
Insitekaltim, Samarinda – DPRD Kota Samarinda mendukung pelaksanaan kegiatan konferensi cabang (Konfercab) Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Samarinda yang akan digelar 25-28 Juni 2026.
Dukungan itu disampaikan dalam audiensi antara pengurus GMKI dan jajaran pimpinan DPRD Samarinda di ruang Ketua DPRD Kota Samarinda, Selasa, 2 Juni 2026.
Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah mengatakan, pihaknya membuka ruang kolaborasi dengan berbagai organisasi kemahasiswaan maupun kepemudaan yang memiliki orientasi membangun daerah dan menjaga kondusivitas kota.
DPRD pada prinsipnya siap membantu pelaksanaan agenda organisasi sejauh disesuaikan dengan kemampuan dan mekanisme yang ada.
“Yang jelas kita akan bantu, cuma memang di sini juga banyak lembaga-lembaga lain yang mengajukan proposal. Jadi kita bantu sesuai kemampuan yang ada,” ujarnya.
Helmi menilai keberadaan organisasi mahasiswa seperti GMKI penting dalam menjaga semangat keberagaman dan harmonisasi sosial di Samarinda yang dikenal sebagai kota multikultural.
Kontribusi organisasi kemahasiswaan tidak hanya sebatas kegiatan internal, tetapi juga dalam menjaga persatuan dan kondusivitas daerah di tengah dinamika sosial maupun politik.
“Intinya kehadiran mereka sama seperti organisasi lain, ingin berkontribusi terhadap pembangunan Kota Samarinda. Harapannya sama-sama mengawal Samarinda agar lebih baik, menjaga suasana kondusif dan keberagaman,” katanya.
Selanjutnya, Koordinator Wilayah VI Pengurus Pusat GMKI Julio Antou mengatakan, kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dengan DPRD sekaligus menyampaikan aspirasi mahasiswa.
GMKI Samarinda akan menggelar Konferensi Studi Lokal dan Konferensi Cabang pada 25 hingga 28 Juni 2026 mendatang.
“Kami dari GMKI bersilaturahmi dengan Ketua DPRD Kota Samarinda membahas kegiatan konferensi studi lokal. Di sana nanti ada diskusi kebangsaan mengenai isu-isu di Samarinda dan Kaltim,” ujarnya.
Forum itu nantinya juga akan menjadi momentum pemilihan ketua dan sekretaris cabang GMKI Samarinda untuk periode berikutnya.
Selain agenda organisasi, GMKI juga menyoroti sejumlah isu pembangunan daerah yang dinilai perlu mendapat perhatian serius pemerintah.
“Tadi kami membahas realisasi terowongan, Teras Samarinda, dan juga isu perizinan gereja di Samarinda,” katanya.
Menurut Julio, DPRD Samarinda menyambut baik berbagai masukan yang disampaikan dan menyatakan kesiapan untuk mengawal beberapa persoalan tersebut sesuai kewenangan yang dimiliki.
“Tadi dari DPRD juga menyampaikan siap membantu, memfasilitasi, dan mendengarkan aspirasi yang kami sampaikan,” terangnya.

