Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    April 12, 2026

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026

    Aksi Nyata Mahasiswa, 8 Organisasi Bersatu Galang Dana untuk Korban Kebakaran Batu Ampar

    April 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Fraksi PKB Soroti Kesenjangan Pendidikan dan Dorong Pembentukan Pansus
    DPRD Kaltim

    Fraksi PKB Soroti Kesenjangan Pendidikan dan Dorong Pembentukan Pansus

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuli 21, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Timur Sulasih mewakili Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim Samarinda — Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Timur Sulasih mewakili Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyampaikan pandangan kritis terhadap sistem pendidikan di Kaltim dalam Rapat Paripurna ke-25 DPRD Provinsi Kalimantan Timur yang digelar di Gedung B Kantor DPRD Provinsi Kaltim, Jalan Teuku Umar, Senin 21 Juli 2025.

    Dalam tanggapannya terhadap pendapat Gubernur Kaltim terkait penyelenggaraan pendidikan, Fraksi PKB menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara dan merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Sayangnya, sejak diberlakukannya Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Pendidikan, terjadi dinamika sosial dan pergeseran kebijakan nasional yang belum sepenuhnya terakomodasi dalam regulasi tersebut.

    “Kita menghadapi kenyataan bahwa masih ada kesenjangan nyata, baik dari segi kualitas maupun akses pendidikan. Hal ini diperparah dengan kesenjangan teknologi dan kekurangan tenaga pendidik yang merata,” ujar Sulasih.

    PKB menilai bahwa Kaltim sebagai daerah yang kaya akan sumber daya alam dan budaya membutuhkan generasi cerdas yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki akhlak mulia, daya saing yang tangguh, kemandirian, serta kepedulian terhadap lingkungan.

    Oleh sebab itu, Fraksi PKB menyampaikan tujuh poin penting sebagai bentuk sikap dan dukungan terhadap proses pembahasan rancangan peraturan daerah (ranperda) baru yang lebih adaptif:

    1. Apresiasi kepada Pemprov Kaltim yang mendukung penuh pembahasan regulasi pendidikan yang diinisiasi DPRD, dan diharapkan dapat memperkuat visi Gubernur menuju Kaltim yang sukses menyongsong Indonesia Emas.

    2. Dukungan terhadap inovasi daerah dalam penyelenggaraan pendidikan kreatif yang membuka ruang lebih luas bagi pemda untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan daerahnya masing-masing.

    3. Dorongan agar ranperda mencantumkan kebijakan pendidikan gratis, selaras dengan visi misi gubernur yang ingin membangun generasi masa depan yang terdidik tanpa beban biaya.

    4. Penghargaan atas perhatian Pemprov terhadap penyandang disabilitas, termasuk dukungan terhadap pendidikan kejuruan dan fasilitas pendukung. Fraksi PKB menekankan bahwa seluruh satuan pendidikan harus ramah disabilitas.

    5. Apresiasi atas kebersamaan antara DPRD dan gubernur dalam membangun sistem pendidikan yang kreatif dan inklusif, dengan semangat saling memahami demi kepentingan rakyat.

    6. Kesepahaman bahwa Kaltim tidak hanya membutuhkan generasi cerdas secara akademik, tetapi juga generasi yang memiliki akhlak mulia, daya saing, dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

    7. Dorongan agar pembahasan Ranperda dilanjutkan melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus), agar pembahasan lebih fokus, mendalam, dan menghasilkan regulasi yang aplikatif dan solutif.

    “Fraksi PKB berkomitmen mendorong pendidikan Kaltim menjadi sistem yang kuat, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan menyentuh kebutuhan nyata masyarakat. Pendidikan adalah tiket menuju masa depan,” tutup Sulasih dalam penyampaiannya.

    Rapat Paripurna ini menjadi ruang penting bagi DPRD dan Pemerintah Provinsi Kaltim untuk kembali menyamakan visi dalam penguatan sistem pendidikan di Kalimantan Timur, demi generasi masa depan yang lebih baik.

    Fraksi PKB Perda Sulasih
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    Maret 16, 2026

    Damayanti Ingatkan DPRD Kaltim Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dalam Pengelolaan Anggara

    Maret 16, 2026

    Dorong Pengesahan Pokir DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi dan Husni Fahruddin Tekankan Pentingnya Kesepakatan Paripurna

    Maret 16, 2026

    Pansus DPRD Kaltim Sampaikan Laporan Pembahasan Renja 2027 dalam Rapat Paripurna

    Maret 16, 2026

    DPRD Kaltim Soroti Progres Perbaikan Fender Jembatan Mahakam yang Baru Capai 60 Persen

    Maret 10, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    Andika SaputraApril 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda masih menunggu respons resmi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov)…

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026

    Aksi Nyata Mahasiswa, 8 Organisasi Bersatu Galang Dana untuk Korban Kebakaran Batu Ampar

    April 12, 2026

    Tiga Motor Terbakar di Dealer Yamaha Samarinda, Diduga Akibat Korsleting Listrik

    April 12, 2026

    Masyarakat Jadi Kunci, Populasi Pesut Mahakam Mulai Tumbuh Perlahan

    April 12, 2026
    1 2 3 … 3,052 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.