Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Oktober 10, 2026

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Pemkot Samarinda Bahas Addendum PBPU, Antisipasi 10 Ribu Peserta Nonaktif BPJS
    Pemkot Samarinda

    Pemkot Samarinda Bahas Addendum PBPU, Antisipasi 10 Ribu Peserta Nonaktif BPJS

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaFebruari 24, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Ismed Kusasih saat ditemui awak media usai kegiatan (Insitekaltim,/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda- Pemerintah Kota Samarinda menggelar rapat pembahasan permohonan addendum Nota Kesepakatan/Rencana Kerja (NK/RK) PBPU Pemda Kota Samarinda yang diajukan oleh BPJS Kesehatan Cabang Samarinda. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung BPKAD Lantai 4 Balai Kota Samarinda, Selasa, 24 Februari 2026.

    Rapat ini menghadirkan sejumlah perangkat daerah, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda Ismed Kusasih, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Asli Nuryadin. Pembahasan difokuskan pada keberlanjutan pembiayaan peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang didaftarkan pemerintah daerah.

    Usai kegiatan, Ismed Kusasih menjelaskan bahwa pemerintah kota telah duduk bersama untuk mendiskusikan berbagai kebijakan terkait kepesertaan jaminan kesehatan. Ia menyebutkan bahwa secara umum kondisi masih terkendali, meskipun terdapat peserta yang berstatus nonaktif.

    “Sejauh ini yang kami pantau, peserta nonaktif di Kota Samarinda sekitar 10 ribu orang. Dari jumlah itu terus kami antisipasi,” ujarnya.

    Menurutnya, perhatian khusus diberikan kepada peserta dengan penyakit kronis yang membutuhkan pengobatan jangka panjang, seperti gangguan ginjal dan penyakit jantung. Dinas Kesehatan juga akan berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan (faskes) untuk memperoleh pernyataan dan data pendukung terkait pasien dengan kebutuhan layanan berkelanjutan.

    Terkait efisiensi anggaran, Ismed menjelaskan bahwa skema Penerima Bantuan Iuran (PBI) terdiri dari tiga sumber, yakni pemerintah pusat, provinsi, dan kota. Dalam rapat kali ini, pembahasan difokuskan pada tanggung jawab pembiayaan dari pemerintah kota.

    Sementara itu, Asli Nuryadin menyampaikan kebijakan yang diambil tetap menyesuaikan dengan kondisi kemampuan anggaran daerah saat ini. Kendati demikian, ia menegaskan komitmen pemerintah kota untuk tetap mengupayakan dukungan terhadap program jaminan kesehatan.

    “Kita berusaha seoptimal mungkin. Artinya goodwill pemerintah kota tetap ada, walaupun dana yang tersedia tidak maksimal,” katanya.

    Ia menambahkan, opsi yang tengah dipertimbangkan antara lain penganggaran pada perubahan APBD, menunggu pergeseran anggaran, atau menanti transfer keuangan dari pemerintah pusat. Selain itu, proses validasi ulang data peserta juga akan dilakukan bersama Dinas Kesehatan guna memastikan ketepatan sasaran penerima bantuan iuran.

     

    BPJS Kesehatan Dinas Kesehatan Samarinda Ismed Kusasih Kesehatan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Sering Minum Setelah Makan Malam? Perhatikan Dampaknya bagi Ginjal dan Tidur

    Oktober 4, 2026

    ISPU Samarinda Membaik, Sekolah Kembali Tatap Muka Mulai Senin

    September 19, 2026

    Perdana Ikuti Penilaian Kota Pangan Aman, Dinkes Sebut Jadi Ajang Evaluasi

    Juli 27, 2026

    Meski Berat dan Merepotkan, Tumbler Tetap Jadi Andalan Anak Muda Saat Beraktivitas

    Juli 26, 2026

    SPM HIV Capai 99,8 Persen, Samarinda Jadi Lokus Supervisi Kemenkes

    Juli 21, 2026

    Air Putih Bukan Sekedar Pelepas Dahaga tapi Sangat Penting bagi Tubuh

    Juli 19, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Ratu ArifanzaOktober 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah menilai pengembangan sektor ekonomi non-tambang perlu…

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Oktober 10, 2026

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026
    1 2 3 … 3,379 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.