Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Alat Perekaman KTP Samarinda Berusia 15 Tahun, Kamera Rusak Bisa Hentikan Pencetakan

    Oktober 13, 2026

    DLH Kaltim Optimalkan SIHATI untuk Evaluasi Pengelolaan Keanekaragaman Hayati

    Oktober 13, 2026

    Vape Bisa Diisi Etomidate hingga Sabu, Kaltim Siapkan Aturan Pelarangan

    Oktober 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Tarif Rapid Test Mahal, Ini Kata Sutomo Jabir
    DPRD Kaltim

    Tarif Rapid Test Mahal, Ini Kata Sutomo Jabir

    AdminBy AdminJuni 24, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Galih – Editor : Redaksi

    Insitekaltim, Samarinda– Mahalnya tarif rapid test maupun swab tes (PCR) yang di berlakukan rumah sakit maupun pukesmas yang dapat mengeluarkan surat keterangan rapid test kepada masyarakat dinilai terlalu mahal, dimana dikabarkan angka rapid test mandiri berada diangka Rp.400 ribu sedangkan PCR mencapai Rp. 2 juta.

    Anggota DPRD Kaltim Komisi II Sutomo Jabir mengatakan semestinya pemerintah dapat membantu memberi biaya khusus untuk masyarakat yang melakukan rapid test mandiri maupun tes swab. Karena dinilai memberatkan masyarakat yang memerlukan surat keterangan rapid test dari rumah sakit.

    “Seharusnya pemerintah hadir untuk membantu masyarakat agar tidak terlalu dibebani pembiyaan rapid test mandiri yang dinilai cukup membebani,”pesannya Rabu (24/6/2020)

    Perberlakuan new normal oleh pemerintah merupakan langka maju sehingga masyarakat yang selama ini hanya kerja di rumah karena Covid-19. Karena ada kebijakan pemerintah maka ia akan keluar untuk melakukan aktivitas setelah diberlakukannya kehidupan baru. Namun yang menjadi masalah anterean yang melakukan rapid test sebagai syarat kalau ingin keluar daerah masih terlihat.

    “Angka ini yang menurutnya terlalu mahal sehingga pemerintah harus bisa membantu biaya rapid test yang diangap terlalu mahal,”kata Sutomo

    Lebih lanjut, kata politisi PKB Ini mengatakan jangan nantinya masyarakat menilai bahwa ini sebagai ladang bisnis dan ini yang harus dihindari. Pemerintah cepat pekah melihat kondisi seperti ini”Minimal masyarakat tidak terlalu dibebankan dengan tingginya biaya rapid test,”urainya

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    Titik Api Karhutla di Kukar Bertambah, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

    Oktober 6, 2026

    Kuorum Rapat KUA-PPAS Kaltim Dipersoalkan, 15 Anggota Hadir Daring

    September 26, 2026

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    September 26, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Alat Perekaman KTP Samarinda Berusia 15 Tahun, Kamera Rusak Bisa Hentikan Pencetakan

    AminahOktober 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Peralatan perekaman KTP elektronik di Kota Samarinda masih mengandalkan perangkat pengadaan 2011–2012.…

    DLH Kaltim Optimalkan SIHATI untuk Evaluasi Pengelolaan Keanekaragaman Hayati

    Oktober 13, 2026

    Vape Bisa Diisi Etomidate hingga Sabu, Kaltim Siapkan Aturan Pelarangan

    Oktober 13, 2026

    Disdikbud Kaltim Dorong Seniman Masuk Sekolah, Karya Seni Lokal Diusulkan Masuk Museum

    Oktober 13, 2026

    Manfaatkan Transaksi MiChat, Tiga Pria Rampas Ponsel dan Uang Korban di Samarinda

    Oktober 12, 2026
    1 2 3 … 3,382 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.