Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dermaga Harapan Baru Diproyeksikan Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

    Agustus 25, 2026

    Tanpa APBD, DPRD Samarinda Tetap Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Semangat Gotong Royong

    Agustus 25, 2026

    Abdul Rohim Dorong Inspektorat Periksa Dugaan Pungli dalam Antrean BBM Bersubsidi

    Agustus 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Nasional»Menteri Budi Arie Sebut PKK Bisa Bawa Koperasi Merah Putih Jadi Tulang Punggung Ekonomi
    Nasional

    Menteri Budi Arie Sebut PKK Bisa Bawa Koperasi Merah Putih Jadi Tulang Punggung Ekonomi

    AminahBy AminahJuli 8, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi optimistis bahwa Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) memiliki potensi besar untuk mendorong Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih menjadi tulang punggung ekonomi nasional. Hal itu diungkapkannya dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X PKK Tahun 2025 yang digelar di Plenary Hall Convention Center Samarinda, Selasa 8 Juli 2025.

    Budi Arie menyebut koperasi sebagai perwujudan nyata ideologi ekonomi bangsa yang tercantum dalam Pasal 33 UUD 1945. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat, termasuk PKK, harus terlibat aktif dalam memperkuat gerakan koperasi di seluruh wilayah Indonesia.

    “Oleh karena itu, masyarakat dan koperasi perlu selalu dijalankan pada seluruh lapisan masyarakat, terutama dan khususnya kepada seluruh anggota kelompok PKK untuk mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia,” ungkap Budi Arie.

    Berdasarkan data 2024, jumlah koperasi aktif di Indonesia tercatat sebanyak 131.617 unit dengan total anggota 29,8 juta orang. Namun, total aset koperasi yang baru mencapai Rp298 triliun dinilai masih jauh dari potensi maksimal.

    “Ini masih jauh, karena kalau kita negara Pancasila, nilai itu harusnya jauh lebih besar lagi,” ujarnya.

    Dalam kesempatan itu, Budi Arie juga menekankan pentingnya peran PKK dalam mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto. Ia berharap PKK bisa menjadi motor penggerak utama di tingkat desa, terutama dalam memberdayakan ekonomi keluarga.

    “Seluruh koperasi desa akan menjadi motor pergerakan ekonomi di desa. Karena itu, peran perempuan menjadi semakin penting,” jelasnya. “Saya yakin adanya kopdes ini dapat memberikan manfaat pada ibu-ibu di daerah,” sambung Budi.

    Menariknya, dari total anggota koperasi di Indonesia, 49 persen di antaranya adalah perempuan. Begitu juga dengan karyawan koperasi, 38 persen merupakan perempuan. Namun, ia menyoroti masih rendahnya jumlah perempuan yang menduduki posisi strategis di koperasi.

    “Hingga saat ini, baru 20 persen perempuan yang menduduki posisi manajerial level atas dan 22 persen di level menengah. Ini harus terus kita dorong agar perempuan tidak hanya berperan di operasional, tapi juga di tingkat pengambil keputusan,” ucap Budi.

    Selain itu, terdapat lebih dari 10 ribu koperasi perempuan yang aktif di Indonesia, dengan konsentrasi terbesar di Jawa Timur dan banyak juga di Nusa Tenggara Timur (NTT).

    “Jumlah koperasi perempuan ini menunjukkan bahwa perempuan memiliki kekuatan ekonomi yang sangat besar, dan PKK bisa memainkan peran penting dalam memperluas gerakan ini,” tambahnya.

    Melalui Rakernas X PKK ini, Budi berharap lahir lebih banyak inisiatif dan kolaborasi nyata antara PKK dan pemerintah daerah dalam mendukung program kopdes di seluruh Indonesia.

    “Kalau semua bergerak bersama, saya yakin ekonomi desa bisa bangkit lebih cepat dan kesejahteraan masyarakat bisa meningkat signifikan,” tutup Budi.

    Budi Arie Setiadi Koperasi Merah Putih Menteri Koperasi dan UKM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    234 Gerai Koperasi Merah Putih Rampung, Pemprov Kaltim Kejar 470 Unit hingga Akhir 2026

    Agustus 4, 2026

    Koperasi Merah Putih, Antara Ambisi Negara dan Ujian Kemandirian Desa

    Juli 15, 2026

    Bukan Pesaing Ritel Modern, Kopdes Merah Putih Perkuat Ekonomi Desa

    Juli 7, 2026

    Kopdes Merah Putih dan BUMDes, Beriringan Fokus Lengkapi Ekonomi Desa

    Juli 1, 2026

    Kehadiran Kopdes Merah Putih Jadi Peluang Bangun Sinergi Antarlembaga Ekonomi Desa

    Juni 27, 2026

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dermaga Harapan Baru Diproyeksikan Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

    Ratu ArifanzaAgustus 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan, pengecekan dermaga dilakukan setelah TPI Harapan…

    Tanpa APBD, DPRD Samarinda Tetap Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Semangat Gotong Royong

    Agustus 25, 2026

    Abdul Rohim Dorong Inspektorat Periksa Dugaan Pungli dalam Antrean BBM Bersubsidi

    Agustus 25, 2026

    DPRD Kaltim Bidik Mall Lembuswana Jadi Mesin PAD Terbesar

    Agustus 24, 2026

    Teras Samarinda Segmen 2-4 Siap Diresmikan, Pemkot Masih Benahi Sejumlah Bagian

    Agustus 24, 2026
    1 2 3 … 3,296 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.