Insitekaltim, Surabaya – Media Sukri Indonesia (MSI) Group terus memperkuat langkah ekspansi untuk memperluas jangkauan di tingkat nasional. Surabaya dan Jakarta kini dibidik sebagai dua poros utama dalam pengembangan jaringan media perusahaan tersebut.
Komitmen itu disampaikan CEO MSI Group, Mohammad Sukri, saat melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Jawa Timur, Jumat 27 Maret 2026.
Kunjungan tersebut tidak sekadar agenda silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antar pelaku media serta membangun jaringan yang lebih solid.
“Ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi bagaimana kita membangun jaringan yang kuat agar bisa berkembang lebih matang,” ujar Sukri.
Pertemuan tersebut sebenarnya telah lama direncanakan, namun sempat tertunda. Meski demikian, pertemuan yang akhirnya terlaksana dimanfaatkan untuk melakukan diskusi mendalam, termasuk mempelajari sistem pengelolaan media yang berkembang di Jawa Timur.
Dalam kesempatan itu, Sukri juga menyampaikan apresiasi terhadap pengelolaan media yang dilakukan oleh Ketua JMSI Jawa Timur Syaiful Anam. Menurutnya, sistem yang diterapkan telah menunjukkan kemajuan signifikan dan dapat menjadi referensi bagi pengembangan MSI Group ke depan.
“Tidak ada gengsi untuk belajar. Apa yang sudah dilakukan di sini menjadi acuan penting bagi kami,” tegasnya.
Sebagai bagian dari strategi ekspansi, MSI Group berencana membuka kantor perwakilan di Surabaya. Kota ini dinilai memiliki posisi strategis dalam arus pemberitaan nasional, selain Jakarta yang selama ini menjadi pusat utama media.
“Kalau ingin memperkuat posisi di level nasional, kita harus hadir di dua kota ini,” jelasnya.
Selain fokus pada ekspansi wilayah, Sukri juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik. Ia menegaskan wartawan perlu terus meningkatkan kapasitas melalui pelatihan maupun Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
Menurutnya, profesionalisme dan kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik menjadi fondasi utama dalam menjaga kualitas serta kredibilitas media.
“Wartawan harus terus ditingkatkan kapasitasnya. Kode etik itu kunci agar tetap aman dan profesional,” katanya.
Dengan pengalaman panjang di dunia jurnalistik, khususnya di bidang kriminal, Sukri memahami berbagai tantangan yang dihadapi insan pers di lapangan. Hal tersebut mendorongnya untuk terus menekankan standar profesional dalam setiap lini perusahaan.
Ke depan, MSI Group juga membuka peluang kerja sama lebih luas dengan JMSI Jawa Timur, baik dalam penguatan konten maupun pelaksanaan UKW. Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, ia tetap optimistis kolaborasi tersebut dapat berjalan.
Di tengah dinamika industri media saat ini, Sukri berharap adanya dukungan dari pemerintah, khususnya bagi perusahaan media skala kecil, agar tetap mampu bertahan dan berkembang.
“Media memiliki peran penting dalam menyampaikan pembangunan. Harapannya ada dukungan dari pemerintah,” pungkasnya.
Langkah ekspansi dari Surabaya ini menjadi sinyal bahwa MSI Group tengah bersiap memperluas jaringan dari tingkat daerah menuju panggung media nasional.
