Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    WFH Diawasi Real-Time, Andi Harun Yakin ASN Samarinda Tak Berani Main Mata

    Mei 16, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Penguatan Wisata Sungai dan Kalender Event Budaya

    Mei 16, 2026

    Pelantikan PDKT Kaltim 2026–2031, DPRD Samarinda Soroti Penguatan Peran Masyarakat Adat

    Mei 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Segmen Kritis SKM Belum Tersentuh, Pemprov Kaltim Segera Tuntaskan
    Diskominfo Kaltim

    Segmen Kritis SKM Belum Tersentuh, Pemprov Kaltim Segera Tuntaskan

    SittiBy SittiMei 15, 2025Updated:Juni 3, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Aji Muhammad Fitra Firnanda, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (PUPR dan Pera) Provinsi Kalimantan Timur.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Proyek normalisasi Sungai Karang Mumus (SKM) di Samarinda kembali menjadi sorotan, terutama karena satu segmen penting belum juga digarap. Segmen yang terletak antara Jembatan Kehewanan hingga Jalan Lambung Mangkurat ini masih menunggu penuntasan persoalan sosial yang menjadi kewenangan Pemerintah Kota Samarinda (Pemkot Samarinda).

    Meski demikian, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) siap melanjutkan proyek di segmen tersebut. Anggaran telah dialokasikan, dan kesiapan teknis telah disiapkan untuk mempercepat pengerjaan setelah pembebasan lahan selesai dilakukan.

    “Normalisasi Sungai Karang Mumus sampai setahun ini ada kita alokasikan. Segmen dari Jembatan Kehewanan sampai ke Lambung itu saja yang belum,” ujar Aji Muhammad Fitra Firnanda, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (PUPR dan Pera) Provinsi Kalimantan Timur, saat ditemui usai Rapat Koordinasi di Kantor Gubernur Kaltim, Kamis 15 Mei 2025.

    Nanda menjelaskan, SKM bukan satu-satunya fokus. Sungai Karang Asam Besar dan Karang Asam Kecil juga telah masuk dalam daftar pekerjaan normalisasi. Khusus Karang Asam Kecil, ia menyoroti kondisi aliran di bagian hilir yang menyempit dan memerlukan pembersihan menyeluruh.

    “Sungai Karang Asam Kecil itu menyempit di ujungnya. Kalau bisa dibersihkan, dari jembatan saja sudah kelihatan dapur ketemu dapur. Kalau itu bersih, alirannya lancar,” jelasnya.

    Pendekatan dalam proyek normalisasi tidak hanya sebatas pengerukan dan pelebaran, tetapi juga mengembalikan bentuk sungai ke kondisi alaminya. Hal ini terbukti efektif di beberapa kawasan seperti Juanda dan Air Putih, di mana genangan air kini tidak bertahan lama setelah dilakukan normalisasi.

    “Kalau seandainya itu bisa dibersihkan, bentuk sungai dikembalikan ke bentuk alamnya, air gak terlalu lama menggenang. Seperti di Juanda, Air Putih, dan lainnya,” tambah Nanda.

    Menurutnya, hambatan saat ini lebih pada persoalan sosial seperti relokasi warga. Ini menjadi tanggung jawab Pemkot Samarinda sebagai bagian dari pembagian tugas yang sudah disepakati sejak awal.

    “Masalah sosial ini kita harapkan bisa diatasi oleh pemkot, karena dari awal itu memang pembagian tugasnya begitu. Kami normalisasi, Pemkot urus sosialnya,” ungkapnya.

    Sebagai contoh, pada proyek normalisasi sebelumnya di kawasan RT 41, 42, dan 43 Kelurahan Pelita, sebanyak 42 rumah telah dibongkar setelah proses ganti rugi yang dilakukan berdasarkan penilaian Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). Besaran ganti rugi mencapai hingga Rp200 juta per rumah.

    Kondisi ini menjadi semakin urgent mengingat banjir besar kembali melanda Samarinda sejak 12 Mei 2025. Di Kelurahan Tani Aman, air mencapai ketinggian 1,5 meter, merendam ratusan rumah dan memaksa evakuasi massal warga.

    Wilayah seperti Sungai Pinang, Samarinda Ulu, dan Samarinda Utara termasuk yang paling terdampak. Selain permukiman, ruas jalan utama seperti DI Panjaitan dan Simpang Alaya juga tergenang hingga 40 cm dan menyebabkan kemacetan parah.

    Banjir ini disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari curah hujan tinggi, sistem drainase yang tersumbat sampah, hingga berkurangnya daerah resapan akibat alih fungsi lahan dan aktivitas pertambangan.

    Dengan latar belakang tersebut, proyek normalisasi SKM menjadi kebutuhan strategis. Pemprov Kaltim tetap berkomitmen mendorong kelanjutannya sebagai bagian dari upaya menjadikan Samarinda kota yang tangguh bencana dan tertata secara ekologis. (ADV/Diskominfokaltim)

    Editor: Sukri

    Aji Muhammad Fitra Firnanda Dinas PUPR Kaltim Pemprov Kaltim SKM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Badko HMI Kaltim-Kaltara Kecewa, Pemprov Absen di Seminar Pembangunan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    WFH Diawasi Real-Time, Andi Harun Yakin ASN Samarinda Tak Berani Main Mata

    Ratu ArifanzaMei 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan kecil kemungkinan terjadinya pelanggaran kebijakan work…

    DPRD Samarinda Dorong Penguatan Wisata Sungai dan Kalender Event Budaya

    Mei 16, 2026

    Pelantikan PDKT Kaltim 2026–2031, DPRD Samarinda Soroti Penguatan Peran Masyarakat Adat

    Mei 16, 2026

    Samarinda Tuan Rumah Judo Kapolri Cup 2026, Wali Kota Tekankan Sportivitas

    Mei 16, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026
    1 2 3 … 3,095 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.