Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Erlangga Gandeng BINUS, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan dan Literasi AI di Samarinda

    April 16, 2026

    Potensi Cuan Besar dari Parkir Berlangganan, DPRD Samarinda Minta Jangan Asal Terapkan

    April 16, 2026

    DBH Menurun, DPRD Samarinda Dorong Maksimalkan UMKM dan Pariwisata sebagai Sumber PAD

    April 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Rakerkesda Kaltim 2023, Akmal Malik: Dinas Kesehatan Bukan Dinas Kesakitan
    Diskominfo Kaltim

    Rakerkesda Kaltim 2023, Akmal Malik: Dinas Kesehatan Bukan Dinas Kesakitan

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaDesember 1, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Balikpapan – Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik membuka Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) bertema “Transformasi sistem kesehatan untuk mewujudkan masyarakat sehat, produktif, mandiri dan berkeadilan di Provinsi Kalimantan Timur”. Acara digelar Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim di Ballroom Swiss-Belhotel Balikpapan, Kamis (30/11/2023).

    Pj Gubernur Akmal Malik mengatakan pembangunan bidang kesehatan diarahkan pemerintah untuk menjadikan rakyat Indonesia sehat dan kuat.

    Harapannya ke depan Kaltim memiliki sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkualitas, serta memiliki daya saing tinggi di era global.

    Pembangunan bidang kesehatan merupakan salah satu dari enam urusan wajib pelayanan dasar yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah.

    Sebab itu evaluasi pelaksanaan urusan pelayanan dasar di bidang kesehatan di daerah menjadi sangat penting untuk dilakukan. Pasalnya, hingga saat ini masih lebih didominasi pendekatan kuratif daripada pendekatan preventif.

    “Kita ini namanya dinas kesehatan bukan dinas kesakitan,” canda Akmal.

    Jadi lanjut Akmal, dengan pendekatan preventif bisa dilakukan tindakan untuk mencegah berbagai masalah kesehatan. Tindakan preventif lebih masif dalam melibatkan orang.

    Saat ini, ujar Akmal, Indonesia sedang menghadapi triple burden atau beban tiga kali lipat berbagai masalah penyakit yaitu, penyakit infeksi new emerging dan re-emerging seperti Covid-19, penyakit menular yang belum teratasi dengan baik dan penyakit tidak menular (PTM) yang cenderung naik setiap tahunnya.

    Angka PTM sejak tahun 2010 mulai meningkat yang antara lain disebabkan pola asuh, pola gerak dan pola makan yang tidak baik sehingga muncullah penyakit jantung, gagal ginjal, kanker dan stroke.

    Tidak kalah penting, lanjut Akmal adalah bagaimana penanganan permasalahan kesehatan, salah satunya adalah penanganan stunting yang angkanya cukup tinggi di Kalimantan Timur. Hal ini memerlukan sinergi dan kolaborasi stakeholder terkait untuk penanganannya.

    Penanganan stunting menurut Akmal harus dengan pemberian makanan tambahan (PMT), bukan dengan konvergensi atau rapat-rapat.

    “Tolong road map-nya seperti apa. Dukungannya dari berbagai pihak. Apalagi tadi sudah tanda tangan kepala dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota se-Kaltim. Komitmennya kita tunggu,” tegas Akmal yang menyaksikan penandatanganan komitmen antara dinas kesehatan provinsi Kaltim dengan dinas kesehatan kabupaten/kota se-Kaltim terkait dukungan terbentuknya Griya Sehat di seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Timur.

    Tampak hadir Kepala Dinas Kesehatan Kaltim dr Jaya Mualimin, Kepala Brida Fitriansyah, Direktur RSUD AW Sjahranie dr David Masjhoer, Direktur RSJD Atma Husada Mahakam Indah Puspitasari, Kabid Dokkes Polda Kaltim Kombes Pol Djarot Wibowo dan kepala dinas kesehatan kabupaten/kota se-Kaltim.

    Akmal Malik Rakerkesda Kaltim 2023 SDM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    IMM Kaltim Soroti Isu Lingkungan Hingga SDM, Tegaskan Peran Strategis Mahasiswa dalam Kebijakan Daerah

    April 4, 2026

    Wacana Pemisahan Disporapar Samarinda Menguat, Terkendala Anggaran dan Keterbatasan SDM

    Maret 28, 2026

    Tak Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal Kaltim Bahas Dukungan Infrastruktur Daerah

    Maret 22, 2026

    Lebaran Pertama, Gubernur Kaltim Pilih Temui Lansia di Panti Sosial

    Maret 21, 2026

    Gubernur Kaltim Soroti Peran Strategis Baznas, Penyaluran Zakat Tembus Rp23 Miliar

    Maret 20, 2026

    Satgas Pangan Polda Kaltim Pastikan Stok Aman, Tidak Ada Penimbunan Jelang Lebaran dan Nyepi

    Maret 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Erlangga Gandeng BINUS, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan dan Literasi AI di Samarinda

    Andika SaputraApril 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Upaya peningkatan mutu pendidikan terus didorong melalui kolaborasi berbagai pihak, salah satunya…

    Potensi Cuan Besar dari Parkir Berlangganan, DPRD Samarinda Minta Jangan Asal Terapkan

    April 16, 2026

    DBH Menurun, DPRD Samarinda Dorong Maksimalkan UMKM dan Pariwisata sebagai Sumber PAD

    April 16, 2026

    Soal BPJS Kota dan Provinsi, Iswandi Tegaskan Jangan Bikin Publik Bingung

    April 16, 2026

    Komisi III DPRD Samarinda Soroti Halte Tak Terpakai dan Rendahnya Disiplin Pelican Crossing

    April 15, 2026
    1 2 3 … 3,059 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.