Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Wawali Samarinda Dorong Perluasan Sekolah Lansia, Tekankan Pentingnya Kepedulian Keluarga

    April 10, 2026

    Sekolah Lansia Santa Mathilda Resmi Dibuka, Bukti Belajar Tak Mengenal Usia

    April 10, 2026

    Sekolah Lansia di Samarinda Diperkuat, Dorong Lansia Sehat dan Berdaya

    April 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»DPRD Kaltim Bentuk Tiga Pansus, Optimalkan CSR dan PPM Demi Dongkrak PAD
    DPRD Kaltim

    DPRD Kaltim Bentuk Tiga Pansus, Optimalkan CSR dan PPM Demi Dongkrak PAD

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaDesember 15, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) membahas pembentukan tiga panitia khusus (pansus) serta penyampaian laporan hasil kerja Komisi II DPRD Kaltim.

    Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud menjelaskan, tiga pansus yang dibentuk masing-masing membahas rencana kerja DPRD tahun 2027, panitia khusus Corporate Social Responsibility (CSR), serta pansus pokok-pokok pikiran DPRD. Selain itu, rapat paripurna juga mendengarkan laporan hasil kerja Komisi II.

    “Paripurna ke-49 ini membahas pembentukan tiga pansus dan satu laporan hasil kerja Komisi II, yakni pansus rencana kerja 2027, pansus CSR, serta pansus pokok-pokok pikiran DPRD,” ujar Hasanuddin usai rapat paripurna ke-49 di Kantor DPRD Kaltim Jalan Teuku Umar Kota Samarinda pada Senin, 15 Desember 2025.

    Ia menegaskan, pembentukan pansus CSR menjadi perhatian serius DPRD Kaltim. Pasalnya, pelaksanaan CSR dan Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di Kaltim dinilai belum berjalan maksimal, terutama dalam mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat.

    “CSR ini sifatnya wajib tetapi selama ini kita lihat pelaksanaannya belum optimal dan manfaatnya belum terlalu dirasakan masyarakat. Padahal jumlah perusahaan di Kaltim sangat banyak,” katanya.

    Hasanuddin menyebutkan, pansus CSR akan bekerja selama kurang lebih tiga bulan ke depan untuk mendalami persoalan tersebut.

    Ia berharap pansus mampu melahirkan rekomendasi konkret agar CSR dan PPM benar-benar tepat sasaran dan berdampak nyata.

    “Kita sudah memiliki perda yang mengatur bahwa persentase tertentu dari keuntungan bersih perusahaan harus dikembalikan kepada masyarakat melalui CSR. Jika ini dijalankan dengan baik, PAD Kaltim bisa meningkat hingga tiga kali lipat dari kondisi saat ini,” tegasnya.

    Menurutnya, sektor-sektor besar seperti perkebunan kelapa sawit, pertambangan, serta minyak dan gas memiliki potensi kontribusi CSR yang sangat besar. Jika pengelolaannya dikawal secara serius, nilai manfaat yang dirasakan masyarakat Kaltim bisa mencapai triliunan rupiah.

    “Terutama sektor sawit, tambang, dan migas. Itu harus benar-benar kembali ke masyarakat dalam bentuk CSR. Kalau pansus ini dikawal bersama, insyaallah akan menghasilkan PAD yang signifikan,” ujarnya.

    Terkait tingkat kepatuhan perusahaan, Hasanuddin mengaku belum dapat memastikan persentase perusahaan yang telah menjalankan kewajiban CSR sesuai aturan. Hal tersebut akan menjadi fokus utama pansus, termasuk menelusuri pihak-pihak yang selama ini ditunjuk mengelola program CSR.

    Selain aspek ekonomi, pansus CSR juga akan menaruh perhatian pada dampak lingkungan, termasuk isu deforestasi. Pihaknya berkomitmen memastikan pembangunan dan investasi berjalan seimbang tanpa mengorbankan lingkungan dan masyarakat.

    “Kita tidak ingin pembangunan justru merusak lingkungan. Pengalaman daerah lain harus menjadi pelajaran. Jika lingkungan rusak, masyarakat yang paling dirugikan,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    Maret 16, 2026

    Damayanti Ingatkan DPRD Kaltim Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dalam Pengelolaan Anggara

    Maret 16, 2026

    Dorong Pengesahan Pokir DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi dan Husni Fahruddin Tekankan Pentingnya Kesepakatan Paripurna

    Maret 16, 2026

    Pansus DPRD Kaltim Sampaikan Laporan Pembahasan Renja 2027 dalam Rapat Paripurna

    Maret 16, 2026

    DPRD Kaltim Soroti Progres Perbaikan Fender Jembatan Mahakam yang Baru Capai 60 Persen

    Maret 10, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Wawali Samarinda Dorong Perluasan Sekolah Lansia, Tekankan Pentingnya Kepedulian Keluarga

    Andika SaputraApril 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri mendorong pengembangan Sekolah Lansia di berbagai…

    Sekolah Lansia Santa Mathilda Resmi Dibuka, Bukti Belajar Tak Mengenal Usia

    April 10, 2026

    Sekolah Lansia di Samarinda Diperkuat, Dorong Lansia Sehat dan Berdaya

    April 10, 2026

    Polresta Samarinda Bangun Jembatan Merah Putih, Permudah Akses Warga Sempaja Utara

    April 9, 2026

    Tiket ke Kaltim Menipis, Calon Penumpang Terpaksa “War” hingga Transit Luar Negeri

    April 9, 2026
    1 2 3 … 3,047 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.