Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dari Rumah Cagar Budaya, Tenun Samarinda Terus Menghidupi Generasi

    Maret 31, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Revitalisasi Pasar Segiri, Terapkan Sistem Zonasi dan Layanan 24 Jam

    Maret 31, 2026

    Dibina BI, UMKM Kampung Ketupat Samarinda Tumbuh Pesat hingga Tembus Pasar Luar Daerah

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Kehilangan Lokasi Belajar, DPRD Bontang Akan Fasilitasi Yayasan TK Plus Al Muhajirin
    DPRD Bontang

    Kehilangan Lokasi Belajar, DPRD Bontang Akan Fasilitasi Yayasan TK Plus Al Muhajirin

    RamadhanBy RamadhanNovember 29, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua Komisi I DPRD Bontang Raking (.ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Bontang – Komisi I DPRD Bontang menggelar rapat dengar pendapat (RDP) terkait Yayasan TK Plus Al Muhajirin Kelurahan Loktuan yang mengeluhkan tak memiliki lokasi permanen untuk fasilitas kegiatan belajar mengajar.

    Mukrim, salah satu perwakilan yayasan mengatakan sejak Masjid Terapung beroperasi pihaknya tak lagi memiliki tempat belajar permanen.

    “Sebelumnya itu kan kami bergabung dengan Masjid Al-Muhajirin, tapi setelah dibongkar kami sudah berpindah-pindah tempat,” jelasnya.

    Selain itu, pihaknya pun telah mengajukan surat ke pengurus Masjid Terapung Al-Muhajirin supaya bisa menggunakan kembali masjid. Namun hal itu tak terwujud sebab lokasi masjid saat ini yang di atas laut, dianggap membahayakan peserta didik. Di sisi lain, jarak toilet yang jauh dan dikhawatirkan bakal mengganggu pengunjung masjid.

    “Kalau persoalan masjid di atas laut dan dinilai riskan sebenarnya itu kurang tepat karena kan anak-anak ini anak Selambai yang hari-hari memang tiggalnya di atas laut,” ucapnya.

    Wakil Ketua Komisi I DPRD Bontang Raking mengatakan dari keluh kesah yayasan dan tenaga pendidik, pihaknya akan membantu memfasilitasi untuk mencari lokasi.

    “Kalau dari kami itu kasih solusi supaya bisa menggunakan Balai Pertemuan Umum (BPU) Selambai dengan pendekatan persuasif kepada masyarakat sekitar,” imbuhnya.

    Sementara itu, salah seorang kepala seksi di Kelurahan Loktuan, Widya mengungkapkan jika kelurahan telah memberikan solusi dengan memanfaatkan gedung perpustakaan milik Kelurahan Loktuan.

    “Kami sudah samapaikan bahwa bisa menggunakan fasilitas perpustakaan namun kondisinya saat ini tengah dilakukan renovasi. Jadi kemungkinan hal itu yang membuat pihak yayasan menolak karena dinilai cukup berbahaya bagi anak-anak,” tutupnya.

    Ketua DPRD Bontang Raking RDP Yayasan TK Plus Al Muhajirin
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ramadhan

    Related Posts

    Status Hukum Dicabut, Pemilik Cafe Pesona Sambut Baik Hasil Mediasi DPRD Samarinda

    Maret 11, 2026

    Pemkot Samarinda Tegaskan Pembangunan Puskesmas Sidomulyo Berdasarkan Penguasaan Itikad Baik

    Februari 26, 2026

    Yonavia Minta Dokumen Izin PT HKI dan PT BNP untuk Verifikasi

    Agustus 13, 2025

    DPRD Kaltim akan Bentuk Tim Lintas Komisi Tindak Lanjuti Sengketa Dua Pabrik Sawit di Kutai Barat

    Agustus 12, 2025

    DPRD Kaltim Setuju Penguatan DMI Lewat Skema Dukungan Terpadu

    Agustus 5, 2025

    Komisi III DPRD Kaltim Gagas Raperda Pemanfaatan Sungai sebagai Sumber PAD

    Agustus 5, 2025
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dari Rumah Cagar Budaya, Tenun Samarinda Terus Menghidupi Generasi

    Andika SaputraMaret 31, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Usaha sarung tenun khas Samarinda terus bertahan sebagai warisan budaya yang diwariskan…

    Pemkot Samarinda Siapkan Revitalisasi Pasar Segiri, Terapkan Sistem Zonasi dan Layanan 24 Jam

    Maret 31, 2026

    Dibina BI, UMKM Kampung Ketupat Samarinda Tumbuh Pesat hingga Tembus Pasar Luar Daerah

    Maret 31, 2026

    Dikejar Keterbatasan Anggaran, Samarinda Genjot Pariwisata Lewat Branding dan Inovasi

    Maret 31, 2026
    Our Picks

    Dari Rumah Cagar Budaya, Tenun Samarinda Terus Menghidupi Generasi

    Maret 31, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Revitalisasi Pasar Segiri, Terapkan Sistem Zonasi dan Layanan 24 Jam

    Maret 31, 2026

    Dibina BI, UMKM Kampung Ketupat Samarinda Tumbuh Pesat hingga Tembus Pasar Luar Daerah

    Maret 31, 2026

    Dikejar Keterbatasan Anggaran, Samarinda Genjot Pariwisata Lewat Branding dan Inovasi

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.