Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sukri Dorong Penguatan Literasi Jurnalistik di OPD, Tekankan Pentingnya Verifikasi Informasi

    April 15, 2026

    Isu Kepesertaan Menguat, Kadinkes Samarinda Minta Publik Pahami Batas Kewenangan

    April 15, 2026

    Perdana Digelar, BPSDM Kaltim Tingkatkan Kompetensi ASN di Bidang Penulisan dan Publikasi

    April 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Masih Sistem Online, Sekolah di Samarinda Bakal Dapat Jatah Rp 5 Juta untuk Kuota Internet
    Daerah

    Masih Sistem Online, Sekolah di Samarinda Bakal Dapat Jatah Rp 5 Juta untuk Kuota Internet

    AdminBy AdminAgustus 18, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Samuel Editor : Redaksi

    Insitekaltim, Samarinda – Bekerja sama dengan PT Telkomsel, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Samarinda akan menyediakan jatah kuota minimal senilai Rp5 juta untuk tiap-tiap sekolah di Samarinda.

    Kegiatan belajar mengajar masih menggunakan sistem online imbas pandemi Covid-19. Sehingga mau tidak mau, ketersediaan kuota internet menjadi kendala.

    Di Kota Tepian, terdapat total 310 sekolah negeri setingkat SD dan SMP yang semuanya menggunakan sistem online. Solusinya, Disdik Kota Tepian melakukan kerja sama dengan PT Telkom Seluler (Telkomsel) untuk kebutuhan kuota internet menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Nasional.

    Kepala Dinas Pendidikan Samarinda Asli Nuryadin mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan potongan harga sebab pihaknya telah melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak Telkomsel.

    “Saya jelaskan dulu ya. Kalau harga reguler Rp100 ribu dapat 15 giga byte (GB). Kalau Rp5 juta dapat 750 GB. Dalam Memorandum of Understanding (MoU) kami dengan Telkomsel minimal Rp5 juta sudah mendapat 1.500 GB,” ucap Asli, Selasa (18/8/2020).

    Asli kemudian menjelaskan bahwa pembagian kuota ke peserta didik ini menggunakan aplikasi yang disiapkan oleh Telkomsel. Rencananya, operator akan langsung mengirimkan kuotanya.

    “Kalau operatornya ini dari sekolah. Sehingga, lebih instan. Sekolah tidak harus memberikan satu per satu ke peserta didik, kan pasti lebih rumit,” sambung Asli.

    Ia mengatakan bahwa pembagian akan dilakukan menyesuaikan kebutuhan sekolah. Sehingga Disdik tidak akan membatasi jumlah kuota yang diminta sekolah.

    Sekolah juga nantinya berkomunikasi langsung dengan Telkomsel, terkait kebutuhan kuota internet tersebut. Sehingga pihak Disdik akan melakukan monitoring saja. Jumlah peserta didik juga bukan menjadi masalah, sebab sekolah yang memiliki peserta didik sedikit bisa bergabung dengan sekolah terdekat.

    Kepada awak media, Asli juga menjelaskan bahwa peserta didik juga nantinya akan didata. Sebab tidak semua sekolah memiliki fasilitas yang sama.

    “Dari Kementerian membebaskan menggunakan dana BOS-Nas itu untuk menunjang sistem belajar mengajar menggunakan sistem online. Bahkan, guru pun mendapatkan jatah. Kalau ada guru yang melakukan kunjungan akan diberikan uang transport,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    BEM Polnes Bongkar Persoalan Pendidikan Kaltim, Desak Sinkronisasi Kebijakan

    April 14, 2026

    Gratispol Diklaim Berdampak Nyata, Gubernur Kaltim Dorong Mahasiswa Jadi Pencipta Kerja

    April 14, 2026

    Disdikbud Kaltim Targetkan 2027 Tak Ada Sekolah Rusak, Kekurangan Guru Produktif Jadi Sorotan

    April 14, 2026

    Sekolah Gratis Belum Menjawab Masalah, Disdikbud Kaltim Soroti Anak Putus Sekolah dan Rendahnya Kualitas Pendidikan

    April 14, 2026

    Pelatihan Jurnalistik Polnes Tak Sekadar Dasar, Fokus Cetak Jurnalis Siap Terjun

    April 12, 2026

    Polnes Berjaya di Kancah Nasional, Dua Tim Sabet Penghargaan Bergengsi

    April 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Sukri Dorong Penguatan Literasi Jurnalistik di OPD, Tekankan Pentingnya Verifikasi Informasi

    Andika SaputraApril 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kalimantan Timur (Kaltim) Mohammad Sukri mengapresiasi…

    Isu Kepesertaan Menguat, Kadinkes Samarinda Minta Publik Pahami Batas Kewenangan

    April 15, 2026

    Perdana Digelar, BPSDM Kaltim Tingkatkan Kompetensi ASN di Bidang Penulisan dan Publikasi

    April 15, 2026

    Andi Harun Tegaskan Samarinda Mampu Bayar Tapi Secara Hukum Tidak Benar

    April 14, 2026

    DPRD Samarinda dan Bontang Bahas Strategi Tingkatkan Pendapatan di Tengah Tekanan Fiskal

    April 14, 2026
    1 2 3 … 3,057 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.