Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Disdag Samarinda Tertibkan Pedagang di Pasar Pagi, Larang Jualan di Koridor dan Luar Kios

    Maret 31, 2026

    Ekonomi Kaltim Terancam Ketergantungan Tambang, BI Dorong Pariwisata dan UMKM Jadi Penyelamat

    Maret 31, 2026

    Hilirisasi dan Optimalisasi Pajak Jadi Strategi Kaltim di RKPD 2027

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Promosi Budaya, Sekda Sri Serahkan 12 Pakaian Adat Kaltim ke Dubes RI di Copenhagen
    Diskominfo Kaltim

    Promosi Budaya, Sekda Sri Serahkan 12 Pakaian Adat Kaltim ke Dubes RI di Copenhagen

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuni 30, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Copenhagen – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni mengungkapkan pihaknya mendukung upaya pengenalan budaya Kaltim dengan menyerahkan 12 pakaian adat.

    “Kita menyerahkan enam pakaian tari Jepen dan enam pakaian untuk tari Dayak Kenyah,” sebutnya pada Sabtu, (29/6/ 2024) saat menghadiri Indonesian Festival Rådhuspladsen, Copenhagen, Denmark yang digelar Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Copenhagen.

    Indonesian Festival Rådhuspladsen, Copenhagen, Denmark menjadi ajang spesial bagi Kalimantan Timur.

    Pada kesempatan itu secara khusus tiga tarian khas seni dan budaya Benua Etam ditampilkan. Mulai tari Jepen (pesisir/melayu) disusul tari Benuaq dan Kenyah (pedalaman/suku Dayak). Pakaian-pakaian itu menurut Sekda Sri, bisa digunakan diaspora (masyarakat Indonesia tinggal di Kopenhagen). KBRI Kopenhagen bisa menampilkan seni budaya Kalimantan Timur kapan pun dan dimana saja.

    Selain seni dan budaya, Kalimantan Timur dalam booth yang tersedia juga menampilkan kriya berupa batik khas Beras Basah Kota Bontang.

    “Disuguhkan pula kopi khas dari pegiat kopi Kota Balikpapan dengan brand-nya Hainan Coffee,” tambah Sekda Sri.

    Bahkan di ajang seni budaya global ini, diberikan penghargaan kepada salah seorang youtuber Denmark yang telah meng-eksplore Indonesia, termasuk Kaltim dan Ibu Kota Nusantara (IKN).

    “Dia bicara tentang bagaimana keindahan Kaltim dan upaya menjaga orang utan (satwa endemik Kalimantan). Juga ada NGO yang bicara tentang konservasi orang utan,” jelasnya.

    Bagi Sekda Sri, cara ini menjadi misi wisata dan budaya sekaligus bagian dari diplomasi seni budaya Kaltim di dunia internasional melalui KBRI-KBRI di seluruh negara.

    Upaya Kaltim ini pun diakuinya, mendapat sambutan baik dari pihak KBRI dalam memperkenalkan seni dan budaya Kaltim kepada dunia internasional.

    “Tadi Ibu Dubes (Dewi Savitri Wahab, Duta Besar RI di Kopenhagen), sudah sangat senang menerimanya,” ucap mantan Kepala Dinas Pariwisata Kaltim itu.

    Diharapkan pakaian-pakaian khas Kaltim ini, selain dipakai menari juga digunakan untuk menerima tamu dan siapa pun yang ingin mengenal lebih jauh seni dan budaya Kalimantan Timur.

    Selain itu, melalui ajang Indonesian Festival Rådhuspladsen Copenhagen Denmark ini diharapkan semakin banyak orang di mancanegara mengenal Kaltim dan seni budaya, serta pariwisatanya.

    “Juga mengenal bagaimana IKN itu hadir di Indonesia,” tutupnya.

    Indonesian Festival Copenhagen Denmark merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh KBRI Copenhagen untuk mempromosikan budaya Indonesia, mendorong pertukaran budaya dan memperkuat ikatan antara Indonesia dan Denmark.

    Promosi Budaya Sekda Kaltim Sri Wahyuni
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Hilirisasi dan Optimalisasi Pajak Jadi Strategi Kaltim di RKPD 2027

    Maret 31, 2026

    RKPD 2027 Disusun Lebih Realistis, Pemprov Kaltim Fokus Empat Prioritas Utama

    Maret 31, 2026

    Tak Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal Kaltim Bahas Dukungan Infrastruktur Daerah

    Maret 22, 2026

    Lebaran Pertama, Gubernur Kaltim Pilih Temui Lansia di Panti Sosial

    Maret 21, 2026

    Gubernur Kaltim Soroti Peran Strategis Baznas, Penyaluran Zakat Tembus Rp23 Miliar

    Maret 20, 2026

    Satgas Pangan Polda Kaltim Pastikan Stok Aman, Tidak Ada Penimbunan Jelang Lebaran dan Nyepi

    Maret 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Disdag Samarinda Tertibkan Pedagang di Pasar Pagi, Larang Jualan di Koridor dan Luar Kios

    Andika SaputraMaret 31, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda mulai melakukan penertiban terhadap pedagang di kawasan…

    Ekonomi Kaltim Terancam Ketergantungan Tambang, BI Dorong Pariwisata dan UMKM Jadi Penyelamat

    Maret 31, 2026

    Hilirisasi dan Optimalisasi Pajak Jadi Strategi Kaltim di RKPD 2027

    Maret 31, 2026

    RKPD 2027 Disusun Lebih Realistis, Pemprov Kaltim Fokus Empat Prioritas Utama

    Maret 31, 2026
    Our Picks

    Disdag Samarinda Tertibkan Pedagang di Pasar Pagi, Larang Jualan di Koridor dan Luar Kios

    Maret 31, 2026

    Ekonomi Kaltim Terancam Ketergantungan Tambang, BI Dorong Pariwisata dan UMKM Jadi Penyelamat

    Maret 31, 2026

    Hilirisasi dan Optimalisasi Pajak Jadi Strategi Kaltim di RKPD 2027

    Maret 31, 2026

    RKPD 2027 Disusun Lebih Realistis, Pemprov Kaltim Fokus Empat Prioritas Utama

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.