Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Erlangga Gandeng BINUS, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan dan Literasi AI di Samarinda

    April 16, 2026

    Potensi Cuan Besar dari Parkir Berlangganan, DPRD Samarinda Minta Jangan Asal Terapkan

    April 16, 2026

    DBH Menurun, DPRD Samarinda Dorong Maksimalkan UMKM dan Pariwisata sebagai Sumber PAD

    April 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Kenali Alergi Anak, Uji Coba Program MBG Perlu Libatkan Guru dan Orang Tua
    Samarinda

    Kenali Alergi Anak, Uji Coba Program MBG Perlu Libatkan Guru dan Orang Tua

    Adit MustafaBy Adit MustafaDesember 10, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Uji coba Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Samarinda tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan bergizi bagi siswa, tetapi juga pada upaya memastikan program ini inklusif dan aman bagi semua penerima manfaat.

    Dengan melibatkan tim profesional, skrining ketat dan dapur sehat yang akan tersebar di berbagai wilayah Kota Tepian. Uji coba MBG yang dilakukan mencakup 3 sekolah dari jenjang TK, SD hingga SMP di Kelurahan Air Putih pada Selasa (10/12/2024), menjadi contoh upaya holistik dalam pemenuhan gizi anak.

    Ketua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Samarinda Ulu Ginti Maulina mengungkapkan bahwa timnya telah melakukan langkah antisipatif untuk memitigasi risiko, khususnya bagi siswa yang memiliki alergi makanan. Skrining dilakukan bekerja sama dengan guru dan orang tua siswa.

    “Komunikasi dengan guru dan orang tua dilakukan untuk mengetahui siswa yang memiliki alergi makanan, sehingga menu makanan dapat disesuaikan. Misalnya tanpa telur jika ada yang alergi telur. Menu alternatif akan disediakan khusus,” ujar Ginti.

    Skrining ini dianggap vital, mengingat banyak siswa sekolah dasar yang belum mengetahui alergi yang mereka miliki. Peran guru dan orang tua menjadi kunci dalam mendeteksi dan melaporkan kondisi alergi siswa kepada pihak SPPG.

    Untuk memastikan program berjalan optimal, evaluasi rutin menjadi bagian integral dari pelaksanaan MBG. Wakil Ketua SPPG Sirajul Amin menjelaskan bahwa evaluasi dilakukan untuk mengidentifikasi tantangan dan memperbaiki layanan secara berkala.

    “Evaluasi akan terus dilakukan selama program berlangsung, sehingga kami dapat terus melakukan penyempurnaan,” kata Sirajul.

    Program MBG juga didukung oleh sembilan Dapur Sehat yang tersebar di beberapa wilayah Samarinda. Ginti dan Sirajul Amin telah ditugaskan untuk memulai pengelolaan Dapur Sehat di wilayah Samarinda Ulu. Tim SPPG yang terdiri dari 51 orang bertanggung jawab memproduksi hingga 3.000 porsi makanan setiap harinya.

    “Di Samarinda Ulu, kami bertugas bersama untuk mengelola kegiatan ini, di mana nantinya setiap dapur akan memproduksi 2.000 hingga 3.000 porsi,” ungkap Ginti.

    Dia menambahkan bahwa seluruh petugas dapur telah menjalani pelatihan selama tujuh bulan yang mencakup manajemen pangan, higienitas dan sanitasi. Hal ini dilakukan untuk memastikan makanan yang dihasilkan aman dan sesuai standar kesehatan.

    MBG Sirajul Amin SPPG
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Soal BPJS Kota dan Provinsi, Iswandi Tegaskan Jangan Bikin Publik Bingung

    April 16, 2026

    Kasus HIV dan TBC Meningkat, Dinkes Samarinda Tegaskan Fokus pada Deteksi Dini

    April 15, 2026

    Pengalihan 49 Ribu Peserta JKN, Dinkes Samarinda Pastikan Pelayanan Tetap Jalan

    April 15, 2026

    Labkesda Samarinda Terbaik Se-Indonesia, Puskesmas BLUD Dominasi Layanan Publik

    April 15, 2026

    28 BLUD Kesehatan Terbentuk, Dinkes Samarinda Perkuat Layanan Publik

    April 15, 2026

    Isu Kepesertaan Menguat, Kadinkes Samarinda Minta Publik Pahami Batas Kewenangan

    April 15, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Erlangga Gandeng BINUS, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan dan Literasi AI di Samarinda

    Andika SaputraApril 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Upaya peningkatan mutu pendidikan terus didorong melalui kolaborasi berbagai pihak, salah satunya…

    Potensi Cuan Besar dari Parkir Berlangganan, DPRD Samarinda Minta Jangan Asal Terapkan

    April 16, 2026

    DBH Menurun, DPRD Samarinda Dorong Maksimalkan UMKM dan Pariwisata sebagai Sumber PAD

    April 16, 2026

    Soal BPJS Kota dan Provinsi, Iswandi Tegaskan Jangan Bikin Publik Bingung

    April 16, 2026

    Komisi III DPRD Samarinda Soroti Halte Tak Terpakai dan Rendahnya Disiplin Pelican Crossing

    April 15, 2026
    1 2 3 … 3,059 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.