Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Efisiensi Anggaran Hambat Program Keluarga Berkualitas, DPPKB Samarinda Ajukan Tambahan Dana

    Juli 14, 2026

    Empat Final Ideal Piala Dunia 2026: Ada Ulangan Qatar 2022 hingga Duel Messi-Yamal

    Juli 14, 2026

    BUMRT Bakal Kelola Kandang Anti Bau, Varia Niaga Siapkan Model Bisnis dan Pendampingan

    Juli 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»19 Aduan SPMB Tuntas, Pemkot Masih Tangani 17 Calon Siswa yang Belum Tertampung
    Pendidikan

    19 Aduan SPMB Tuntas, Pemkot Masih Tangani 17 Calon Siswa yang Belum Tertampung

    SittiBy SittiJuli 14, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Plt Inspektur Daerah Kota Samarinda, Firdaus Akbar (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda masih menyelesaikan persoalan yang muncul dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Tahun Ajaran 2026/2027.

    Hingga pertengahan Juli, sebanyak 19 dari 36 aduan yang diterima telah diselesaikan, sementara 17 calon siswa lainnya masih dalam proses penanganan.

    Pemerintah menegaskan persoalan yang terjadi bukan disebabkan minimnya daya tampung sekolah negeri, melainkan lebih banyak dipicu ketidaksesuaian antara domisili calon siswa dengan sebaran sekolah yang tersedia serta tingginya konsentrasi pendaftar pada sekolah-sekolah tertentu.

    Plt Inspektur Daerah Kota Samarinda Firdaus Akbar mengatakan, tim pengawas yang dibentuk melalui surat keputusan wali kota bekerja secara lintas organisasi perangkat daerah untuk memastikan seluruh laporan masyarakat ditindaklanjuti secara objektif.

    “Alhamdulillah sebanyak 19 siswa sudah mendapatkan solusi dan mendapatkan sekolah. Sementara 17 murid sisanya masih berada dalam proses penanganan,” ujarnya dalam konferensi pers, Senin, 13 Juli 2026.

    Penyelesaian terhadap 19 siswa dilakukan dengan memanfaatkan sisa kuota yang masih tersedia di sejumlah SMP negeri. Penempatan dilakukan berdasarkan daya tampung yang ada tanpa intervensi ataupun praktik memilih sekolah secara subjektif.

    Berdasarkan hasil evaluasi pascapengumuman SPMB, masih terdapat ratusan kursi kosong di SMP negeri yang tersebar di berbagai wilayah Kota Samarinda. Karena itu, anggapan bahwa persoalan SPMB disebabkan kekurangan bangku dinilai tidak sepenuhnya tepat.

    Firdaus menjelaskan sebagian besar aduan berasal dari jalur domisili. Banyak orang tua merasa rumah mereka berada dekat dengan sekolah tujuan, tetapi anaknya justru tidak diterima karena sistem menggunakan perhitungan titik koordinat berbasis Geographic Information System (GIS), bukan jarak tempuh kendaraan.

    “Jarak dari rumah ke sekolah itu tertolak otomatis oleh sistem jika sudah melebihi jarak terjauh pendaftar lain, walau hanya selisih satu atau dua meter,” jelasnya.

    Ia menambahkan perubahan peringkat selama masa pendaftaran merupakan konsekuensi dari sistem seleksi yang berlangsung secara real time. Posisi peserta dapat berubah sewaktu-waktu apabila ada pendaftar lain yang memiliki prioritas lebih tinggi berdasarkan parameter yang telah ditetapkan sistem.

    Selain memverifikasi jalur domisili, tim pengawas juga melakukan pemeriksaan terhadap jalur afirmasi dengan mencocokkan data calon peserta bersama instansi terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses seleksi berjalan sesuai ketentuan.

    Firdaus menegaskan Wali Kota Samarinda menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap segala bentuk pelanggaran selama pelaksanaan SPMB.

    “Sesuai arahan Bapak Wali Kota, tidak ada toleransi terhadap praktik-praktik lama seperti titip-menitip, intimidasi, ataupun tekanan dalam proses penerimaan siswa,” tegasnya.

    Di sisi lain, Pemkot juga tengah melakukan audit teknis terhadap aplikasi SPMB, termasuk pemeriksaan log sistem dan proses verifikasi yang dilakukan tim teknologi informasi. Audit tersebut bertujuan mengevaluasi tata kelola sistem agar pelaksanaan SPMB tahun berikutnya semakin transparan dan akuntabel.

    “Ini bukan berarti kami langsung menyimpulkan telah terjadi pelanggaran, tetapi menjadi bagian dari upaya memperbaiki tata kelola pendidikan ke depan,” pungkas Firdaus.

    Firdaus Akbar Pendidikan SPMB SPMB 2026
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Efisiensi Anggaran Jangan Sampai Korbankan Mutu Pendidikan Kaltim

    Juli 14, 2026

    Dugaan Manipulasi Domisili hingga Pungutan Warnai SPMB 2026, Pemkot Siapkan Evaluasi Menyeluruh

    Juli 13, 2026

    Tanamkan Integritas Sejak Dini, Program Proritas Inspektorat Samarinda Sasar Pelajar SMP

    Juli 13, 2026

    SPMB 2026 Menuai Polemik, Perubahan Sistem Zonasi Perlu Dievaluasi

    Juli 13, 2026

    Tak Sekadar Kenalkan Sekolah, MPLS Samarinda Diisi Pendidikan Integritas dan Karakter Antikorupsi

    Juli 13, 2026

    Putus Fenomena Fatherless, GAMAS Dinilai Jadi Pilar Emosional Anak di Hari Pertama Sekolah

    Juli 13, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Efisiensi Anggaran Hambat Program Keluarga Berkualitas, DPPKB Samarinda Ajukan Tambahan Dana

    SittiJuli 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Efisiensi anggaran yang diterapkan pada 2026 berdampak pada sejumlah program pembangunan keluarga…

    Empat Final Ideal Piala Dunia 2026: Ada Ulangan Qatar 2022 hingga Duel Messi-Yamal

    Juli 14, 2026

    BUMRT Bakal Kelola Kandang Anti Bau, Varia Niaga Siapkan Model Bisnis dan Pendampingan

    Juli 14, 2026

    Efisiensi Anggaran Jangan Sampai Korbankan Mutu Pendidikan Kaltim

    Juli 14, 2026

    BPS Minta Kaltim Antisipasi Dampak Kemarau terhadap Pasokan Komoditas

    Juli 14, 2026
    1 2 3 … 3,213 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.