Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Aji Sofyan Effendi Menilai: Danantara Mampu Perkuat Pengelolaan Aset Strategis Nasional

    Juni 14, 2026

    Sering Stres? Berenang Bisa Jadi Cara Sederhana Menenangkan Pikiran

    Juni 14, 2026

    Manfaat Gym untuk Kesehatan Tubuh, Tak Sekadar Membentuk Otot

    Juni 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Bontang»Bontang Bebas Dari Beras dan Telor Palsu
    Diskominfo Bontang

    Bontang Bebas Dari Beras dan Telor Palsu

    MartinusBy MartinusNovember 4, 201901 Min Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Yuli – Editor : Redaksi

    Insitekaltim,Bontang – Maraknya beredar beras dan telor plastik atau telor palsu, menjadi keluhan warga di Kota Bontang, tidak sedikit khususnya para ibu rumah tangga khawatir jika beras plastik tersebut sudah mulai beredar di Kota Taman.

    Kepala Bidang Ketahanan Pangan,  Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang, Debora Kristiani mengatakan para masyarakat tidak perlu khawatir, karena berdasarkan hasil pemeriksaan rutin di sejumlah pasar dan penjualan beras dan telur di Kota Bontang tidak ditemukan beras maupun telor yang terbuat dari plastik.

    “Untuk di Kota Bontang maupun di Kaltim sendiri, kami belum menemukan beras dan telor palsu, jadi Bontang aman dari beras palsu,”ujarnya.

    Menurutnya, dalam razia di sejumlah pasar kota Bontang diyakini aman dari peredarannya barang palsu, DKP3 berharap masyarakat Bontang untuk tidak perlu khawatir.

    Dikatakan Demora, sebagai antisipasi para warga telah diberikan pemahaman untuk memilih bahan makanan yang benar, mulai dari kwalitas, masa berlaku dan kesegarannya.

    “Kami mengantisipasi untuk menghindari terjadinya pemilih makanan yang salah, kami berikan pembinaan pangan ke masyarakat dan pemahaman dalam memilih panganan yang sehat,”tandasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026

    Kolaborasi Tiga Kekuatan: Jurus Baru Cetak Talenta Siap Kerja dan Siap Cipta Lapangan Kerja

    Mei 5, 2026

    Anak Muda Didorong Jadi Pencipta Kerja di Tengah Dominasi Sektor Informal

    Mei 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Aji Sofyan Effendi Menilai: Danantara Mampu Perkuat Pengelolaan Aset Strategis Nasional

    Nur AjijahJuni 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah tantangan ekonomi global dan kebutuhan menjaga stabilitas devisa Indonesia. Pengamat Ekonomi…

    Sering Stres? Berenang Bisa Jadi Cara Sederhana Menenangkan Pikiran

    Juni 14, 2026

    Manfaat Gym untuk Kesehatan Tubuh, Tak Sekadar Membentuk Otot

    Juni 14, 2026

    Berenang Vs Lari, Mana yang Lebih Cepat Membakar Lemak Perut?

    Juni 14, 2026

    Rita Widyasari Belum Buka Pintu Politik, Pilih Fokus Pulihkan Nama Baik

    Juni 14, 2026
    1 2 3 … 3,144 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.