Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    April 12, 2026

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026

    Aksi Nyata Mahasiswa, 8 Organisasi Bersatu Galang Dana untuk Korban Kebakaran Batu Ampar

    April 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Nasional»Pandemi Covid-19, Sepanjang Tahun 2020 Memberi Dampak Negatif Terhadap Pembangunan IKN
    Nasional

    Pandemi Covid-19, Sepanjang Tahun 2020 Memberi Dampak Negatif Terhadap Pembangunan IKN

    AdminBy AdminJanuari 26, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Menteri Keuangan Sri Mulyani( foto_Ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan defisit pada 2020 mencapai 2,5 kali lipat dari yang ditargetkan sebelumnya sebesar Rp307 triliun menjadi sekitar Rp948 triliun. Dengan defisit segunung itu, Sri Mulyani bahkan menyebut pemerintah bisa membangun bukan hanya satu, tapi dua IKN.

    “Defisit naiknya hampir 2,5 kali lipat dan kebutuhan pembiayaan kita mencapai Rp1.600 triliun. Itu saya sampaikan kepada Presiden (Jokowi). Peningkatan hingga Rp900 triliun. Pada pembiayaan itu sudah bisa dapat dua IKN,” kata Sri Mulyani di Jakarta pada acara Rapat Koordinasi Nasional PC-PEN, Kamis (26/1/2023).

    Seperti diketahui, pembangunan IKN di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara diproyeksikan bakal menelan dana tidak kurang dari Rp450 triliun. Sebab, dengan defisit yang mencapai Rp948 triliun, Sri Mulyani berani mengatakan jika dari pembiayaan defisit itu, sudah bisa dibangun dua IKN.

    Melesatnya defisit anggaran itu disebutkan Sri Mulyani sangat dipengaruhi oleh meluasnya sebaran Covid-19 di Indonesia maupun dunia. Kondisi ini secara langsung menghantam dua komponen penting APBN. Pertama penerimaan negara anjlok, di sisi lain belanja negara untuk penanganan Covid-19 melesat naik.

    “Pendapatan negara tahun 2020 anjlok hingga 16% menjadi Rp1.647 triliun. Di sisi lain belanja negara membengkak hingga 12,4% menjadi Rp2.595 triliun,” tambah Sri Mulyani.

    Untuk diketahui oleh masyarakat, pembiayaan anggaran itu merupakan upaya pemerintah untuk menutup defisit dengan penarikan utang baru. Dukungan lainnya bisa dilakukan dengan komponen pembiayaan investasi dan penjaminan pemerintah.

    Penanganan kondisi pada tahun pertama pandemi Covid-19 itu menurut Sri Mulyani sangat tidak mudah. Pemerintah bukan hanya dipusingkan untuk bisa mendapatkan pendanaan yang cepat untuk menutup defisit, saat bersamaan situasi dunia juga sedang bergejolak. Imbasnya, sangat sulit untuk mendapatkan surat utang dunia. Sementara di dalam negeri sendiri, penanganan Covid-19 harus dilakukan secara masif dengan vaksinasi, di sisi lain ekonomi juga harus tetap bisa bergerak.

    Di tengah ketidakpastian itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Bank Indonesia menyepakati kerja sama pembelian surat utang dalam skema burden sharing, semacam berbagi beban.

    “Lewat kerja sama itu, Bank Sentral membantu pemerintah menutup defisit dengan memborong surat utang pemerintah dengan biaya bunga murah,” tutup Sri Mulyani.

    Kerja sama burden sharing sangat dimungkinkan dalam situasi luar biasa pandemi. BI telah membeli lebih dari Rp1.000 triliun surat utang pemerintah melalui kerja sama itu.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Air Jadi Tambang Baru, Gubernur Rudy Mas’ud Genjot Pajak Permukaan di Kaltim

    Maret 28, 2026

    Kaltim Bidik Kelapa Genjah sebagai Primadona Baru di Era IKN

    Maret 27, 2026

    Prabowo Terima Kritik, Dorong Peran Devil’s Advocate untuk Uji Kebijakan

    Maret 20, 2026

    Prabowo Soroti Budaya Laporan Asal Bapak Senang, Tekankan Pentingnya Kejujuran Data

    Maret 20, 2026

    Hilal Tak Terpantau di 170 Titik, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H di Hari Sabtu

    Maret 19, 2026

    Menaker Yassierli Tinjau Posko THR Idulfitri 2026

    Maret 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    Andika SaputraApril 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda masih menunggu respons resmi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov)…

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026

    Aksi Nyata Mahasiswa, 8 Organisasi Bersatu Galang Dana untuk Korban Kebakaran Batu Ampar

    April 12, 2026

    Tiga Motor Terbakar di Dealer Yamaha Samarinda, Diduga Akibat Korsleting Listrik

    April 12, 2026

    Masyarakat Jadi Kunci, Populasi Pesut Mahakam Mulai Tumbuh Perlahan

    April 12, 2026
    1 2 3 … 3,052 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.