Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Titipan dan Jual Beli Kursi Jadi Musuh Utama SPMB 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Sanksi Berat

    Juni 19, 2026

    Fokus Utama Layanan Pemda, HIV Masih Jadi Tantangan Kesehatan, Samarinda Catat 492 Kasus Sepanjang 2025

    Juni 19, 2026

    Belum Berdampak Signifikan, Pemkot Samarinda Perketat Pemantauan Inflasi Kenaikan BBM

    Juni 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»750 Guru PAUD dan TK Samarinda Ikuti Pelatihan, Pemkot Tekankan Penguatan Empati dan Kompetensi Pengajar
    Pendidikan

    750 Guru PAUD dan TK Samarinda Ikuti Pelatihan, Pemkot Tekankan Penguatan Empati dan Kompetensi Pengajar

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 27, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Plt Kepala Disdikbud Kota Samarinda, Ibnu Araby saat diwawancara Wartawan MSI Group (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Sekitar 750 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak (TK) se-Kota Samarinda mengikuti kegiatan pelatihan yang difokuskan pada penguatan metode mengajar dan pendekatan pembelajaran terhadap anak.

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda Ibnu Araby menyampaikan, apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut, terutama karena tetap dapat dilaksanakan di tengah kondisi efisiensi anggaran.

    “Saya merasa bangga dan berbahagia, karena kegiatan ini bisa dihadiri ratusan guru, kepala sekolah, dan tenaga pendidik PAUD-TK se-Samarinda,” ujar Ibnu Araby, Senin 27 April 2026.

    Ia menilai kehadiran pihak ketiga melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), termasuk dari Penerbit Erlangga, menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap dunia pendidikan.

    Menurutnya profesi guru PAUD dan TK membutuhkan kesabaran, empati, dan kepedulian yang tinggi, mengingat karakter anak usia dini yang masih dalam tahap perkembangan.

    “Tidak semua orang mampu menjadi guru PAUD-TK. Mereka harus memiliki kesabaran dan empati yang besar dalam mendidik anak-anak,” jelasnya.

    Melalui pelatihan tersebut diharapkan para guru dapat lebih siap menghadapi berbagai persoalan yang muncul di lingkungan sekolah, baik dalam proses belajar maupun dalam memahami karakter masing-masing anak.

    Ibnu juga menekankan bahwa materi yang diberikan berfokus pada pendalaman metode pembelajaran, khususnya dalam menghadapi kompleksitas perilaku anak usia dini.

    “Pendalaman mengajar ini penting karena menghadapi anak itu tidak sederhana. Setiap anak punya karakter yang berbeda,” katanya.

    Selain kegiatan tersebut Pemkot Samarinda juga tengah merancang agenda lanjutan berupa seminar pendidikan yang direncanakan melibatkan berbagai unsur perempuan, mulai dari organisasi hingga tenaga pendidik.

    Meski masih dalam tahap perencanaan,m kegiatan tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat kualitas pendidikan di Samarinda tanpa membebani anggaran daerah.

    “Ke depan tentu banyak yang ingin kita lakukan, tapi kita sesuaikan dengan kondisi dan kemampuan yang ada,” tutupnya.

    750 Guru PAUD dan TK CSR Ibnu Araby Plt kepala Disdikbud
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Titipan dan Jual Beli Kursi Jadi Musuh Utama SPMB 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Sanksi Berat

    Juni 19, 2026

    Belajar dari Polemik Guru, DPRD Dorong Penguatan Beasiswa Ikatan Dinas Medis Kaltim

    Juni 18, 2026

    Sengketa Lahan Yayasan Melati Belum Berakhir, Kadisdikbud Kaltim Prioritaskan Stabilitas

    Juni 18, 2026

    PDIP Desak Evaluasi Aturan Desil SPMB, Dinilai Menyulitkan Warga Miskin dan Memicu Ketimpangan Baru

    Juni 17, 2026

    Distribusi Guru Tak Merata, Sekolah di Kaltim Terpaksa Berbagi Tenaga Pengajar

    Juni 17, 2026

    SMK di PPU Masih Bergelut dengan Drainase dan Jalan Becek, Aktivitas Belajar Sering Terganggu

    Juni 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Titipan dan Jual Beli Kursi Jadi Musuh Utama SPMB 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Sanksi Berat

    SittiJuni 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menegaskan tidak akan…

    Fokus Utama Layanan Pemda, HIV Masih Jadi Tantangan Kesehatan, Samarinda Catat 492 Kasus Sepanjang 2025

    Juni 19, 2026

    Belum Berdampak Signifikan, Pemkot Samarinda Perketat Pemantauan Inflasi Kenaikan BBM

    Juni 19, 2026

    Bukan Sekadar Estetika, Arsitektur Modern Samarinda Jadi Media Belajar Visual Pelajar

    Juni 19, 2026

    Didesak Maju Pilwali Samarinda, Saefuddin Zuhri Pilih Fokus Bekerja Ketimbang Berpolitik

    Juni 19, 2026
    1 2 3 … 3,155 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.