Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Titik Api Karhutla di Kukar Bertambah, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

    Oktober 6, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Menguat, Dinas Perkebunan Ingatkan Petani Soal Tengkulak

    Oktober 6, 2026

    Kebutuhan Daging Domba Kaltim Buka Peluang Ekonomi bagi Peternak Lokal

    Oktober 6, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Raperda Produk Halal dan Higienis Pastikan Keberlanjutan UMKM Bukan Bergantung Siapa Kepala Dinas
    DPRD Samarinda

    Raperda Produk Halal dan Higienis Pastikan Keberlanjutan UMKM Bukan Bergantung Siapa Kepala Dinas

    LarasBy LarasMaret 22, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Pansus II DPRD Samarinda Abdul Rohim
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Dalam upaya memprioritaskan keberlanjutan kebijakan subsidi bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) terkait sertifikasi produk halal, Pansus II DPRD Kota menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Samarinda tentang Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal dan Higienis, Rabu (20/3/2024).

    Ketua Pansus II DPRD Samarinda Abdul Rohim menjelaskan bahwa Raperda Produk Halal dan Higienis bertujuan untuk memastikan kelangsungan kebijakan yang berpihak pada UMKM dalam hal sertifikasi produk halal.

    Menurut Rohim, kebijakan subsidi bagi UMKM telah memberikan dampak positif, dengan 200 pelaku UMKM saat ini mendapat subsidi. Raperda ini dirancang agar kebijakan subsidi tidak tergantung pada kepala OPD yang bersangkutan, sehingga dapat memberikan perlindungan yang lebih baik bagi UMKM.

    “Sudah berjalan di Dinas Koperasi dan UKM . Saat ini ada 200 yang diberi subsidi. Raperda ini diusahakan agar kebijakan subsidi bagi pelaku UMKM tidak terhenti bergantung pada kepala OPD yang bersangkutan,” paparnya, Rabu (20/3/2024).

    Bentuk subsidi yang diberikan mencapai 100 persen, dengan pelatihan yang diselenggarakan untuk membantu UMKM memenuhi persyaratan sertifikasi halal. Ini merupakan langkah konkret untuk memastikan kontinuitas kebijakan subsidi yang telah memberikan dampak positif bagi perkembangan UMKM di Kota Samarinda.

    “Jadi bentuk subsidinya 100%. Mereka dilatih untuk bisa memenuhi persyaratan dan kemudian pembiayaan sepenuhnya dibayar oleh Pemkot Samarinda melalui Dinas Koperasi,” tambahnya.

    Abdul Rohim menekankan bahwa raperda dibuat agar kebijakan yang memberikan subsidi kepada UMKM terus berlangsung, tanpa tergantung pada kepala daerah atau kepala dinas yang menjabat. Hal ini menunjukkan komitmen DPRD Kota Samarinda untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM serta menciptakan lingkungan bisnis yang kondusif bagi pertumbuhan sektor UMKM.

    “Perda kita buat agar kebijakan-kebijakan yang sudah berpihak pada pelaku UMKM dalam hal sertifikat halal dengan memberikan subsidi ini terus berlangsung siapapun kepala daerahnya atau kepala dinasnya,” tegasnya.

    Dengan adanya kebijakan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan ini, diharapkan UMKM dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian Kota Samarinda serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

    Abdul Rohim OPD UMKM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    APBD Perubahan Samarinda Dibayangi Dana Kurang Salur dan PAD Seret

    September 21, 2026

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Titik Api Karhutla di Kukar Bertambah, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

    AminahOktober 6, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur…

    Harga TBS Sawit Kaltim Menguat, Dinas Perkebunan Ingatkan Petani Soal Tengkulak

    Oktober 6, 2026

    Kebutuhan Daging Domba Kaltim Buka Peluang Ekonomi bagi Peternak Lokal

    Oktober 6, 2026

    TNI Siapkan Kluster Pertanian hingga Perikanan, Kaltim Bidik Ketahanan Pangan Berkelanjutan

    Oktober 6, 2026

    PUPR Kaltim Sepakat Cabut Patok di Lahan Warga Jalan Kurnia Makmur dan Blitar

    Oktober 5, 2026
    1 2 3 … 3,375 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.