Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    PHK Sektor Tambang Bertambah, 560 Warga Samarinda Ajukan Kartu Pencari Kerja

    July 24, 2026

    BPBD Kaltim Siapkan Rehabilitasi Bencana Berbasis Gender

    July 24, 2026

    BAZNAS Kaltim Targetkan Mustahik Jadi Muzaki Lewat Program Z-Chicken

    July 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»BPBD Kaltim Siapkan Rehabilitasi Bencana Berbasis Gender
    Pemerintah

    BPBD Kaltim Siapkan Rehabilitasi Bencana Berbasis Gender

    R’syaBy R’syaJuly 24, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: BPBD Kaltim mulai menyiapkan pendekatan rehabilitasi dan rekonstruksi berbasis gender dalam penanganan masyarakat terdampak bencana (Ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Timur (Kaltim) mulai menyiapkan pendekatan rehabilitasi dan rekonstruksi berbasis gender dalam penanganan masyarakat terdampak bencana. Langkah ini dilakukan agar proses pemulihan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menjawab kebutuhan setiap kelompok masyarakat secara lebih spesifik.

    Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kaltim Andik Wahyudi mengatakan, pihaknya tengah menjajaki penerapan pengarusutamaan gender dalam proses rehabilitasi pascabencana.

    Melalui pendekatan tersebut, data korban akan dipilah berdasarkan jenis kelamin, kelompok usia, hingga tingkat kerentanan sehingga penanganan dapat disesuaikan.

    “Selama ini belum ada data yang benar-benar memisahkan berapa laki-laki yang terdampak, kemudian kelompok rentan, usia produktif, yang masih sekolah, maupun balita. Ke depan itu akan kami pilah karena penanganannya juga berbeda-beda,” ujarnya di Samarinda, Jumat, 24 Juli 2026.

    Menurutnya, tantangan rehabilitasi pascabencana tidak hanya berkaitan dengan kewenangan antarinstansi, tetapi juga tingginya harapan masyarakat agar pemulihan dilakukan secara menyeluruh, baik terhadap kerusakan bangunan maupun kondisi psikologis korban.

    Karena itu, BPBD Kaltim mulai memperkuat pendekatan psikososial dalam proses rehabilitasi. Andik menilai pemulihan mental masyarakat menjadi fondasi penting agar proses pembangunan kembali dapat berjalan lebih efektif.

    “Saat ini kami melakukan pendekatan kepada masyarakat terdampak dari sisi psikis. Kalau kondisi psikologisnya sudah terbangun dengan baik dan pola pikirnya positif, insyaallah pemulihan infrastruktur maupun bangunannya juga bisa berjalan,” jelasnya.

    Ia mengingatkan bahwa dampak psikologis yang tidak tertangani dapat berkembang menjadi persoalan yang lebih luas.

    “Yang kita hindari adalah dampak psikis yang berkelanjutan karena itu bisa menimbulkan bencana yang lebih masif, yaitu bencana sosial,” tegasnya.

    Di sisi lain, Andik memastikan Kaltim saat ini masih berstatus siaga darurat bencana hidrometeorologi kering. Meski dalam dua hari terakhir Kota Samarinda diguyur hujan, kondisi tersebut hanya merupakan anomali cuaca dan tidak mengubah kondisi musim kering secara umum.

    Ia menjelaskan, kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat ini paling banyak terjadi di Kabupaten Paser, Berau, Kutai Kartanegara dan Kutai Barat. Namun, secara keseluruhan kondisi masih terkendali.

    “Alhamdulillah secara kesiapsiagaan masih masuk kategori aman karena sampai saat ini kejadian karhutla masih dalam kondisi terkendali,” ungkapnya.

    Ia menambahkan, berdasarkan prakiraan BMKG, fase hidrometeorologi kering diperkirakan berlangsung hingga akhir Agustus atau awal September. Namun, karakteristik Kaltim yang berada di wilayah khatulistiwa membuat perubahan cuaca kerap sulit diprediksi.

    “Kita berada di jalur khatulistiwa, sehingga kadang tanpa prediksi tiba-tiba hujan, lalu panas lagi. Itu memang karakteristik wilayah kita,” tutupnya.

     

    Andik Wahyudi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) BPBD Kaltim rehabilitasi
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    BAZNAS Kaltim Targetkan Mustahik Jadi Muzaki Lewat Program Z-Chicken

    July 24, 2026

    Berdasarkan Data Sudah 149 Kasus Kekerasan Terjadi di Kota Samarinda Semester I – 2026

    July 24, 2026

    Konflik Kepentingan Terendus di BUMD Samarinda, Wali Kota Pastikan Ada Sanksi

    July 24, 2026

    Rudy Mas’ud Ingatkan Orang Tua, Kehangatan Keluarga Tak Boleh Kalah dari Gawai

    July 23, 2026

    Gelombang Sedang Landa Pesisir Kaltim, Nelayan Harus Pantau Prakiraan BMKG Sebelum Melaut

    July 23, 2026

    Andi Harun Pilih Tahan Sejumlah Program Demi Jaga TPP ASN

    July 23, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    You must be logged in to post a comment.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    PHK Sektor Tambang Bertambah, 560 Warga Samarinda Ajukan Kartu Pencari Kerja

    SittiJuly 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Lesunya industri pertambangan mulai berdampak pada pasar tenaga kerja di Kota Samarinda.…

    BPBD Kaltim Siapkan Rehabilitasi Bencana Berbasis Gender

    July 24, 2026

    BAZNAS Kaltim Targetkan Mustahik Jadi Muzaki Lewat Program Z-Chicken

    July 24, 2026

    PBSI Kaltim Bidik Atlet Tembus Pelatnas Lewat Lima Seri Sirnas 2026

    July 24, 2026

    Usulan Andi Harun Berbuah Dukungan Politik untuk Syaharie Jaang di Bankaltimtara

    July 24, 2026
    1 2 3 … 3,237 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.