaan TC secara mandiri tidak hanya dilakukan cabang olahraga basket, tetapi juga sejumlah cabang olahraga lainnya. Masing-masing pengurus cabang saat ini mempersiapkan atlet secara mandiri di tengah keterbatasan dukungan pendanaan.
Di tengah persiapan tersebut, Rahmat berharap pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap peningkatan fasilitas basket di Samarinda. Menurutnya, prestasi yang selama ini diraih belum diimbangi dengan sarana latihan yang memadai.
“Pembinaan olahraga di Samarinda masih minim fasilitas. Khusus basket, fasilitas yang ada belum berada di level nasional. Bagaimana kita ingin meningkatkan prestasi kalau fasilitas latihan tidak seimbang dan tidak berkesinambungan,” tegasnya.
Ia berharap pemerintah dapat memberi perhatian lebih terhadap pembangunan sarana olahraga basket, mengingat cabang tersebut selama ini konsisten menyumbangkan prestasi bagi Kota Samarinda.
“Kami berharap pemerintah juga melihat ini. Basket Samarinda selama ini selalu menjadi juara umum dan menjadi salah satu cabang olahraga yang membawa nama baik Samarinda. Prestasi itu tentu perlu didukung dengan fasilitas yang lebih memadai,” pungkasnya.

