Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dikejar Keterbatasan Anggaran, Samarinda Genjot Pariwisata Lewat Branding dan Inovasi

    Maret 31, 2026

    Pasar Pagi dan Terowongan Segera Diresmikan, Andi Harun Sinkronkan Jadwal dengan Gubernur

    Maret 31, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Pengembangan Desa Wisata, Kampung Tenun Samarinda Jadi Percontohan

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Soal Kontroversi Tapera, Puji Setyowati: Sosialisasi Itu Penting
    DPRD Kaltim

    Soal Kontroversi Tapera, Puji Setyowati: Sosialisasi Itu Penting

    LarasBy LarasJuni 4, 2024Updated:Juni 4, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kaltim Puji Setyowati
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Puji Setyowati memberikan pandangannya terkait kontroversi yang berkembang di masyarakat mengenai Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).

    Program yang mengharuskan karyawan swasta dipotong 2,5% dari gajinya dan 0,5% dari pemilik usaha ini telah menimbulkan berbagai reaksi penolakan dari sejumlah pihak, termasuk karyawan swasta itu sendiri.

    Menurut Puji, gagasan Tapera sebenarnya adalah langkah baik dari pemerintah untuk memastikan setiap individu dapat memiliki rumah layak di masa depan. Sebab soal tempat berteduh menjadi barang penting untuk menjaga keselamatan tiap orang.

    “Mendapatkan tempat tinggal yang layak adalah hal utama dan penting. Pemerintah sudah memikirkan bahwa setiap individu suatu saat akan memiliki rumah berdasarkan tabungan untuk keluarga dan anak cucu keturunannya,” ujarnya, (31/5/2024).

    Namun, ia juga menekankan pentingnya transparansi dan sosialisasi dalam pelaksanaan program ini. Bagaimanapun penolakan yang terjadi di masyarakat bukan saja tentang potongan gaji itu sendiri, melainkan tidak adanya informasi yang jelas bagaimana mekanisme dan hal lainnya dibalik hadirnya Tapera bagi swasta.

    “Saya adalah warga Indonesia saat ini, kita perlu tahu sistemnya seperti apa. Tapera harus dilakukan dengan sistem yang transparan dan benar-benar kuat. Jangan sampai setelah pergantian pemimpin, kebijakan berubah dan uang yang sudah dipotong tidak bisa diambil,” tegasnya.

    Puji mengingatkan bahwa sosialisasi yang baik akan mencegah kebingungan di kalangan masyarakat dan sosialisasi juga menjadi upaya utama mengenalkan suatu produk dan program kepada masyarakat sebagai konsumennya sebelum tiba-tiba dilakukan.

    “Pegawai tidak boleh tiba-tiba dipotong 3% dari gajinya tanpa penjelasan yang jelas. Semua pihak yang terikat dalam program ini harus mengetahui dengan jelas hak dan kewajiban mereka,” katanya.

    Lebih lanjut, Puji mengkritisi aspek keadilan dalam pemotongan gaji. Ia mencontohkan, apabila pendapatan setiap orang itu berbeda-beda maka otomatis terkait potongan gaji untuk Tapera apakah sudah pasti berbeda atau disamarkan.

    Pasalnya jika karyawan dengan gaji UMR dipotong 2,5 persen, tentu tidak akan sama nilainya dengan karyawan berupah dua digit atau di atas Rp10 juga per bulannya. Oleh karenanya, penting bagi pemerintah mensosialisasikannya secara rinci agar tidak ada lagi kerancuan di dalamnya.

    “Pemotongan 3% dari keseluruhan gaji tanpa memperhitungkan perbedaan golongan pendapatan tidaklah ideal. Harus ada keadilan dan kejelasan mengenai hak yang diterima oleh masing-masing golongan. Misalnya, golongan 1 dipotong sekian persen untuk mendapatkan rumah tipe apa,” jelasnya.

    Puji Setyowati menegaskan bahwa transparansi, sosialisasi, dan keadilan adalah kunci untuk membuat program Tapera diterima dengan baik oleh masyarakat. Kontroversi Tapera masih menjadi topik hangat di masyarakat. DPRD Kaltim berharap pemerintah dapat memberikan penjelasan yang jelas dan menyeluruh kepada publik untuk menghindari kesalahpahaman dan penolakan lebih lanjut.

    gaji umr Puji Setyowati Tapera
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    Maret 16, 2026

    Damayanti Ingatkan DPRD Kaltim Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dalam Pengelolaan Anggara

    Maret 16, 2026

    Dorong Pengesahan Pokir DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi dan Husni Fahruddin Tekankan Pentingnya Kesepakatan Paripurna

    Maret 16, 2026

    Pansus DPRD Kaltim Sampaikan Laporan Pembahasan Renja 2027 dalam Rapat Paripurna

    Maret 16, 2026

    DPRD Kaltim Soroti Progres Perbaikan Fender Jembatan Mahakam yang Baru Capai 60 Persen

    Maret 10, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dikejar Keterbatasan Anggaran, Samarinda Genjot Pariwisata Lewat Branding dan Inovasi

    Andika SaputraMaret 31, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus mendorong penguatan sektor pariwisata sebagai salah satu…

    Pasar Pagi dan Terowongan Segera Diresmikan, Andi Harun Sinkronkan Jadwal dengan Gubernur

    Maret 31, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Pengembangan Desa Wisata, Kampung Tenun Samarinda Jadi Percontohan

    Maret 31, 2026

    Borneo FC Matangkan Strategi Hadapi Madura United, Lefundes Waspadai Kebangkitan Tuan Rumah

    Maret 31, 2026
    Our Picks

    Dikejar Keterbatasan Anggaran, Samarinda Genjot Pariwisata Lewat Branding dan Inovasi

    Maret 31, 2026

    Pasar Pagi dan Terowongan Segera Diresmikan, Andi Harun Sinkronkan Jadwal dengan Gubernur

    Maret 31, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Pengembangan Desa Wisata, Kampung Tenun Samarinda Jadi Percontohan

    Maret 31, 2026

    Borneo FC Matangkan Strategi Hadapi Madura United, Lefundes Waspadai Kebangkitan Tuan Rumah

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.