Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Vape Terancam Dilarang di Kaltim, Polda Segera Panggil Para Pedagang

    Oktober 14, 2026

    Kaltim Masih Bergantung Sapi dari Luar Daerah, 58 Ekor Disalurkan ke Peternak Samarinda

    Oktober 14, 2026

    Deni Minta Pemkot Samarinda Aktif Tangani Kabut Asap dan Cegah Karhutla

    Oktober 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Bank Sampah Kejujuran, Cara Ketua RT 43 Samarinda Menekan Sampah dari Hulu
    Samarinda

    Bank Sampah Kejujuran, Cara Ketua RT 43 Samarinda Menekan Sampah dari Hulu

    AbdiBy AbdiFebruari 16, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua RT. 43 Kelurahan Sempaja Timur, Masrukhi (Insitekaltim/Abdi)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Masalah sampah di Kota Samarinda sering kali dianggap sebagai tanggung jawab petugas kebersihan dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Namun, bagi Masrukhi Ketua RT 43 Kelurahan Sempaja Timur, kunci utama penyelesaian masalah ini justru berada di hulu, yakni di dalam rumah tangga dan pola pikir setiap individu.

    Teks: Tampak sekitar rumah warga RT. 43 Kelurahan Sempaja Timur (Insitekaltim/Abdi)

    Sejak menjabat sebagai Ketua RT selama setahun terakhir ini, Masrukhi memfokuskan energinya untuk menghidupkan kembali Bank Sampah Unit di lingkungannya. Baginya, menyediakan infrastruktur sampah jauh lebih mudah dibandingkan membentuk kesadaran kolektif warga.

    “Yang susah itu membentuk karakter warga. Bagaimana mengubah mindset yang dulunya terbiasa membuang sampah sembarangan atau mencampur semua jenis limbah, tiba-tiba harus beralih ke pola hidup memilah. Membentuk budaya seseorang itu tidak bisa instan, perlu waktu dan keteladanan,” ujar Masrukhi saat ditemui di kediamannya Minggu, 15 Februari 2026.

    Salah satu inovasi yang ia banggakan adalah Bank Sampah Kejujuran. Nama ini diambil bukan tanpa alasan. Bersama Direktur Bank Sampah RT 43, ia mengajak warga untuk mengelola sampahnya secara mandiri dan transparan.

    Dalam operasionalnya, warga yang membawa sampah anorganik diminta untuk menimbang sendiri dan mencatatkan hasilnya pada buku rekapan yang terbuat dari bahan bekas seperti kalender.

    “Nasabah catat sendiri jenis sampahnya, apakah itu plastik, kardus, atau besi. Kami ingin menanamkan rasa memiliki dan kejujuran. Hasil penjualannya pun nanti dikembalikan seutuhnya ke warga. Jadi, ada nilai ekonomi yang langsung dirasakan,” jelasnya.

    Urgensi yang dibawa Masrukhi dipicu oleh fakta lapangan yang cukup mencemaskan. Berdasarkan hasil pertemuan dengan pihak DLH, angka produksi sampah per jiwa di Samarinda terus merangkak naik. Jika pada tahun 2023 angka rata-rata berada di level 0,5 kilogram per jiwa, kini di tahun 2024 angka tersebut melonjak menjadi 0,7 kilogram.

    “Kalau kita kalkulasikan dengan jumlah penduduk Samarinda, masuk akal jika sampah yang masuk ke TPA bisa mencapai 500 ton per hari. Itulah mengapa saya selalu menghimbau warga atau saat gotong royong rutin setiap minggu pertama dan ketiga. Kita harus menekan angka ini dari lingkungan terkecil,” tegas Masrukhi.

    Masrukhi tidak hanya sekadar memberi imbauan. Ia mempraktikkan langsung prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di lingkungannya. Ia menunjukkan bagaimana jeriken bekas minyak goreng bisa disulap menjadi pot tanaman yang cantik, atau gelas plastik bekas air mineral yang dirangkai menjadi lampion hias.

    Meskipun saat ini pengelolaan bank sampah di RT 43 masih bersifat swadaya dari kas RT dan warga, Masrukhi memiliki mimpi besar. Ia berharap kedepannya terdapat alat pengolahan seperti insinerator skala kecil atau mesin pencetak paving block dari limbah plastik.

    “Kami ingin sampah tidak ada yang terbuang sia-sia. Kalau kita punya sarananya, plastik-plastik itu bisa dilebur jadi biji plastik atau dicetak menjadi kursi taman. Harapannya, warga tidak lagi melihat sampah sebagai kotoran, tapi sebagai sumber daya yang bisa dikelola,” pungkasnya.

    Hingga saat ini, RT 43 terus berupaya menjadi salah satu percontohan di Kelurahan Sempaja Timur, membuktikan bahwa dengan kepemimpinan yang gigih dan edukasi yang konsisten, mindset masyarakat tentang sampah perlahan namun pasti bisa diubah.

     

    Bank sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DLH Sampah
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Abdi

    Related Posts

    DLH Kaltim Optimalkan SIHATI untuk Evaluasi Pengelolaan Keanekaragaman Hayati

    Oktober 13, 2026

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Tanggap Darurat Samarinda Diperpanjang hingga 19 Oktober, Karhutla Capai 643 Hektare

    Oktober 8, 2026

    Disnaker Samarinda Kembangkan Auto-Matching AK1 untuk Percepat Pencari Kerja Temukan Lowongan

    Oktober 7, 2026

    Dua Bulan Padamkan Karhutla, 15 Relawan Samarinda Mengeluh Sesak Napas

    Oktober 7, 2026

    Seluruh Buaya Muara di Taman Satwa Palaran Direlokasi, Kolam Kini Kosong

    Oktober 5, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Vape Terancam Dilarang di Kaltim, Polda Segera Panggil Para Pedagang

    AminahOktober 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Nasib usaha vape dan pod di Kalimantan Timur (Kaltim) berpotensi terdampak wacana…

    Kaltim Masih Bergantung Sapi dari Luar Daerah, 58 Ekor Disalurkan ke Peternak Samarinda

    Oktober 14, 2026

    Deni Minta Pemkot Samarinda Aktif Tangani Kabut Asap dan Cegah Karhutla

    Oktober 14, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Kajian Pipa Bawah Tanah untuk Kurangi Genangan Antasari

    Oktober 14, 2026

    Karhutla Tol Balsam Meluas, Pemprov Kaltim Buka Peluang Usulkan Status Bencana Nasional

    Oktober 14, 2026
    1 2 3 … 3,384 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.