Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    September 20, 2026

    Dana Pemerintah Rp299 Triliun Masih Parkir di Bank BUMN, Kemenkeu Siapkan Penarikan Bertahap

    September 20, 2026

    Erau Adat Kutai Jadi Ruang Belajar Budaya, Hetifah Dorong Pengetahuan Warisan Kutai ke Generasi Muda

    September 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Joni Ungkap Perencanaan Pembangunan Antar-OPD di Bontang Belum Terkoordinasi
    DPRD Bontang

    Joni Ungkap Perencanaan Pembangunan Antar-OPD di Bontang Belum Terkoordinasi

    AminahBy AminahNovember 15, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Kota Bontang, Joni Alla Padang.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

     

    Insitekaltim, Bontang – Anggota DPRD Kota Bontang Joni Alla Padang mengungkap adanya ketidaksinkronan dalam perencanaan pembangunan di antara organisasi perangkat daerah (OPD) di Bontang.

    Banyak proyek yang berjalan tanpa koordinasi yang matang, sehingga masing-masing OPD bergerak sendiri-sendiri dan berpotensi menimbulkan tumpang tindih dalam pelaksanaan.

    Dalam evaluasinya bersama sejumlah OPD, Joni melihat perencanaan pembangunan masih bersifat sektoral, tanpa kolaborasi yang jelas dengan OPD lain.

    Salah satu contoh yang disorotnya adalah proyek pembangunan di RSUD Bontang, di mana pihak RSUD berencana membangun lahan parkir, sementara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) berencana melakukan pelebaran jalan di sekitar lokasi yang sama.

    Joni menyatakan bahwa kurangnya komunikasi antar-OPD terkait proyek di RSUD bisa memicu ketidakefisienan anggaran. Menurutnya, jika setiap OPD hanya fokus pada rencana masing-masing tanpa sinkronisasi, hasil pembangunan mungkin tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

    “Saya melihat ada sebuah proses perencanaan di Kota Bontang yang tidak sinkron antar-OPD, sehingga masing-masing membuat perencanaannya sendiri-sendiri,” ujar Joni beberapa waktu lalu.

    “Contohnya, RSUD akan membangun parkiran, sementara PUPR juga berencana melakukan pelebaran jalan di area yang sama. Saya tidak tahu nantinya akan seperti apa jika tidak ada koordinasi,” lanjutnya.

    Joni menekankan pentingnya sinkronisasi antar-OPD untuk mencapai efisiensi anggaran dan hasil pembangunan yang lebih efektif. Ia mengimbau agar OPD di Bontang lebih berkolaborasi dalam merencanakan proyek, khususnya yang melibatkan area atau kebutuhan yang saling berkaitan. Dengan begitu, anggaran yang dialokasikan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

    Ia berharap adanya forum atau mekanisme koordinasi rutin antar-OPD agar perencanaan yang dilakukan terintegrasi dengan baik. Keterpaduan perencanaan dapat menekan proyek yang tumpang tindih atau tidak optimal dalam pemanfaatannya.

    DPRD Bontang Joni Alla Padang Pendidikan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Siswa SMA Keluhkan PJJ: Terkendala Jaringan hingga Sulit Fokus

    September 19, 2026

    Kemendikdasmen Perkuat Layanan Pendidikan Anak Indonesia di Malaysia dan Luar Negeri

    September 18, 2026

    Aturan Baru PIP Resmi Berlaku, Sasaran Diperluas hingga Anak Usia TK

    September 14, 2026

    Ribuan Ruang Belajar SD-SMP di Samarinda Butuh Perbaikan, DPRD Dorong Skala Prioritas

    Agustus 20, 2026

    Novan Dorong Pemuda Berdaya Saing, Soroti Penyeragaman Sekolah di Samarinda

    Agustus 17, 2026

    Pendidikan Jangan Hanya Andalkan Hafalan, Siswa Harus Dilatih Berkolaborasi

    Agustus 15, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    IraSeptember 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Samarinda menyoroti potensi defisit sekitar Rp600 miliar dalam…

    Dana Pemerintah Rp299 Triliun Masih Parkir di Bank BUMN, Kemenkeu Siapkan Penarikan Bertahap

    September 20, 2026

    Erau Adat Kutai Jadi Ruang Belajar Budaya, Hetifah Dorong Pengetahuan Warisan Kutai ke Generasi Muda

    September 20, 2026

    Berat Badan Naik Lagi Setelah Diet, Ini yang Terjadi pada Tubuh

    September 20, 2026

    Air Tanah Jadi Cadangan Saat Kemarau, Ini Temuan Unmul soal Sumur Bor di Kaltim

    September 20, 2026
    1 2 3 … 3,353 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.