Insitekaltim, Samarinda — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memastikan kesiapan penuh tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk diterjunkan dalam misi pelayanan kemanusiaan. Kesiapan tersebut didukung oleh jumlah personel yang memadai serta pengalaman lapangan yang telah teruji dalam berbagai penugasan penanganan bencana.
Analis Kebijakan Ahli Muda BPBD Kaltim Sugeng Priyanto menyebutkan, komposisi personel yang disiapkan terdiri atas lima dokter, satu analis, satu apoteker, serta tujuh perawat.
Selain itu, terdapat 15 personel pendukung yang tergabung dalam delapan unit kerja, meliputi bidang administrasi, logistik, dan media pelaporan, dengan empat di antaranya merupakan personel resmi.
“Kami memiliki lima dokter, satu analis, satu apoteker, dan tujuh perawat. Untuk tenaga pendukung, total ada 15 orang yang terbagi dalam delapan unit, termasuk administrasi dan media pelaporan,” ujar Sugeng saat ditemui di Halaman Kantor Gubernur Kaltim, Rabu, 17 Desember 2025.
Terkait kesiapan personel, Sugeng menegaskan bahwa seluruh anggota tim telah melalui berbagai penugasan sebelumnya, sehingga memiliki pengalaman lapangan yang mumpuni.
“Untuk kesiapan alhamdulillah semuanya sudah teruji. Tim ini pernah terlibat dalam penanganan bencana di Palu, Nusa Tenggara Barat, Aceh, dan beberapa daerah lainnya,” ungkapnya.
Menurut Sugeng, pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam menghadapi berbagai kondisi di lapangan, baik pada situasi tanggap darurat maupun dalam pelayanan kesehatan masyarakat terdampak bencana.
“Mereka sudah memiliki pengalaman lapangan, baik sebagai tenaga tanggap darurat maupun tim medis yang menangani pelayanan kesehatan. Kami juga telah melakukan koordinasi dengan tim yang lebih dulu berada di lokasi,” jelasnya.
Ia memastikan seluruh personel siap memberikan pelayanan terbaik kepada para korban bencana sekaligus menjaga nama baik daerah dan bangsa.
“Alhamdulillah kami siap memberikan pelayanan terbaik dan membawa nama baik masyarakat Indonesia,” pungkasnya.

