Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Banjir Kampung Jawa Belum Tuntas, Jasno Desak Drainase Pasundan Dilanjutkan

    Agustus 28, 2026

    Terowongan Rampung Tapi Belum Dibuka, Jasno Soroti Izin Kementerian

    Agustus 28, 2026

    AI Makin Canggih, Dosen Polnes Ingatkan Mahasiswa TI Jangan Kehilangan Kemampuan Berpikir

    Agustus 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Tarif Rapid Test Mahal, Ini Kata Sutomo Jabir
    DPRD Kaltim

    Tarif Rapid Test Mahal, Ini Kata Sutomo Jabir

    AdminBy AdminJuni 24, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Galih – Editor : Redaksi

    Insitekaltim, Samarinda– Mahalnya tarif rapid test maupun swab tes (PCR) yang di berlakukan rumah sakit maupun pukesmas yang dapat mengeluarkan surat keterangan rapid test kepada masyarakat dinilai terlalu mahal, dimana dikabarkan angka rapid test mandiri berada diangka Rp.400 ribu sedangkan PCR mencapai Rp. 2 juta.

    Anggota DPRD Kaltim Komisi II Sutomo Jabir mengatakan semestinya pemerintah dapat membantu memberi biaya khusus untuk masyarakat yang melakukan rapid test mandiri maupun tes swab. Karena dinilai memberatkan masyarakat yang memerlukan surat keterangan rapid test dari rumah sakit.

    “Seharusnya pemerintah hadir untuk membantu masyarakat agar tidak terlalu dibebani pembiyaan rapid test mandiri yang dinilai cukup membebani,”pesannya Rabu (24/6/2020)

    Perberlakuan new normal oleh pemerintah merupakan langka maju sehingga masyarakat yang selama ini hanya kerja di rumah karena Covid-19. Karena ada kebijakan pemerintah maka ia akan keluar untuk melakukan aktivitas setelah diberlakukannya kehidupan baru. Namun yang menjadi masalah anterean yang melakukan rapid test sebagai syarat kalau ingin keluar daerah masih terlihat.

    “Angka ini yang menurutnya terlalu mahal sehingga pemerintah harus bisa membantu biaya rapid test yang diangap terlalu mahal,”kata Sutomo

    Lebih lanjut, kata politisi PKB Ini mengatakan jangan nantinya masyarakat menilai bahwa ini sebagai ladang bisnis dan ini yang harus dihindari. Pemerintah cepat pekah melihat kondisi seperti ini”Minimal masyarakat tidak terlalu dibebankan dengan tingginya biaya rapid test,”urainya

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Bertahun-tahun Mengajar, 500 Guru di Kaltim Masih Tanpa SK Pengangkatan

    Agustus 28, 2026

    DPRD Kaltim Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Perusahaan Tangani Karhutla Kukar

    Agustus 27, 2026

    Rayakan HUT RI, Helmi Tegaskan Kegiatan DPRD Samarinda Tanpa Gunakan APBD

    Agustus 26, 2026

    Trans Samarinda Ditargetkan Beroperasi 2027, Tarif Rp5 Ribu dan Bayar Pakai QRIS

    Agustus 26, 2026

    Kaltim Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Dana Konservasi

    Agustus 25, 2026

    Abdul Rohim Dorong Inspektorat Periksa Dugaan Pungli dalam Antrean BBM Bersubsidi

    Agustus 25, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Banjir Kampung Jawa Belum Tuntas, Jasno Desak Drainase Pasundan Dilanjutkan

    Andika SaputraAgustus 28, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pembangunan drainase di kawasan Jalan Pasundan Kota Samarinda dinilai perlu dilanjutkan untuk…

    Terowongan Rampung Tapi Belum Dibuka, Jasno Soroti Izin Kementerian

    Agustus 28, 2026

    AI Makin Canggih, Dosen Polnes Ingatkan Mahasiswa TI Jangan Kehilangan Kemampuan Berpikir

    Agustus 28, 2026

    Bahaya Multitasking Berlebihan, Kognitif Menurun hingga Memori Cepat Lemot

    Agustus 28, 2026

    Dishub Samarinda Finalisasi Parkir Berlangganan, Target Awal 300 Ribu Kendaraan

    Agustus 28, 2026
    1 2 3 … 3,304 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.