Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Lampaui Target Nasional, Stunting di Samarinda Turun Jadi 17,13 Persen

    Juli 14, 2026

    Efisiensi Anggaran Hambat Program Keluarga Berkualitas, DPPKB Samarinda Ajukan Tambahan Dana

    Juli 14, 2026

    Empat Final Ideal Piala Dunia 2026: Ada Ulangan Qatar 2022 hingga Duel Messi-Yamal

    Juli 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Agusriansyah Minta Pemkab Kutim Dalam Penerimaan PNS dan PPPK Disesuaikan dengan Kebutuhan
    Advertorial

    Agusriansyah Minta Pemkab Kutim Dalam Penerimaan PNS dan PPPK Disesuaikan dengan Kebutuhan

    AdminBy AdminJuni 30, 202202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nuril – Editor: Redaksi

    Insitekaltim,Sangatta – Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Agusriansyah Ridwan minta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur, dalam pengajuan penerimaan pegawai negeri sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) disesuaikan dengan kebutuhan dan berdasarkan analisis jabatan yang ada.

    Pasalnya, mulai tahun depan, tenaga kerja kontrak daerah (TK2D) ditiadakan dan akan diganti dengan sistem outsourcing.

    “Per bulan November 2023 nanti TK2D benar-benar ada pemetaannya, bahwa kita juga sudah mendengar dari Menpan RB TK2D tidak serta merta dihapuskan yang sebenarnya untuk dilakukan perbaikan,” ungkap Agusriansyah kepada awak media di Kantor DPRD Kutim, Kawasan Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta, Selasa (28/6/2022)

    Selain itu juga bertujuan untuk penataan pegawai di lingkungan pemerintah sesuai jabatan tersedia. Oleh karena itu, ia bergarap kepada pemerintah agar memiliki analisis jabatan yang dibutuhkan.

    Disamping itu, pemerintah juga supaya membuat formulasinya sesuai dengan kebutuhannya.

    “Tentu harapan kita bagaimana pemerintah dalam pengajuan penerimaan PNS maupun PPPK betul-betul mengajukan berdasarkan analisis jabatan yang ada agar maksimal,” urainya.

    Lanjutnya, seperti yang telah diajukan oleh Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutim telah mengajukan PPPK, kurang lebih 2.015 formasi. Itu artinya, dari 6.000 an orang TK2D yang ada di Kutim hanya akan menyisakan 4.000 an orang tenaga honor.

    “Tapi kita juga sudah dapat keterangan dari pemerintah, yang 4.000 orang tadi sedang dicarikan formulasinya, tetap mempertahankan dan mencari sumber pendapatan lain yang sah untuk memberikan honor atau gaji mereka,” jelasnya.

    Meskipun demikian, tetap harus memenuhi kualifikasi. Berdasarkan laporan pemerintah, lanjut Agustiansyah, masih ad 3.000 an orang yang malah tamatan SMA sederajat.

    “Itu harus dipikirkan, karena jelas kualifikasi untuk memenuhi formasi tersebut minimal S1 mungkin ada untuk formasi SMA, tapi pasti terbatas, nah ini mau dianalisis kembali,” tutupnya.

    Agusriansyah PNS PPPK TK2D
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    Juli 9, 2026

    Lelang Lambat Imbas Dinamika Anggaran Pusat, Realisasi Fisik PUPR Masih Minim

    Juli 9, 2026

    Tiga Jalan Protokol di Samarinda Gelap Gulita, Dewan Desak Dishub Segera Peremajaan Tiang

    Juli 9, 2026

    Nunggak Proyek 2025, DLH Samarinda Tersangkut Utang Rp8,4 Miliar

    Juli 8, 2026

    Sektor UKM dan Rumah Tangga Merugi Akibat Pemadaman Listrik Massal di Samarinda

    Juli 8, 2026

    Andalkan Aplikasi Lawas 2024, Penentuan Jarak Domisili SPMB Samarinda Ternyata Masih Manual

    Juli 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Lampaui Target Nasional, Stunting di Samarinda Turun Jadi 17,13 Persen

    Nur AjijahJuli 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Angka prevalensi stunting di Kota Samarinda terus menunjukkan tren penurunan, dari 20…

    Efisiensi Anggaran Hambat Program Keluarga Berkualitas, DPPKB Samarinda Ajukan Tambahan Dana

    Juli 14, 2026

    Empat Final Ideal Piala Dunia 2026: Ada Ulangan Qatar 2022 hingga Duel Messi-Yamal

    Juli 14, 2026

    BUMRT Bakal Kelola Kandang Anti Bau, Varia Niaga Siapkan Model Bisnis dan Pendampingan

    Juli 14, 2026

    Efisiensi Anggaran Jangan Sampai Korbankan Mutu Pendidikan Kaltim

    Juli 14, 2026
    1 2 3 … 3,213 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.