Insitekaltim, Samarinda — Pelaksana Tugas (Plt) Asisten II Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda Marnabas Patiroy menyampaikan, Mal Pelayanan Publik (MPP) Samarinda telah dirancang sebagai pusat layanan terpadu guna memudahkan masyarakat dalam mengurus berbagai keperluan administrasi secara cepat dan efisien.
Marnabas menjelaskan, masyarakat masih banyak yang belum mengetahui bahwa beragam layanan penting dapat diselesaikan di MPP dalam waktu singkat. Salah satunya pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang dapat selesai dalam hitungan menit.
“Banyak yang belum tahu urus STNK itu bisa cepat, setengah jam sampai satu jam sudah selesai. Semua ada di MPP,” ujar Marnabas Selasa, 30 Desember 2025.
Selain layanan administrasi, Pemkot Samarinda juga menyediakan fasilitas pernikahan gratis di MPP. Menurut Marnabas, fasilitas tersebut disiapkan untuk masyarakat yang ingin melangsungkan pernikahan sederhana namun tetap layak dan nyaman.
“Kalau mau nikah kami siapkan tempatnya gratis. Tidak ada biaya konsumsi untuk 30 orang juga kami siapkan. Ruangannya khusus dan ber-AC,” jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh proses pernikahan dapat dilakukan di MPP, mulai dari pengurusan administrasi hingga pelaksanaan akad nikah. Penghulu dan saksi tinggal hadir sesuai jadwal yang telah ditentukan.
“Administrasinya seperti biasa. Setelah dari kelurahan tinggal datang ke MPP. Jadwalnya kita atur, pelaksanaannya sebentar saja,” katanya.
Marnabas menilai, fasilitas tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat, meski telah tersedia sejak lama. Ia mendorong warga Samarinda untuk memanfaatkan layanan publik yang telah disiapkan pemerintah secara gratis.
Tak hanya itu, MPP Samarinda yang diresmikan pada 2019 tersebut saat ini memiliki 936 jenis layanan dari 31 instansi, dengan total 49 tenant yang tersebar di tiga lantai. Di lantai satu terdapat 5 tenant, lantai dua sebanyak 27 tenant, dan lantai tiga sebanyak 17 tenant.
Berbagai layanan strategis tersedia dalam satu lokasi, mulai dari layanan perpajakan, Imigrasi, PLN, Telkom, Bank Kaltimtara, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, hingga Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
“Kalau mau antre BPJS atau bayar pajak, lebih baik ke MPP saja. Semuanya lengkap di satu tempat,” ujarnya.
Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik, MPP Samarinda juga dilengkapi dengan perpustakaan sebagai bagian dari upaya mendorong minat baca masyarakat. Mulai Januari, Pemkot Samarinda akan memberikan insentif sederhana bagi pengunjung yang meluangkan waktu membaca.
“Cukup baca dua lembar buku, nanti kami siapkan minuman untuk orang tuanya dan mainan untuk anak-anak. Ini bagian dari edukasi agar masyarakat mau membaca,” jelas Marnabas.
Ia menegaskan, berbagai inovasi tersebut merupakan upaya Pemkot Samarinda untuk menghadirkan pelayanan publik yang tidak hanya cepat, tetapi juga ramah, edukatif, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.
