Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    April 12, 2026

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026

    Aksi Nyata Mahasiswa, 8 Organisasi Bersatu Galang Dana untuk Korban Kebakaran Batu Ampar

    April 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kutim»DPRD Kutai Timur Serukan Revolusi Pengawasan di Sekolah: Stop Bullying!
    DPRD Kutim

    DPRD Kutai Timur Serukan Revolusi Pengawasan di Sekolah: Stop Bullying!

    SittiBy SittiNovember 10, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Yan, Ketua Komisi D DPRD Kutim
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Sangatta – Dalam upaya mencegah maraknya kejadian bullying di sekolah, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kutai Timur Yan telah menyampaikan imbauan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur untuk menyebarkan pedoman kepada tenaga pendidik, terutama guru.

    Yan menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap siswa, terutama di saat-saat kelas tidak diisi oleh guru.

    “Sudah kita sampaikan kepada Disdikbud untuk disebarkan kepada tenaga pendidik kita, terutama guru, agar semua kita mengawasi anak-anak. Banyak guru yang diajak bimtek, pelatihan atau mendapatkan tugas lain sehingga anak-anak terbengkalai. Inilah yang sering terjadi,” ungkap Yan saat wawancara, Kamis (9/11/2023).

    Dalam pandangannya, kejadian bullying cenderung meningkat ketika kelas dibiarkan tanpa pengawasan guru. Oleh karena itu, Yan mengimbau kepada semua guru, terutama kepala sekolah, untuk memastikan keberadaan pengawas ketika kelas kosong.

    “Jangan sampai banyak dinas keluar dan kelas kosong tanpa guru. Jangan sampai banyak jam kosong, kelas-kelas belajar harus ada satu orang yang mengawas,” tegas Yan. Menurutnya, situasi seperti ini seringkali menjadi celah terjadinya perilaku bullying di antara siswa.

    Yan juga menyampaikan keprihatinan terhadap berbagai bentuk kejadian bullying, termasuk candaan atau perkelahian, yang sering terjadi tanpa pengawasan.

    “Bukan hanya anak berkebutuhan khusus yang harus diberikan perhatian khusus, anak yang nakalnya luar biasa juga harus mendapatkan perhatian khusus,” tambahnya.

    Himbauan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung perkembangan positif bagi seluruh siswa.

    Bullying Ketua DPRD Kutim Yan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Agusriansyah Puji Komitmen Akselerasi Pembangunan Infrastruktur Kutai Timur

    November 24, 2023

    Jimmi Dorong Raperda Sarpras Utilitas Umum Perumahan Demi Sarana Prasarana Berkualitas

    November 22, 2023

    DPRD Kutim Dorong Pelatihan Mengemudi dan Berikan SIM Gratis untuk Masyarakat Kurang Mampu

    November 22, 2023

    Masih Berkutat Legalitas Kepemilikan Tanah, DPRD Kutim Dorong Penyelesaian Konflik Tanah

    November 22, 2023

    Joni: Semua Hasil Reses Anggota DPRD Kutim Terintegrasi Dalam SIPD

    November 21, 2023

    Joni Tekankan Pentingnya Komunikasi Efektif Wujudkan Pemilu Damai 2024

    November 21, 2023
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    Andika SaputraApril 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda masih menunggu respons resmi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov)…

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026

    Aksi Nyata Mahasiswa, 8 Organisasi Bersatu Galang Dana untuk Korban Kebakaran Batu Ampar

    April 12, 2026

    Tiga Motor Terbakar di Dealer Yamaha Samarinda, Diduga Akibat Korsleting Listrik

    April 12, 2026

    Masyarakat Jadi Kunci, Populasi Pesut Mahakam Mulai Tumbuh Perlahan

    April 12, 2026
    1 2 3 … 3,052 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.