Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pakar Hukum Soroti Kasus Korupsi yang Menggantung, Minta Penegak Hukum Segera Ambil Keputusan

    Juni 20, 2026

    Donor Darah, Selain Menolong Sesama Juga Bermanfaat Bagi Kesehatan Tubuh

    Juni 20, 2026

    BPKAD Kaltim Pastikan Setiap Pendapatan Daerah Sekecil Apapun Nilainya, Harus Masuk Kas Daerah

    Juni 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Sri Wahyuni: Bela Negara Kunci Hadapi Ancaman Modern dan Perkuat Solidaritas Bangsa
    Diskominfo Kaltim

    Sri Wahyuni: Bela Negara Kunci Hadapi Ancaman Modern dan Perkuat Solidaritas Bangsa

    RidhoBy RidhoDesember 19, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim, Sri Wahyuni
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Timur (Kaltim) Sri Wahyuni menegaskan semangat bela negara harus dimaknai sebagai kekuatan kolektif bangsa dalam merespons berbagai ancaman modern, mulai dari krisis geopolitik hingga meningkatnya frekuensi bencana alam.

    Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada upacara peringatan Hari Bela Negara di Lapangan Stadion Madya Kadrie Oening, Samarinda pada Jumat, 19 Desember 2025.

    Sri Wahyuni menjelaskan, peringatan Hari Bela Negara tidak dapat dilepaskan dari sejarah berdirinya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi. Peristiwa tersebut menjadi bukti nyata bahwa kesiapsiagaan dan semangat bela negara mampu menjaga keberlangsungan pemerintahan dan kedaulatan negara dalam situasi paling kritis.

    “Ancaman terhadap negara saat ini tidak lagi bersifat konvensional, tetapi hadir dalam bentuk perang siber, radikalisme, disrupsi teknologi, krisis energi, hingga manipulasi informasi,” ujarnya.

    Ia menekankan, kemajuan bangsa hanya dapat dicapai apabila seluruh elemen masyarakat memiliki disiplin, ketangguhan, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi dinamika global yang cepat dan penuh ketidakpastian. Oleh karena itu, bela negara tidak cukup dimaknai sebagai kewajiban militer semata, melainkan sebagai sikap dan peran aktif warga negara dalam kehidupan sehari-hari.

    Sri Wahyuni juga menyoroti bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menurutnya, kondisi tersebut merupakan panggilan moral bagi seluruh bangsa untuk menunjukkan solidaritas kebangsaan dan kepedulian sosial.

    Ketiga wilayah tersebut, lanjutnya, memiliki peran historis penting dalam perjalanan Republik Indonesia. Aceh dikenal sebagai daerah yang memberikan dukungan besar terhadap perjuangan kemerdekaan melalui kontribusi logistik dan pendanaan. Sumatera Utara menjadi pusat perlawanan rakyat terhadap agresi kolonial, sementara Sumatera Barat, khususnya Bukittinggi, menjadi lokasi lahirnya PDRI yang menjaga keberlangsungan pemerintahan Republik Indonesia saat ibu kota diduduki.

    “Tanpa keteguhan Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, sejarah bela negara Indonesia tidak akan utuh,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Sri Wahyuni menekankan bahwa implementasi bela negara pada masa kini harus diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti membantu masyarakat terdampak bencana, menjaga ruang digital dari penyebaran hoaks, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan sesuai peran dan profesi masing-masing.

    “Bela negara harus diwujudkan melalui tindakan nyata, mulai dari membantu korban bencana, menangkal hoaks, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, hingga berkontribusi aktif sesuai peran masing-masing,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pakar Hukum Soroti Kasus Korupsi yang Menggantung, Minta Penegak Hukum Segera Ambil Keputusan

    R’syaJuni 20, 2026

    Insitkaltim, Samarinda – Praktik penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi yang berlangsung bertahun-tahun tanpa kepastian…

    Donor Darah, Selain Menolong Sesama Juga Bermanfaat Bagi Kesehatan Tubuh

    Juni 20, 2026

    BPKAD Kaltim Pastikan Setiap Pendapatan Daerah Sekecil Apapun Nilainya, Harus Masuk Kas Daerah

    Juni 20, 2026

    Pasar Pagi Usai Revitalisasi Sepi Pembeli, Akses dan Tata Letak Jadi Sorotan

    Juni 20, 2026

    1.667 Lulusan Diwisuda, Rektor Unmul: Awal Perjalanan Menuju Kontribusi Nyata

    Juni 20, 2026
    1 2 3 … 3,158 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.