Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dikiranya Keren, Ternyata Jurusan Kuliah Favorit Orang Indonesia Ini Malah Dibuang oleh China

    July 26, 2026

    PAN Pasang Target Dua Kursi DPR RI di Kaltim, Konsolidasi Relawan Dikebut hingga Agustus

    July 26, 2026

    Soft Launch Relationship, Cara Anak Muda Menjaga Privasi di Media Sosial

    July 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Guru Honorer Belum Digaji, DPRD Kaltim Minta Pemerintah Tak Lalai
    DPRD Kaltim

    Guru Honorer Belum Digaji, DPRD Kaltim Minta Pemerintah Tak Lalai

    SittiBy SittiJune 19, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Darlis Pattalongi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Sejumlah guru honorer di Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menghadapi ketidakpastian penghasilan. Hingga pertengahan Juni 2025, banyak dari mereka belum menerima gaji sejak Januari.

    Kondisi ini memantik perhatian Anggota DPRD Kaltim Darlis Pattalongi yang meminta pemerintah tidak hanya fokus pada program unggulan seperti Gratispol, tetapi juga memberi perhatian pada kelayakan hidup para tenaga pendidik.

    “Jangan sampai Gratispol ini membuat kita lalai terhadap kualitas guru, kualitas kesehatan dan kelayakan hidup,” ujar Darlis beberapa waktu lalu

    Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan tidak bisa dilepaskan dari kesejahteraan tenaga pendidik. Ia menilai, guru tidak mungkin diminta mengembangkan kapasitas dan meningkatkan mutu pengajaran, sementara kelayakan hidup mereka masih terabaikan.

    “Bagaimana mungkin kita meng-upgrade kualitas keilmuannya kalau kelayakan hidupnya tidak ditingkatkan? Salah satu cara meningkatkan kualitas guru dan dosen adalah dengan meningkatkan kelayakan hidup mereka,” lanjut Darlis, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim.

    Masalah guru honorer yang belum digaji, menurut Darlis, juga terkait dengan ketidakakuratan data. Ia menyebut salah satu persoalan mendasar dalam distribusi anggaran adalah kualitas database tenaga pendidik di Kaltim yang masih semrawut.

    “Pertama, database-nya harus diperbaiki karena seringkali yang menjadi kendala itu adalah persoalan data. Kami pernah diskusi di Kementerian Pendidikan di Jakarta, dan diakui Kalimantan Timur itu termasuk yang data basenya terlalu kacau,” bebernya.

    Ia mencontohkan praktik pelaporan di sejumlah sekolah yang memunculkan data guru honorer fiktif demi mengejar akreditasi.

    “Sekolah itu kadang melaporkan tenaga pengajarnya yang non-P3K seolah-olah ada, padahal sebenarnya tidak ada. Ini dilakukan karena mereka mengejar akreditasi. Jangan sampai atas nama akreditasi, kita malah lalai terhadap kesejahteraan guru yang benar-benar ada dan mengajar,” katanya.

    Darlis menilai seharusnya pemerintah daerah mampu mengalokasikan anggaran untuk penggajian guru honorer, termasuk yang belum masuk dalam skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

    “Karena kenyataannya mereka memang mengajar selama ini. Walaupun tidak masuk dalam P3K, mereka tetap mengisi ruang-ruang pembelajaran di sekolah-sekolah kita,” ungkap Darlis.

    Ia pun mengingatkan bahwa keberadaan program seperti Gratispol tidak boleh meniadakan komitmen terhadap aspek fundamental pendidikan lainnya, termasuk kesejahteraan tenaga pengajar.

    “Gratispol itu hanya salah satu faktor untuk meningkatkan sumber daya manusia yang ada di Kalimantan Timur. Tapi jangan sampai alokasi anggaran untuk kesejahteraan guru diabaikan. Harus tetap diperhatikan,” pungkasnya.

    Darlis Pattalongi Guru Honorer Program Gratispol
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    1.040 Mahasiswa di Berau Terima Gratispol Rp4,49 Miliar, Gubernur: Investasi SDM Kaltim

    July 23, 2026

    Guru Kaltim Bisa Kuliah S2-S3 Tanpa Bayar UKT, Pemprov Prioritaskan Tenaga Pendidik

    July 22, 2026

    Buntut Pembatalan Sepihak, LBH Samarinda Bersiap Bawa Sengketa Gratispol ke Meja Hijau

    June 30, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    May 1, 2026

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    March 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    March 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dikiranya Keren, Ternyata Jurusan Kuliah Favorit Orang Indonesia Ini Malah Dibuang oleh China

    SittiJuly 26, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Banyak orang tua dan anak muda di Indonesia masih menganggap beberapa jurusan…

    PAN Pasang Target Dua Kursi DPR RI di Kaltim, Konsolidasi Relawan Dikebut hingga Agustus

    July 26, 2026

    Soft Launch Relationship, Cara Anak Muda Menjaga Privasi di Media Sosial

    July 25, 2026

    Lewat Drag Bike, Seno Aji Ingin Balap Liar Beralih ke Lintasan Resmi

    July 25, 2026

    Kubar Kurang 49 Guru PAI, DPRD Minta Kejelasan Kewenangan

    July 25, 2026
    1 2 3 … 3,239 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.