Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemprov Raih Penghargaan Inovasi Pendidikan, Rudy Mas’ud Dinobatkan Pelopor Transformasi

    July 31, 2026

    Dishub Siapkan Perluasan Pembatasan Isi Pertalite Untuk Kendaraan Roda Empat di Sejumlah SPBU

    July 31, 2026

    NasDem Kaltim Pasang Target Perkuat Basis Politik, Celni Pita Sari Nahkodai DPW 2026–2031

    July 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Indonesia Jadi Negara Yang Berhasil Turunkan CO2, Isran: Ada di Kaltim
    Diskominfo Kaltim

    Indonesia Jadi Negara Yang Berhasil Turunkan CO2, Isran: Ada di Kaltim

    Rahmat FGBy Rahmat FGJune 15, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor menyebut di seluruh dunia yang telah berhasil menurunkan emisi karbon dioksida hanya di Indonesia.

    Teks: Gubernur Kaltim Isran Noor pada acara Penganugerahan Penghargaan Proper, Adiwiyata dan Kalpataru dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2023 “Solusi Untuk Polusi Plastik” di Hotel Mercure Samarinda, Kamis (15/6/2023).

    “Ada di Kalimantan Timur,” kata Isran dalam acara Penganugerahan Penghargaan Proper, Adiwiyata dan Kalpataru dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2023 “Solusi Untuk Polusi Plastik” di Hotel Mercure Samarinda, Kamis (15/6/2023).

    Isran menegaskan, disamping memiliki peran besar di dalam mendapatkan devisa negara, Kaltim juga tak lupa tetap menjaga lingkungan.

    Ketua Umum APPSI itu mengungkapkan, dari penurunan emisi itu Kaltim mendapat bayaran Rp1,6 triliun walaupun yang dibayar oleh World Bank adalah 22 juta ton karbon dioksida ekuivalen dari 32 juta ton yang sudah terukur dan divalidasi oleh Dinas Lingkungan Hidup.

    “Dan itu sudah dikonversi dengan harga lima dollar per ton karbon dioksida ekuivalen. Lumayan daripada tidak ada duit dan itu paling besar dibayar,” ucapnya.

    Sementara 10 juta ton sisanya, lanjut Isran, tidak masuk di dalam emission reduction payment agreement antara pemerintah dengan World Bank namun telah disepakati akan dibayar 30 dollar per ton.

    Ia mengaku dirinya telah membicarakan sisa 10 juta ton dengan pimpinan World Bank untuk menindaklanjuti apakah dengan B2B ataupun dengan lelang.

    “Hampir tambahannya itu 5,4 triliun rupiah untuk Kaltim, sedang dalam proses. Kalau lelang bisa di atas 30 dollar tapi yang sekarang disepakati 30 dollar,” sebutnya.

    Ia pun menceritakan mengapa bisa terjadi pembayaran 110 juta dollar dimana pada saat Conference of the Parties ke-26 (COP26) di Glasgow, Skotlandia, dirinya membaca 10 tahun janji oleh negara-negara yang paling banyak industrinya dan paling merusak lingkungan tidak pernah berhasil melakukan komitmennya.

    “Suatu masa saat saya diberi kesempatan ngomong, pada November 2021 saya bilang kalau negara-negara yang sudah memilki komitmen ingin membayar kompensasi kepada negara yang berhasil menurunkan emisi gas buangnya tidak melaksanakannya, pulang saya dari Glasgow saya akan babat hutan itu, saya bakar,” ungkapnya.

    Kemudian lima bulan setelah dirinya pulang dari Glasgow, keluar pemberitahuan akan dibayar penurunan gas emisi tersebut.

    “Harus main gretak karena kalau kita bakar hutan ini, kita habisi yang tenggelam duluan itu di sana, Eropa. Gaer padahal mana aku mau menebang hutan beneran tapi memang itu menakutkan. Itulah yang dibayar Rp1,6 triliun,” ujarnya.

    APSSI Isran Noor Kaltim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Rahmat FG

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    May 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    May 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    May 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    May 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    May 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    May 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemprov Raih Penghargaan Inovasi Pendidikan, Rudy Mas’ud Dinobatkan Pelopor Transformasi

    R’syaJuly 31, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) dalam memperkuat sektor pendidikan mendapat…

    Dishub Siapkan Perluasan Pembatasan Isi Pertalite Untuk Kendaraan Roda Empat di Sejumlah SPBU

    July 31, 2026

    NasDem Kaltim Pasang Target Perkuat Basis Politik, Celni Pita Sari Nahkodai DPW 2026–2031

    July 31, 2026

    Indonesia Torehkan Rekor Dunia dan Rekor Asia di World Para Athletics Grand Prix 2026

    July 31, 2026

    Samarinda Akhiri Open Dumping, Zona Baru TPA Sambutan Mulai Beroperasi

    July 31, 2026
    1 2 3 … 3,251 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.