Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026

    Hadapi Persaingan Media, Infosatu.co dan Insitekaltim Kembali Terverifikasi Dewan Pers

    September 25, 2026

    Medan Sulit dan Sungai Surut, Distribusi Bantuan Pangan ke Mahulu Tak Bisa Sekali Angkut

    September 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Turun ke 2,99 Persen, Dunia Usaha Ditantang Berinovasi
    Ekonomi

    Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Turun ke 2,99 Persen, Dunia Usaha Ditantang Berinovasi

    AminahBy AminahJuni 17, 2026Updated:Juli 5, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Forum bisnis HIPKA Kaltim di Hotel Claro Pandurata, Rabu, 17/6/2026. (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur (Kaltim) pada kuartal I 2026 mengalami perlambatan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan ekonomi Kaltim terkontraksi 2,99 persen dibandingkan kuartal IV 2025.

    Kondisi ini menjadi sinyal bahwa perekonomian daerah masih sangat bergantung pada sektor-sektor tertentu, terutama industri ekstraktif.

    Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang Sumber Daya Alam, Perekonomian Daerah dan Kesejahteraan Rakyat Arief Murdiyatno menilai, kondisi tersebut harus dibaca sebagai tantangan sekaligus momentum untuk memperkuat sektor-sektor ekonomi baru di luar pertambangan.

    Perlambatan ekonomi tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Dunia usaha, perbankan, lembaga keuangan, hingga komunitas bisnis harus ikut mengambil peran dalam menciptakan sumber-sumber pertumbuhan baru.

    “BPS mencatat pada kuartal pertama pertumbuhan ekonomi kita turun 2,99 persen dibanding kuartal IV tahun 2025. Ini tantangan sekaligus peluang bagi kita semua untuk bersama-sama menggerakkan perekonomian agar tumbuh lebih baik pada kuartal berikutnya,” kata Arief usai menghadiri pelantikan Pengurus Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) Kaltim periode 2025-2030 di Hotel Claro Pandurata Samarinda, Rabu, 17 Juni 2026.

    Kondisi fiskal daerah saat ini tidak sekuat beberapa tahun sebelumnya. Di sisi lain, sejumlah faktor eksternal juga ikut memberi tekanan, mulai dari kebijakan sektor pertambangan, ekspor, hingga dinamika ekonomi global.

    Karena itu, Pemprov Kaltim mulai mendorong transformasi ekonomi secara bertahap dari sektor ekstraktif menuju sektor produktif yang memiliki nilai tambah lebih besar bagi masyarakat.

    Salah satu sektor yang dinilai menjanjikan adalah ekonomi kreatif, kontribusi ekonomi kreatif terhadap perputaran ekonomi daerah sudah mencapai sekitar 5,6 persen dan berpotensi terus berkembang apabila mendapat dukungan serius.

    “Kita ingin melakukan transformasi dari ekonomi berbasis sumber daya alam menuju sektor yang lebih berkelanjutan. Ekonomi kreatif salah satunya yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan,” ujarnya.

    Arief juga mengingatkan agar pelaku usaha lokal tidak hanya menjadi penonton di tengah masifnya pembangunan dan masuknya investasi ke Kaltim, terutama dengan keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN).

    “Jangan sampai peluang ekonomi yang ada hanya dinikmati pihak tertentu, sementara pengusaha daerah hanya menjadi penonton. Pengusaha lokal harus menjadi bagian dari perjalanan pembangunan ini,” tegasnya.

    Selin itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim Darlis Pattalongi menilai kehadiran HIPKA dapat menjadi salah satu kekuatan baru dalam menopang perekonomian daerah yang saat ini sedang menghadapi tekanan.

    Kontraksi ekonomi yang terjadi secara nasional maupun daerah membutuhkan keterlibatan lebih besar dari kalangan pengusaha untuk menjaga aktivitas ekonomi tetap bergerak.

    “Situasi ekonomi saat ini memang tidak mudah. Kontraksi ekonomi cukup tinggi sehingga kita berharap organisasi seperti HIPKA bisa ikut berkontribusi mendorong dunia usaha dan membantu menjaga pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

    Latar belakang kaderisasi yang dimiliki anggota HIPKA menjadi modal penting untuk membangun kolaborasi yang lebih luas antara dunia usaha, pemerintah dan masyarakat.

    Ia berharap HIPKA tidak hanya menjadi wadah silaturahmi pengusaha, tetapi juga mampu melahirkan gagasan dan program konkret yang berdampak langsung terhadap penciptaan lapangan kerja serta penguatan ekonomi lokal.

    “Target pertumbuhan ekonomi tidak mungkin hanya dibebankan kepada pemerintah. Dunia usaha harus ikut mengambil peran dan menjadi bagian dari solusi,” pungkasnya.




    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Medan Sulit dan Sungai Surut, Distribusi Bantuan Pangan ke Mahulu Tak Bisa Sekali Angkut

    September 25, 2026

    Pemadaman Listrik Ancam Aktivitas Dagang, Pemkot Siapkan Genset di Pasar Pagi

    September 24, 2026

    Karhutla Tekan Aktivitas Ekonomi, BI Salurkan Bantuan Rp2,97 Miliar ke Tujuh Provinsi

    September 23, 2026

    Syarifah Suraidah Salurkan Bantuan Pangan di Samarinda, 54.636 Penerima di Kota Tepian

    September 22, 2026

    Harga Sawit Kaltim Menguat, Pendapatan Petani Berpeluang Naik

    September 21, 2026

    Antrean Pertalite Mengular di 6 SPBU Samarinda, Pemkot Siapkan Skema Sistem Kupon

    September 21, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    AminahSeptember 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ruang fiskal Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menyusut dalam rancangan Perubahan APBD 2026.…

    Hadapi Persaingan Media, Infosatu.co dan Insitekaltim Kembali Terverifikasi Dewan Pers

    September 25, 2026

    Medan Sulit dan Sungai Surut, Distribusi Bantuan Pangan ke Mahulu Tak Bisa Sekali Angkut

    September 25, 2026

    Hujan Kembali Guyur Kaltim, Warga Sambut Lega Setelah Kemarau

    September 25, 2026

    Porprov Kaltim Tinggal 50 Hari, Dispora Minta THB Segera Didistribusikan

    September 25, 2026
    1 2 3 … 3,363 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.