Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Vape Bisa Diisi Etomidate hingga Sabu, Kaltim Siapkan Aturan Pelarangan

    Oktober 13, 2026

    Disdikbud Kaltim Dorong Seniman Masuk Sekolah, Karya Seni Lokal Diusulkan Masuk Museum

    Oktober 13, 2026

    Manfaatkan Transaksi MiChat, Tiga Pria Rampas Ponsel dan Uang Korban di Samarinda

    Oktober 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Muswil KKSS Kaltim Kian Sengit, Ridwan Tasa dan Muhammad Nasir Adu Kuat Rebut Dukungan BPD
    Samarinda

    Muswil KKSS Kaltim Kian Sengit, Ridwan Tasa dan Muhammad Nasir Adu Kuat Rebut Dukungan BPD

    AminahBy AminahMei 31, 2026Updated:Juli 2, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Pembukaan Muswil IX KKSS Kaltim di Hotel Puri Senyiur Samarinda, Minggu, 31/5/2026. (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Perebutan kursi Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kaltim mulai memanas. Dua kandidat kuat, Ridwan Tasa dan  Muhammad Nasir, saling berebut dukungan dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) IX KKSS Kaltim di Hotel Puri Senyiur Samarinda, Minggu, 31 Mei 2026.

    Muhammad Nasir datang membawa dukungan empat BPD, yakni Bontang Mahakam Ulu, Kutai Kartanegara, dan Kutai Timur. Sementara Ridwan Tasa mengantongi dukungan enam BPD dari Samarinda, Kutai Barat, Penajam Paser Utara, Paser, Balikpapan, dan Berau.

    Persaingan kedua kandidat tidak hanya memunculkan dinamika internal organisasi, tetapi juga memantik sorotan terkait dugaan permainan dukungan dan manuver tim sukses yang disebut-sebut terjadi menjelang pemilihan.

    Ketua BPW KKSS Kaltim Alimuddin Latif meminta kedua kandidat dan seluruh pendukung menjaga suasana tetap kondusif. Ia menekankan bahwa kalah dan menang merupakan hal biasa dalam organisasi.

    “Saya berharap kepada H Nasir dan H Ridwan bisa punya jiwa besar dan menjadi teladan. Mari kita memberikan contoh kepada warga kita bahwa kalah dan menang itu biasa. Tapi bagaimana kita maju dengan niat baik, karena persoalan kalah dan menang adalah urusan Allah,” ujarnya.

    Ia juga meminta seluruh tim sukses menahan diri agar Muswil berjalan tertib dan tidak menimbulkan perpecahan di internal KKSS.

    “Tenangkan pendukungnya, tenangkan tim suksesnya agar semua rangkaian acara ini berjalan baik, tertib, dan sukses,” katanya.

    Suasana forum semakin mencuri perhatian ketika Wali Kota Samarinda Andi Harun secara terbuka menyinggung adanya pihak-pihak yang disebut memainkan dua kaki dan memanfaatkan rivalitas kedua kandidat untuk kepentingan tertentu.

    “Antara H Nasir dan H Ridwan dijadikan mainan. Ada yang ketika ketemu H Nasir bukan main, habis itu ketemu H Ridwan juga bukan main lagi,” ujar Andi Harun di hadapan peserta Muswil.

    Ia bahkan mengaku memegang data terkait pergerakan sejumlah pihak yang diduga mencoba memainkan konflik demi keuntungan tertentu.

    “Semakin berkonflik, semakin banyak isu, semakin harapannya keluar kantongnya. Ini yang saya tidak suka,” tegasnya.

    Andi Harun juga mengingatkan agar dinamika pemilihan tidak merusak persaudaraan warga KKSS di Kalimantan Timur. Ia menilai organisasi paguyuban semestinya menjadi ruang memperkuat solidaritas sosial, bukan arena konflik berkepanjangan.

    “Kita harus menjaga kehormatan KKSS ini melalui sikap, perilaku, dan pikiran kita. KKSS harus menjadi organisasi yang bermanfaat dan terhormat di tengah masyarakat Kaltim,” katanya.

    Praktik adu domba dan penyebaran isu yang menurutnya sering dimanfaatkan untuk memperkeruh situasi organisasi maupun politik daerah.

    “Saya juga pernah diadu domba dengan Pak Gubernur. Padahal kami baik-baik saja. Kalau ada konflik, pasti ada yang ingin mengambil manfaat,” ucapnya.

    Di sisi lain, Andi Harun menilai Muswil kali ini menjadi momentum penting menentukan arah KKSS lima tahun ke depan. Ia berharap kepengurusan baru nantinya tidak hanya sibuk dengan agenda seremonial, tetapi menghadirkan program nyata bagi warga Sulawesi Selatan di Kaltim.

    “Mungkin tidak usah terlalu banyak program. Satu dua saja, tapi realistis dan bisa dilaksanakan yang penting KKSS benar-benar hadir membantu masyarakat,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Tanggap Darurat Samarinda Diperpanjang hingga 19 Oktober, Karhutla Capai 643 Hektare

    Oktober 8, 2026

    Disnaker Samarinda Kembangkan Auto-Matching AK1 untuk Percepat Pencari Kerja Temukan Lowongan

    Oktober 7, 2026

    Dua Bulan Padamkan Karhutla, 15 Relawan Samarinda Mengeluh Sesak Napas

    Oktober 7, 2026

    Seluruh Buaya Muara di Taman Satwa Palaran Direlokasi, Kolam Kini Kosong

    Oktober 5, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Vape Bisa Diisi Etomidate hingga Sabu, Kaltim Siapkan Aturan Pelarangan

    AminahOktober 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Penyalahgunaan cairan rokok elektrik atau vape yang dapat dicampur zat berbahaya menjadi…

    Disdikbud Kaltim Dorong Seniman Masuk Sekolah, Karya Seni Lokal Diusulkan Masuk Museum

    Oktober 13, 2026

    Manfaatkan Transaksi MiChat, Tiga Pria Rampas Ponsel dan Uang Korban di Samarinda

    Oktober 12, 2026

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Karhutla Picu 13 Ribu Kasus ISPA, Pemprov Kaltim Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana

    Oktober 12, 2026
    1 2 3 … 3,382 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.