Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Samarinda Nilai Kinerja Perumdam Lampaui Target PAD, Layanan Air Capai 84 Persen

    April 28, 2026

    Visitasi LAN Uji BPSDM Kaltim, Jauhar: Proses Ini Perjelas Standar dan Hilangkan Keraguan

    April 28, 2026

    DPRD Dorong Percepatan Layanan Air Bersih, Target 100 Persen Diminta Tak Tunggu 2029

    April 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Sekda Sri Ingatkan Penggunaan Internet Gratis Untuk Akses Pelayanan Publik
    Diskominfo Kaltim

    Sekda Sri Ingatkan Penggunaan Internet Gratis Untuk Akses Pelayanan Publik

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaMei 18, 2025Updated:Juni 3, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekda Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim Sri Wahyuni mengatakan potensi kawasan blankspot jaringan internet sangat mungkin terjadi di daerah-daerah pedalaman yang susah dijangkau. Penyebabnya karena wilayah Kaltim yang sangat luas, sehingga.

    “Jangankan blankspot koneksi internet, listrik saja masih ada desa-desa yang belum teraliri,” kata Sekda Sri Wahyuni saat Rakor Bidang Komunikasi, Informasi (Kominfo), Statistik dan Persandian se-Kalimantan Timur tahun 2025, di Ballroom Hotel Elty Singgasana Tenggarong, Kamis, 15 Mei 2025.

    Sekda Sri mengungkapkan internet gratis di desa merupakan salah satu program prioritas unggulan Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji.

    Sekda Sri menegaskan sangat ingin desa-desa memiliki kesempatan untuk mengakses dunia luar, salah satunya menghadirkan jaringan internet gratis di desa.

    Polanya, untuk penyedia internet bisa melalui jaringan fiber optik maupun jaringan starlink bagi kawasan tidak ada listrik.

    “Kebijakan ini akan memicu bagaimana desa-desa yang belum dialiri listrik bisa terkoneksi jaringan internet dengan biaya lebih murah,” imbuhnya.

    Selain memberikan kemudahan dalam akses dunia maya, maka kehadiran internet gratis desa akan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

    “Jangan hanya provinsi dan kabupaten, desa juga bisa mengurangi beban biayanya, kalau sudah menggunakan jaringan internet gratis di desa,” ujarnya.

    Di sisi lain, Sekda Sri tidak lupa mengingatkan pentingnya literasi bagi masyarakat terkait pemanfaatan internet sesuai kebutuhan, terutama dalam menunjang pelayanan publik di desa.

    “Jangan sampai penggunaan internet gratis lebih masif untuk sosial media (sosmed), ketimbang fungsi-fungsi pelayanan publiknya,” pesannya.

    Oleh karena itu, Sekda Sri berharap kabupaten dan kota mampu mengidentifikasi apa yang menjadi persoalan terkait konektivitas internet gratis di desa.

    “Jangan sampai terdapat kendala, tapi kita tidak ketahui,” tegasnya.

    Sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Muhammad Faisal mengungkapkan pihaknya tengah berupaya untuk segera merealisasikan digitalisasi desa yang diusung oleh Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dan Wagub Seno Aji.

    Realisasi program ini, kata Faisal, akan dilakukan secara bertahap dan akan diprioritaskan pada titik-titik pelayanan publik seperti kantor desa, sekolah, dan puskesmas. Selanjutnya, akan diarahkan ke ruang publik atau creative hub.

    “Satu desa itu satu titik prioritas. Kalau di kantor desa sudah ada, kita geser ke puskesmas, kalau sudah juga, ke sekolah. Kalau semua sudah ada, kita sepakat untuk memasangnya di area publik atau creative hub,” jelasnya.

    Sebagai informasi, program ini mencakup 841 desa dan 197 kelurahan yang tersebar di 105 kecamatan, mencakup tujuh kabupaten dan tiga kota di seluruh Kalimantan Timur. (ADV/Diskominfokaltim)

    Editor: Sukri

    Internet Gratis Sekda Kaltim Sri Wahyuni
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Gubernur Kaltim Tekankan Serapan Anggaran Triwulan II, WFH Diklaim Tekan Biaya Operasional

    April 6, 2026

    Pokir DPRD Disesuaikan, Sekda Kaltim Tegaskan Ikuti Prioritas RKPD 2027

    April 6, 2026

    Kukar Siap Jadi Tuan Rumah MTQH ke-46 Kaltim 2026, Siapkan 13 Arena Lomba

    April 3, 2026

    Hilirisasi dan Optimalisasi Pajak Jadi Strategi Kaltim di RKPD 2027

    Maret 31, 2026

    RKPD 2027 Disusun Lebih Realistis, Pemprov Kaltim Fokus Empat Prioritas Utama

    Maret 31, 2026

    Tak Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal Kaltim Bahas Dukungan Infrastruktur Daerah

    Maret 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Samarinda Nilai Kinerja Perumdam Lampaui Target PAD, Layanan Air Capai 84 Persen

    Ratu ArifanzaApril 28, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) DPRD Kota Samarinda melakukan kunjungan…

    Visitasi LAN Uji BPSDM Kaltim, Jauhar: Proses Ini Perjelas Standar dan Hilangkan Keraguan

    April 28, 2026

    DPRD Dorong Percepatan Layanan Air Bersih, Target 100 Persen Diminta Tak Tunggu 2029

    April 28, 2026

    Harga Solar Industri Tembus Rp30 Ribu, DPRD Waspadai Dampak ke Operasional Perumdam

    April 28, 2026

    Kemnaker Dorong Mahasiswa Siap Hadapi Gelombang Green Jobs dan Era Digital

    April 28, 2026
    1 2 3 … 3,078 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.