Insitekaltim, Samarinda – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud menilai terbukanya penerbangan internasional di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan menjadi peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pasar hingga ke mancanegara.
Harum, sapaan akrabnya mengatakan akses penerbangan internasional dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan berbagai produk unggulan daerah kepada pasar yang lebih luas.
Karena itu, ia mendorong pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas dan nilai tambah produknya agar mampu bersaing di tingkat global.
“Tempat ini harus terus kita hidupkan. Ini bukan hanya ikon Kaltim, tetapi juga ikon Kalimantan. Pemerintah pasti mendukung karena UMKM adalah penopang perekonomian daerah,” ujarnya saat meninjau Galeri UMKM Provinsi Kaltim di Jalan Marsma R. Iswahyudi, Sepinggan, Balikpapan Selatan, Rabu, 24 Juni 2026.
Ia menegaskan Galeri UMKM Kaltim memiliki peran strategis sebagai etalase produk unggulan daerah. Keberadaannya tidak hanya menjadi sarana promosi, tetapi juga wadah bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan identitas dan kekayaan ekonomi kreatif Kaltim.
Ia juga turut mendorong pengembangan produk-produk bernilai tambah, salah satunya olahan sarang burung walet yang selama ini menjadi komoditas unggulan Kaltim.
Menurutnya, inovasi produk diperlukan agar UMKM tidak hanya menjual bahan mentah, tetapi mampu menghasilkan produk dengan nilai ekonomi yang lebih tinggi.
Saat berkeliling galeri, Harum meninjau berbagai produk lokal yang dipamerkan, mulai dari batik khas Kalimantan, kain tenun, kerajinan tangan, hingga aneka cendera mata hasil karya pelaku UMKM.
Lanjutnya, Pemprov Kaltim akan terus mendukung pengembangan sektor UMKM sebagai salah satu penggerak utama perekonomian daerah. Melalui promosi yang lebih luas dan peningkatan daya saing produk, diharapkan semakin banyak UMKM Kaltim mampu menembus pasar nasional maupun internasional.

