Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Karhutla Samarinda Tembus 273 Hektare, DPRD Dorong Gerak Cepat Hadapi Ancaman El Nino

    September 15, 2026

    Tanggap Darurat Berakhir 21 September, Begini Nasib BTT Rp2,5 Miliar untuk Kekeringan Samarinda

    September 15, 2026

    Jadi Ketua Golkar Kukar Lagi, Hamas Buka Peluang Maju Pilkada

    September 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Ekspor Pisang Kepok Grecek di Kaliorang Terkendala Transportasi
    Advertorial

    Ekspor Pisang Kepok Grecek di Kaliorang Terkendala Transportasi

    SeliBy SeliMei 6, 202102 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Kasi Produksi dan Perlindungan Tanaman Hortikultura, Dinas Pertanian Kutai Timur, Wahyudi Nor saat diwawancarai media Insitekaltim.com di ruangannya, Kantor Dinas Pertanian, Kawasan Bukit Pelangi, Sangatta pada Selasa (4/5/2021)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nuril – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Sangatta – Kegiatan ekspor Pisang Kepok Grecek oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terkendala transportasi darat maupun laut.

    Dalam satu bulan, permintaan Malaysia terhadap Pisang Kepok Grecek sebanyak 800 ton. Namun, Gapoktan di wilayah Kutim hanya mampu menyediakan maksimal 80 ton saja. Itu artinya masih membutuhkan produksi yang lebih terhadap pisang Kepok Grecek ini agar dapat memenuhi kebutuhan lokal dan ekspor.

    “Adapun kendala yang mereka hadapi salah satunya ialah perihal transportasi pengangkutan. Baik yang melalui darat, dari Kecamatan Kaliorang menuju Balikpapan serta jalur laut yang dari Balikpapan menuju Malaysia dimana harus melewati jalur Jakarta,” ujar Kasi Produksi dan Perlindungan Tanaman Hortikultura, Dinas Pertanian Kutim, Wahyudi Nor saat diwawancarai oleh Insitekaltim.com di Kantor Dinas Pertanian, Kawasan Bukit Pelangi, Sangatta, Selasa (4/5/2021).

    Yudi, sapaan akrabnya, menjelaskan jika Pelabuhan Maloy dapat beroperasi, maka akan menjadi alternatif pengiriman ekspor Pisang Kepok Grecek menuju Malaysia. Lantaran tidak memerlukan lagi jalur darat menuju Balikpapan.

    Pasalnya, pengiriman tersebut juga mempengaruhi kualitas dari Pisang Kepok Grecek.

    “Waktu tempuh perjalanan dari Kecamatan Kaliorang menuju Malaysia itu kurang lebih 13 hari sehingga petani harus memanen Pisang Kepok Grecek tersebut saat tingkat kematangannya mencapai 70 persen” jelas Yudi.

    Sehingga ketika pisang tersebut sampai di Malaysia telah mencapai tingkat kematangan yang sempurna. Hal itu juga sudah diantisipasi dengan pemberian freezer di setiap kontainer pengangkut pisang.

    “Untuk itu jika pelabuhan Maloy beroperasi maka akan mengurangi biaya pengangkutan serta lebih mempersingkat waktu pengiriman,” tutup Yudi.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026

    DPRD Samarinda Minta Sekolah Siapkan Opsi Daring Saat Udara Memburuk

    September 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Karhutla Samarinda Tembus 273 Hektare, DPRD Dorong Gerak Cepat Hadapi Ancaman El Nino

    Ratu ArifanzaSeptember 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Samarinda telah mencapai sekitar 273…

    Tanggap Darurat Berakhir 21 September, Begini Nasib BTT Rp2,5 Miliar untuk Kekeringan Samarinda

    September 15, 2026

    Jadi Ketua Golkar Kukar Lagi, Hamas Buka Peluang Maju Pilkada

    September 15, 2026

    LPG Bersubsidi Jadi Penekan Biaya Produksi, 137 UMKM Perempuan Samarinda Masuk Sasaran

    September 15, 2026

    Pemkot Samarinda Luncurkan Kartu KEMAS, Perkuat Akses LPG 3 Kg bagi UMKM

    September 15, 2026
    1 2 3 … 3,342 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.