Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Muncul di Hadapan Publik Setelah Hampir Satu Dekade, Rita Widyasari Soroti Pentingnya Pemberitaan Berimbang

    Juni 13, 2026

    Open Turnamen Karate Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim Jadi Ajang Cari Bibit Atlet Masa Depan

    Juni 13, 2026

    Tak Lagi Soal Kesepian, Anak Muda Justru Nyaman Habiskan Waktu Sendiri

    Juni 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Zulkifli: Kami Cuma Ingatkan Komitmen PKT, Pemkot Klaim Tak Ingin Kuasai Wanatirta
    Advertorial

    Zulkifli: Kami Cuma Ingatkan Komitmen PKT, Pemkot Klaim Tak Ingin Kuasai Wanatirta

    MartinusBy MartinusNovember 6, 201802 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim Bontang – Pemkot Bontang mengklaim bahwa pihaknya bukan ingin menguasai aset PT Pupuk Kaltim. Namun justru hanya ingin mengingatkan
    komitmen Pupuk Kaltim terkait pelestarian lingkungan.
    Asisten II Setda Bontang Zulkifli, menuturkan bahwa penetapan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dalam Perda nomor 11 tahun 2012 bermaksud untuk menguatkan komitmen Pupuk Kaltim yang melestarikan hutan kota Wanatirta. “Bahkan, sejak dulu Pupuk Kaltim mencoba melakukan rehabilitasi lahan serta pengayaan flora dan fauna,” jelas Zulkifli saat menggelar konferensi pers di Rujab Wali Kota Bontang bersama Pj Sekda Bontang, Senin (5/11/2018)
    Bahkan, lanjutnya, dari laporan yang diterima sudah terdapat 113.000 pohon yang sudah ditanam di hutan Wanatirta. Hal tersebut tentu menjadi satu kebanggan bagi masyarakat Bontang dan Pupuk Kaltim sendiri. Namun, ketika revisi Perda RTRW dilakukan pemerintah, Pupuk Kaltim mengusulkan perubahan peruntukkan dari hutan kota Wanatirta.
    “Padahal, sebelumnya pada revisi Perda RDTR nomor 1 tahun 2016, Pupuk Kaltim sudah mengajukan perubahan peruntukkan Taman Cibodas menjadi area perkantoran. “Itu sudah kami coba penuhi sebagai kerja sama kami, karena kami memahami rencana pengembangan industrinya,” bebernya.
    Namun, usulan perubahan Wanatirta, Zulkifli menyatakan bahwa Pemkot Bontang tak bisa mengabulkannya. Karena sudah ditetapkan sejak 2004 hutan Wanatirta sebagai kawasan RTH melalui SK direksi. “Ini yang kami pertahankan, komitmen dari mereka (Pupuk Kaltim, Red),” imbuhnya.
    Mengingat dalam usulan perubahan peruntukkan, sesuai dengan masterplan-nya terdapat zona perumahan baru, club house, university, hospital, office park, shopping arcade, convention center, mice, dan hotel. “Sejak adanya usulan itu, kami berproses dan difasilitasi Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR),” terang dia.
    Pemkot, tentunya akan tetap mempertahankan hutan Wanatirta sebagai penyangga lingkungan agar tidak terjadi dampak lebih luas dengan adanya kegiatan industri. “Pemkot Bontang sama sekali tidak ada maksud menguasai aset. Aset tetap dikuasai mereka, dan kami mencoba mempertahankan fungsinya,” tegas Zulkifli.
    Baik itu fungsi resapan air, fungsi keanekaragaman hayati, dan fungsi keseimbangan lingkungan. Harapannya bisa tetap dijaga kelestarian hutan di Bontang. Kami berharap ada titik temu, dan semoga Pupuk Kaltim legowo bahwa ini untuk kepentingan masyarakat luas, bukan pemerintah,” pungkasnya.
    Sebelumnya, saat rapat koordinasi di Kementerian ATR, Wali Kota Bontang Neni tetap mempertahankan hutan Wanatirta. Mengingat Tim Perda RTRW dari Pemkot dengan hasil kajian baik dari LAPI dan ITB menunjukkan kondisi yang ada, bahwa hutan Wanatirta berfungsi untuk keaneka ragaman hayati, menjaga iklim mikro, menjaga resapan air bawah tanah serta menyediakan udara bersih.
    “Dan yang paling penting adalah hutan Wanatirta untuk sustainable kota kedepan dengan lingkungan yang bersih dan sehat,”mintanya.(bie)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    DPRD Nilai Komitmen Pemkot dalam Memajukan UMKM Semakin Terlihat

    Juni 11, 2026

    Nilai TKA Tinggi, DPRD Minta Disdik Petakan Sekolah yang Masih Tertinggal

    Juni 10, 2026

    Pengunjung Pasar Pagi Anjlok, DPRD Samarinda Minta Pemkot Fokus Benahi Masalah

    Juni 10, 2026

    Samarinda Bangun PLTSa, DPRD Pertanyakan Nasib 10 Insinerator yang Sudah Dibeli

    Juni 9, 2026

    Penataan SKM Kini Berpayung Hukum, Bangunan di Bantaran Ditertibkan Bertahap

    Juni 9, 2026

    Sempadan Sungai Bisa Atasi Banjir, DPRD Masih Cari Celah Kewenangan

    Juni 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Muncul di Hadapan Publik Setelah Hampir Satu Dekade, Rita Widyasari Soroti Pentingnya Pemberitaan Berimbang

    SittiJuni 13, 2026

    Insitkaltim, Samarinda – Setelah hampir sembilan tahun tidak tampil dalam agenda publik terbuka, mantan Bupati Kutai…

    Open Turnamen Karate Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim Jadi Ajang Cari Bibit Atlet Masa Depan

    Juni 13, 2026

    Tak Lagi Soal Kesepian, Anak Muda Justru Nyaman Habiskan Waktu Sendiri

    Juni 13, 2026

    80 Persen Warga Kaltim Terhubung Internet, Penyebaran Hoaks Kian Masif

    Juni 13, 2026

    Ririn Optimistis Maratua Jazz 2026 Dongkrak Kunjungan Wisata dan PAD Berau

    Juni 13, 2026
    1 2 3 … 3,143 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.