Insitekaltim, Samarinda — CEO Media Sukri Indonesia (MSI) Group Mohammad Sukri menggelar lomba karya jurnalistik bagi seluruh wartawan di bawah naungan MSI Group pada awal tahun 2026. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan semangat, kedisiplinan, serta kapasitas wartawan dalam menjalankan profesi jurnalistik.
Mohammad Sukri menyampaikan bahwa pada 1 dan 2 Januari 2026, seluruh wartawan MSI Group diwajibkan memproduksi minimal dua berita. Namun, khusus untuk penilaian lomba, karya jurnalistik yang dilombakan adalah berita yang terbit pada 1 Januari 2026.
“Ya, lomba ini sebagai bentuk perhatian kami terhadap para wartawan yang ada di MSI Group,” ujar Sukri, Rabu, 31 Desember 2025.
Ia menjelaskan, pelaksanaan lomba menulis dan video yang rutin digelar MSI Group merupakan bagian dari proses pembelajaran dan evaluasi kemampuan wartawan, baik yang baru bergabung maupun yang telah lama berproses di dunia jurnalistik.
“Kenapa kami terus mengadakan pelatihan, diklat, dan lomba menulis maupun video, itu sebagai motivasi untuk melihat sejauh mana kemampuan mereka sebagai jurnalis. Dari sini akan terlihat kapasitas wartawan baru maupun senior,” jelasnya.
Menurut Sukri, peningkatan kapasitas menjadi hal mutlak di tengah dinamika jurnalistik saat ini. Ia mengibaratkan kemampuan wartawan seperti aplikasi yang harus terus diperbarui agar tidak tertinggal zaman.
“Ilmu itu harus di-upgrade. Kalau tidak, sama seperti aplikasi yang tidak diperbarui, lama-lama akan tertinggal atau terhapus,” katanya.
Ia menambahkan, melalui lomba ini wartawan juga diharapkan memahami secara utuh perbedaan jenis karya jurnalistik, mulai dari straight news, depth news, hingga feature, agar siap bersaing dalam berbagai ajang lomba jurnalistik tingkat daerah maupun nasional.
Sukri menegaskan, MSI Group tidak membedakan wartawan senior dan junior. Menurutnya, semua memiliki peluang yang sama untuk berkembang selama menunjukkan keseriusan, loyalitas, dan etika kerja.
“Di MSI Group tidak ada perbedaan senior dan junior. Semua punya peluang yang sama. Dari sini akan terlihat siapa yang serius dan loyal, karena manajemen punya sistem penilaian tersendiri,” tegasnya.
Ia menyebut, MSI Group mengedepankan tiga nilai utama dalam menilai wartawan, yakni loyalitas, kecepatan, dan etika jurnalistik. Wartawan yang mampu menjaga etika dan konsistensi kerja akan mendapatkan pertimbangan positif dari manajemen.
Sukri juga menekankan bahwa karya jurnalistik MSI Group diarahkan untuk menyajikan informasi yang edukatif dan konstruktif bagi masyarakat, bukan semata mengejar viralitas.
“Kami ingin menyuguhkan berita-berita yang positif dan edukatif, agar masyarakat memahami apa yang dilakukan pemerintah, baik pembangunan maupun kebijakan yang dijalankan,” ujarnya.
Ia menilai peran media sebagai pilar keempat demokrasi harus diwujudkan melalui penyampaian informasi yang bertanggung jawab dan berimbang, sehingga tidak terjadi pemutusan arus informasi antara pemerintah dan masyarakat.
Dalam lomba tersebut, panitia menyiapkan hadiah berupa uang tunai dengan rincian juara pertama Rp250 ribu, juara kedua Rp150 ribu, dan juara ketiga Rp100 ribu. Penilaian lomba akan dilakukan oleh tiga juri, yakni Samsul Arifin, Nur Alim, dan Sukri.
Melalui kegiatan ini, Sukri berharap wartawan MSI Group dapat berkembang bersama, meningkatkan kualitas diri, serta berkontribusi aktif dalam membangun MSI Group.
“Kita maju bersama dan sukses bersama,” pungkasnya.

