Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jelang Iduladha, DPKH Tekankan Sanitasi Ketat Hewan dan Daging Kurban demi Cegah Penyakit

    Mei 25, 2026

    Samarinda Terapkan 14 Rayon Strategis untuk SPMB 2026, Atasi Ketimpangan Akses Sekolah

    Mei 25, 2026

    Jalan Longsor Sanga-Sanga–Dondang Dipastikan Diperbaiki Tahun Ini, Pemprov Kucurkan Anggaran Rp10 Miliar

    Mei 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Nasional»Menteri Budi Arie Sebut PKK Bisa Bawa Koperasi Merah Putih Jadi Tulang Punggung Ekonomi
    Nasional

    Menteri Budi Arie Sebut PKK Bisa Bawa Koperasi Merah Putih Jadi Tulang Punggung Ekonomi

    SittiBy SittiJuli 8, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi optimistis bahwa Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) memiliki potensi besar untuk mendorong Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih menjadi tulang punggung ekonomi nasional. Hal itu diungkapkannya dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X PKK Tahun 2025 yang digelar di Plenary Hall Convention Center Samarinda, Selasa 8 Juli 2025.

    Budi Arie menyebut koperasi sebagai perwujudan nyata ideologi ekonomi bangsa yang tercantum dalam Pasal 33 UUD 1945. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat, termasuk PKK, harus terlibat aktif dalam memperkuat gerakan koperasi di seluruh wilayah Indonesia.

    “Oleh karena itu, masyarakat dan koperasi perlu selalu dijalankan pada seluruh lapisan masyarakat, terutama dan khususnya kepada seluruh anggota kelompok PKK untuk mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia,” ungkap Budi Arie.

    Berdasarkan data 2024, jumlah koperasi aktif di Indonesia tercatat sebanyak 131.617 unit dengan total anggota 29,8 juta orang. Namun, total aset koperasi yang baru mencapai Rp298 triliun dinilai masih jauh dari potensi maksimal.

    “Ini masih jauh, karena kalau kita negara Pancasila, nilai itu harusnya jauh lebih besar lagi,” ujarnya.

    Dalam kesempatan itu, Budi Arie juga menekankan pentingnya peran PKK dalam mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto. Ia berharap PKK bisa menjadi motor penggerak utama di tingkat desa, terutama dalam memberdayakan ekonomi keluarga.

    “Seluruh koperasi desa akan menjadi motor pergerakan ekonomi di desa. Karena itu, peran perempuan menjadi semakin penting,” jelasnya. “Saya yakin adanya kopdes ini dapat memberikan manfaat pada ibu-ibu di daerah,” sambung Budi.

    Menariknya, dari total anggota koperasi di Indonesia, 49 persen di antaranya adalah perempuan. Begitu juga dengan karyawan koperasi, 38 persen merupakan perempuan. Namun, ia menyoroti masih rendahnya jumlah perempuan yang menduduki posisi strategis di koperasi.

    “Hingga saat ini, baru 20 persen perempuan yang menduduki posisi manajerial level atas dan 22 persen di level menengah. Ini harus terus kita dorong agar perempuan tidak hanya berperan di operasional, tapi juga di tingkat pengambil keputusan,” ucap Budi.

    Selain itu, terdapat lebih dari 10 ribu koperasi perempuan yang aktif di Indonesia, dengan konsentrasi terbesar di Jawa Timur dan banyak juga di Nusa Tenggara Timur (NTT).

    “Jumlah koperasi perempuan ini menunjukkan bahwa perempuan memiliki kekuatan ekonomi yang sangat besar, dan PKK bisa memainkan peran penting dalam memperluas gerakan ini,” tambahnya.

    Melalui Rakernas X PKK ini, Budi berharap lahir lebih banyak inisiatif dan kolaborasi nyata antara PKK dan pemerintah daerah dalam mendukung program kopdes di seluruh Indonesia.

    “Kalau semua bergerak bersama, saya yakin ekonomi desa bisa bangkit lebih cepat dan kesejahteraan masyarakat bisa meningkat signifikan,” tutup Budi.

    Budi Arie Setiadi Koperasi Merah Putih Menteri Koperasi dan UKM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026

    Kolaborasi Tiga Kekuatan: Jurus Baru Cetak Talenta Siap Kerja dan Siap Cipta Lapangan Kerja

    Mei 5, 2026

    Anak Muda Didorong Jadi Pencipta Kerja di Tengah Dominasi Sektor Informal

    Mei 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Jelang Iduladha, DPKH Tekankan Sanitasi Ketat Hewan dan Daging Kurban demi Cegah Penyakit

    R’syaMei 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Plh Kabid Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kaltim Dyah…

    Samarinda Terapkan 14 Rayon Strategis untuk SPMB 2026, Atasi Ketimpangan Akses Sekolah

    Mei 25, 2026

    Jalan Longsor Sanga-Sanga–Dondang Dipastikan Diperbaiki Tahun Ini, Pemprov Kucurkan Anggaran Rp10 Miliar

    Mei 25, 2026

    Tindaklanjuti Temuan BPK, DPRD Kaltim Buka Peluang Bentuk Pansus LHP

    Mei 25, 2026

    DPRD Kaltim Matangkan Hak Angket, Hasanuddin Mas’ud Sebut Pansus Bisa Dibentuk

    Mei 25, 2026
    1 2 3 … 3,105 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.