Insitekaltim, Samarinda – Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) Rasman Rading menegaskan anggaran sebesar Rp20 miliar yang dialokasikan melalui APBD Perubahan 2026 untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim tidak digunakan membangun venue.
Dana tersebut sepenuhnya difokuskan untuk membiayai kebutuhan operasional penyelenggaraan pertandingan.
“Untuk Porprov saat ini kita sudah alokasikan sebanyak Rp20 miliar yang diusulkan melalui APBD Perubahan,” ujarnya di Pendopo Lamin Etam belum lama ini.
Ia menjelaskan anggaran itu diprioritaskan untuk membiayai perangkat pertandingan, operasional panitia, akomodasi dan konsumsi perangkat pertandingan, serta berbagai kebutuhan teknis lainnya selama pelaksanaan Porprov.
Selain itu, anggaran juga akan digunakan untuk pengadaan perlengkapan pendukung seperti jersey, piala, hingga maskot ajang olahraga terbesar di Kaltim tersebut.
Menurut Rasman, lokasi yang diusulkan melalui APBD Perubahan menjadi porsi pembiayaan Dispora Kaltim, sehingga tidak ada lagi rencana penambahan anggaran.
“Enggak ada lagi, kan APBDP,” tegasnya.
Di sisi lain, Pemprov Kaltim sebelumnya juga telah menyalurkan hibah peralatan olahraga kepada 15 cabang olahraga pada 2025 sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Porprov.
Tambahnya, sejumlah cabang olahraga akan digelar di luar Kabupaten Paser sesuai kesiapan venue. Samarinda dipastikan menjadi tuan rumah hoki, rugby dan golf, sementara Balikpapan menggelar bowling dan squash, sedangkan Berau menjadi lokasi pertandingan cabang olahraga layar.
Meski demikian, ia meminta panitia dan pemerintah daerah segera melaporkan apabila terdapat venue yang belum siap agar dapat dilakukan penyesuaian sebelum pertandingan dimulai.

