Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    April 10, 2026

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kutim»Siang Geah: Pangan Itu Urusan Hidup Mati, Harus Diurusi Serius
    DPRD Kutim

    Siang Geah: Pangan Itu Urusan Hidup Mati, Harus Diurusi Serius

    SittiBy SittiOktober 19, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Siang Geah di Gedung DPRD Kutim, Kamis (19/10/2023).
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Sangatta – Kutai Timur (Kutim) sebuah kabupaten yang memiliki luas lahan yang sangat subur di Kalimantan Timur. Namun sayang, hingga saat ini masih mengandalkan pasokan bahan pokok pangan dari luar daerah.

    Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim Siang Geah menilai, bahwa potensi pertanian yang besar di daerah ini belum dimanfaatkan sepenuhnya.

    “Tanah di Kutim sangat luas dan subur, serta berpotensi besar jika dikelola dengan baik untuk mencukupi kebutuhan pangan di Kutim,” ungkap Siang Geah di Gedung DPRD Kutim, Kamis (19/10/2023).

    Siang Geah memahami bahwa ketahanan pangan bukanlah masalah sepele.
    “Ketahanan pangan adalah masalah hidup mati bagi sebuah bangsa. Ini adalah permasalahan yang krusial dan fundamental yang harus ditangani secara serius,” tegasnya.

    Ia juga menyoroti dua isu penting, yaitu krisis pangan dan krisis energi yang saat ini menjadi perhatian serius dunia. Siang Geah berpendapat bahwa Indonesia harus mengurangi ketergantungan pada impor bahan pangan dari luar negeri.

    “Saat ini, beberapa negara di dunia telah mulai merasakan krisis pangan dan ada yang membatasi impor ke Indonesia, termasuk Kalimantan Timur. Beberapa negara lebih mengutamakan kepentingan dalam negerinya sendiri,” tambahnya.

    Visi untuk mencapai swasembada pangan ini sejalan dengan misi PDIP yang menekankan pentingnya Indonesia menjadi swasembada pangan. Salah satu langkah konkrit dalam mencapainya adalah melalui program pangan estate yang sedang dijalankan di Kutim.

    “Kutim adalah surga pertanian, dengan luas lahan dan kondisi tanah yang subur. Program food estate tidak hanya fokus pada tanaman padi, tetapi juga tanaman pokok pengganti nasi seperti talas, singkong dan lainnya. Ini dilakukan secara sistematis dan menyeluruh,” pungkasnya.

    Potensi besar yang dimiliki oleh Kutai Timur adalah titik terang dalam upaya mencapai swasembada pangan di daerah ini. Ketahanan pangan bukan sekadar harapan, tetapi juga kebutuhan mendesak bagi masyarakat Kutim.

    bahan pokok pangan DPRD Kutim PDIP Siang Geah
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    PDIP Siapkan Kader Pilkada, Kepemimpinan Rudy Mas’ud Diminta Dievaluasi

    Maret 4, 2026

    Jelang Ramadan, Warga Harap Gerakan Pangan Murah Tak Sekadar Simbolis

    Februari 13, 2026

    Disdag Samarinda Pastikan Stok Aman Jelang Ramadan dan Lebaran

    Februari 3, 2026

    KI Kaltim Dorong PPID Kecamatan dan Kelurahan Tingkatkan Pelayanan Informasi Publik

    Agustus 11, 2025

    PDIP Usung Konsep Trisakti untuk Keseimbangan Pembangunan dan Kelestarian Lingkungan

    Juli 14, 2025

    PDIP Kukar Kirimkan Enam Nama ke DPP untuk Calon Ketua DPRD

    Januari 23, 2025
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    Ratu ArifanzaApril 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan kebijakan Work From Home (WFH) akan mulai…

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026

    PAD Samarinda Triwulan I 2026 Lampaui Target, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama

    April 10, 2026

    Pemkot Samarinda Terapkan WFH Setiap Jumat, Andi Harun: Tidak Sekadar Formalitas

    April 10, 2026
    1 2 3 … 3,048 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.