Insitekaltim, Samarinda – Harga daging sapi di sejumlah pasar di Kota Samarinda mengalami kenaikan menjelang Hari Raya Idulfitri. Meski demikian, pedagang memastikan ketersediaan stok daging masih dalam kondisi aman hingga Lebaran.

Salah satu seorang pedagang daging sapi di Pasar Baqa Samarinda Seberang Amirul Mukminin mengatakan, harga daging sapi saat ini mengalami kenaikan dibandingkan harga normal pada hari-hari biasa.
“Kalau sekarang ini harganya memang naik. Biasanya sekitar Rp160 ribu per kilogram, sekarang ada yang Rp170 ribu sampai Rp175 ribu,” ujar Amirul saat ditemui di lapak dagangnya, Rabu, 11 Maret 2026.
Ia menjelaskan, pasokan daging sapi yang dijual di pasar umumnya berasal dari Rumah Potong Hewan (RPH) yang berada di kawasan Tanah Merah, Samarinda. Dari lokasi tersebut, daging kemudian didistribusikan ke berbagai pasar di kota tersebut.
Menurut Amirul, dalam satu kali pengambilan stok, pedagang biasanya memperoleh sekitar empat ekor sapi untuk dipotong. Jumlah tersebut umumnya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan penjualan dalam satu hari.
“Biasanya empat ekor. Itu biasanya habis dalam sehari saja, karena pusat distribusinya juga dari Sungai Dama. Dari sana nanti pedagang di pasar lain juga mengambil,” jelasnya.
Daging sapi yang dijual kemudian didistribusikan ke berbagai wilayah pasar di Samarinda, seperti kawasan Ijabah hingga Palaran. Para pedagang biasanya membawa bagian tertentu dari sapi untuk dijual di lapak masing-masing.
Meski terjadi kenaikan harga, Amirul memastikan stok daging sapi menjelang Lebaran masih relatif aman. Hal ini karena pasokan dari rumah potong hewan masih berjalan normal.
“Untuk stok sampai Lebaran insyaallah aman,” katanya.
Ia memperkirakan untuk kenaikan harga daging sapi menjelang hari raya bisa mencapai sekitar Rp15 ribu hingga Rp18 ribu per kilogram dibandingkan harga normal.
Di sisi lain, permintaan masyarakat terhadap daging sapi juga mulai meningkat seiring mendekatnya Idulfitri. Amirul menyebut pembeli saat ini sudah mulai ramai dibandingkan hari-hari biasa.
“Peminatnya masih lumayan, apalagi menjelang Idulfitri biasanya memang lebih banyak yang beli,” ujarnya.
Dari berbagai bagian daging yang dijual, Amirul mengatakan bagian paha sapi menjadi yang paling banyak dicari oleh pembeli karena dianggap memiliki tekstur daging yang lebih padat.
“Yang paling sering dicari itu paha. Kalau tulang untuk sop biasanya sekitar empat sampai lima kilogram saja yang terjual dalam sehari,” pungkasnya.
