Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Samarinda Dukung Desa Cantik untuk Percepat Penanganan Stunting

    April 29, 2026

    Jangan Bebani Pelaku Usaha, Ketua Komisi II DPRD Samarinda Minta Skema Bagi Hasil Harus Rasional

    April 29, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Distribusi Lapak Pasar, Iswandi Minta Data Pedagang Dibuka Transparan

    April 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Sri Wahyuni: Bela Negara Kunci Hadapi Ancaman Modern dan Perkuat Solidaritas Bangsa
    Diskominfo Kaltim

    Sri Wahyuni: Bela Negara Kunci Hadapi Ancaman Modern dan Perkuat Solidaritas Bangsa

    RidhoBy RidhoDesember 19, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim, Sri Wahyuni
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Timur (Kaltim) Sri Wahyuni menegaskan semangat bela negara harus dimaknai sebagai kekuatan kolektif bangsa dalam merespons berbagai ancaman modern, mulai dari krisis geopolitik hingga meningkatnya frekuensi bencana alam.

    Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada upacara peringatan Hari Bela Negara di Lapangan Stadion Madya Kadrie Oening, Samarinda pada Jumat, 19 Desember 2025.

    Sri Wahyuni menjelaskan, peringatan Hari Bela Negara tidak dapat dilepaskan dari sejarah berdirinya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi. Peristiwa tersebut menjadi bukti nyata bahwa kesiapsiagaan dan semangat bela negara mampu menjaga keberlangsungan pemerintahan dan kedaulatan negara dalam situasi paling kritis.

    “Ancaman terhadap negara saat ini tidak lagi bersifat konvensional, tetapi hadir dalam bentuk perang siber, radikalisme, disrupsi teknologi, krisis energi, hingga manipulasi informasi,” ujarnya.

    Ia menekankan, kemajuan bangsa hanya dapat dicapai apabila seluruh elemen masyarakat memiliki disiplin, ketangguhan, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi dinamika global yang cepat dan penuh ketidakpastian. Oleh karena itu, bela negara tidak cukup dimaknai sebagai kewajiban militer semata, melainkan sebagai sikap dan peran aktif warga negara dalam kehidupan sehari-hari.

    Sri Wahyuni juga menyoroti bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menurutnya, kondisi tersebut merupakan panggilan moral bagi seluruh bangsa untuk menunjukkan solidaritas kebangsaan dan kepedulian sosial.

    Ketiga wilayah tersebut, lanjutnya, memiliki peran historis penting dalam perjalanan Republik Indonesia. Aceh dikenal sebagai daerah yang memberikan dukungan besar terhadap perjuangan kemerdekaan melalui kontribusi logistik dan pendanaan. Sumatera Utara menjadi pusat perlawanan rakyat terhadap agresi kolonial, sementara Sumatera Barat, khususnya Bukittinggi, menjadi lokasi lahirnya PDRI yang menjaga keberlangsungan pemerintahan Republik Indonesia saat ibu kota diduduki.

    “Tanpa keteguhan Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, sejarah bela negara Indonesia tidak akan utuh,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Sri Wahyuni menekankan bahwa implementasi bela negara pada masa kini harus diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti membantu masyarakat terdampak bencana, menjaga ruang digital dari penyebaran hoaks, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan sesuai peran dan profesi masing-masing.

    “Bela negara harus diwujudkan melalui tindakan nyata, mulai dari membantu korban bencana, menangkal hoaks, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, hingga berkontribusi aktif sesuai peran masing-masing,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Tak Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal Kaltim Bahas Dukungan Infrastruktur Daerah

    Maret 22, 2026

    Lebaran Pertama, Gubernur Kaltim Pilih Temui Lansia di Panti Sosial

    Maret 21, 2026

    Gubernur Kaltim Soroti Peran Strategis Baznas, Penyaluran Zakat Tembus Rp23 Miliar

    Maret 20, 2026

    Satgas Pangan Polda Kaltim Pastikan Stok Aman, Tidak Ada Penimbunan Jelang Lebaran dan Nyepi

    Maret 17, 2026

    Disperindagkop Kaltim Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying LPG Jelang Lebaran

    Maret 17, 2026

    Jelang Idulfitri, Pemprov Kaltim Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak

    Maret 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Samarinda Dukung Desa Cantik untuk Percepat Penanganan Stunting

    Ratu ArifanzaApril 29, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda Riska Wahyuningsih menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan…

    Jangan Bebani Pelaku Usaha, Ketua Komisi II DPRD Samarinda Minta Skema Bagi Hasil Harus Rasional

    April 29, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Distribusi Lapak Pasar, Iswandi Minta Data Pedagang Dibuka Transparan

    April 29, 2026

    Samarinda Targetkan Peringkat Terbaik Program Desa Cantik

    April 29, 2026

    Perkuat Data dari Akar, BPS Samarinda Dorong Program Desa Cantik untuk Wujudkan Satu Data Indonesia

    April 29, 2026
    1 2 3 … 3,080 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.