Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Efisiensi Anggaran Jadi Pemicu Pertumbuhan Ekonomi Samarinda Melambat ke 6,22 Persen

    July 27, 2026

    Pemprov Kaltim Pasang CCTV, Untuk Pantau Pencurian MCB dan Kabel di Jembatan Mahulu

    July 27, 2026

    Disdukcapil Kaltim Ingatkan Maraknya Modus Penipuan Berkedok Aktivasi IKD

    July 27, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Pengembangan Ekraf Samarinda Menguat, Subsektor Fashion dapat Giliran Pembinaan
    Pemkot Samarinda

    Pengembangan Ekraf Samarinda Menguat, Subsektor Fashion dapat Giliran Pembinaan

    RidhoBy RidhoDecember 12, 2025Updated:February 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Staf Pengembangan Ekraf Samarinda, Muhammad Nur
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Staf Pengembangan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Kota Samarinda Muhammad Nur menyampaikan pihaknya terus berupaya merangkul seluruh subsektor ekonomi kreatif melalui program pembinaan, pelatihan, dan monitoring perkembangan usaha yang dilakukan secara berkala.

    Nur menjelaskan, sepanjang tahun 2025 sejumlah program penguatan ekraf telah dilaksanakan di berbagai kecamatan. Kegiatan tersebut tidak hanya berupa pelatihan teknis, tetapi juga mencakup pendampingan dan pemetaan perkembangan pelaku usaha di tiap wilayah.

    “Beberapa subsektor yang telah kami jalankan pembinaannya antara lain fotografi, kuliner, batik, kriya atau wastra. Hari ini giliran subsektor fashion yang kami laksanakan bersama Bu Gilfa, yang fokus pada pembinaan generasi penerus yang tertarik pada desain fashion,” ujar Nur di Aula Disporapar pada Jumat, 12 Desember 2025.

    Ia mengatakan industri fashion di Samarinda menunjukkan perkembangan menggembirakan sepanjang tahun ini. Kolaborasi antara dinas dan komunitas fashion turut meningkat, seperti melalui kegiatan peragaan busana di berbagai pusat aktivitas masyarakat.

    “Kami berharap industri fashion di Samarinda dapat terus tumbuh dan nantinya mandiri. Kerja sama dengan komunitas fashion yang berjalan baik selama ini menjadi modal penting untuk memperkuat subsektor tersebut,” tambahnya.

    Lebih jauh, subsektor unggulan ekraf yang telah ditetapkan berdasarkan uji petik Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) subsektor musik menempati posisi teratas, disusul kuliner, kriya, seni pertunjukan, penerbitan, fotografi, dan film.

    Meski demikian, Nur menegaskan bahwa seluruh subsektor tetap mendapat pendampingan. Ia mengakui, tantangan yang harus dihadapi adalah perlunya intensitas komunikasi yang lebih sering antara dinas dan komunitas ekraf.

    “Tantangannya tentu ada, tetapi kami terus berupaya mendatangi komunitas dan memperkuat komunikasi. Beberapa subsektor sudah berjalan baik, namun subsektor musik masih perlu ditingkatkan lagi penyelenggaraan pertunjukannya,” ucapnya.

    Terkait implementasi teknis Peraturan Daerah (Perda) Penataan dan Pembangunan Ekonomi Kreatif, Nur memastikan pihaknya tengah menyusun petunjuk teknis sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan ekraf ke depan.

    “Kami sedang merancang petunjuk teknis sebagai tindak lanjut perda tersebut. Harapannya, ekonomi kreatif di Kota Samarinda dapat tumbuh, berkembang, dan mandiri, bahkan menjadi pusat perkembangan ekonomi di Kalimantan Timur,” tegasnya.

    Menutup penjelasannya, Nur berharap pembinaan ekonomi kreatif dapat berkelanjutan dan semakin fokus pada subsektor yang menjadi karakteristik Kota Samarinda.

    “Kami ingin menguatkan subsektor yang benar-benar menjadi keunggulan kota. Meski musik menjadi subsektor unggulan kami tetap mendorong subsektor lain yang mampu menggerakkan perkembangan ekraf di Samarinda,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Tekan Risiko Stunting, Wawali Samarinda Soroti Pentingnya Edukasi Calon Pengantin

    June 8, 2026

    Bapperida Pastikan Program OPD 2027 Selaras dengan Target Pembangunan Samarinda

    June 4, 2026

    Bangkit dari Abu, Wajah Baru Pasar Segiri Siap Sambut Pedagang Kembali

    May 4, 2026

    Dishub Samarinda Tempel Stiker pada Kendaraan Pelanggar Bongkar Muat di Pinggir Jalan

    March 17, 2026

    Parkir Berlangganan di Samarinda Masih Hadapi Tantangan, Dishub Dorong Kesadaran Warga

    March 17, 2026

    Dishub Samarinda Siapkan Posko dan Imbau Pemudik Periksa Kendaraan

    March 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Efisiensi Anggaran Jadi Pemicu Pertumbuhan Ekonomi Samarinda Melambat ke 6,22 Persen

    Nur AjijahJuly 27, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Samarinda mencatat laju pertumbuhan ekonomi 2025, berada di…

    Pemprov Kaltim Pasang CCTV, Untuk Pantau Pencurian MCB dan Kabel di Jembatan Mahulu

    July 27, 2026

    Disdukcapil Kaltim Ingatkan Maraknya Modus Penipuan Berkedok Aktivasi IKD

    July 27, 2026

    Dua Wakil Indonesia Siap Bersaing di Srikandi Merdeka Cup 2026

    July 27, 2026

    BPBD Kaltim Gandeng Dunia Usaha Percepat Pemulihan Pascabencana

    July 27, 2026
    1 2 3 … 3,242 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.