
Reporter: Emmi – Editor: Redaksi
Insitekaltim, Bontang – Bertambahnya pasien positif Covid-19 di Kota Bontang. Pemerintah kota semakin memberi perhatian khusus terhadap beberapa instansi dan perusahan, yang masih berjalan di tengah pandemi ini. Seperti sebagian kapal logistik yang masih beroperasi di Kota Taman.
Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua ll DPRD Kota Bontang, Agus Haris, Senin (20/4/2020), ia meminta kepada para perusahaan kapal logistik yang masih beroperasi, untuk memberikan perlengkapan alat pelindung diri (APD), dengan standar WHO (organisasi kesehatan dunia). Hal tersebut berguna untuk pencegahan penyebaran Covid-19, terhadap karyawan yang masih bekerja.
“Karena kota kita merupakan kota industri. Tentu saja masih ada beberapa kapal perusahan produksi yang masih aktif mengangkut bahan baku. Pelabuhan juga masih beroperasi,” ucapnya melalui telepon.
Ia berharap, perusahaan dan pelabuhan mewajibkan pengguna APD sesuai standar WHO. Para karyawan yang bekerja di tengah Covid-19 ini, punya hak untuk dilindungi. Tidak hanya menggunakan masker, namun bisa diberikan pakaian sekali pakai.
“Bekerja di tengah pandemi begini, tentu lebih berisiko. Karena itu perusahaan harus memperhatikan keselamatan pekerjanya. Tidak hanya menggunakan masker saja. Kalau perlu gunakan pakaian sekali pakai. Minimal standar WHO,” tuturnya pada media ini.
Ia juga meminta perusahaan berskala nasional, melakukan penjagaan keamanan ketat terhadap pihak asing. “Kita tetap waspada dan meminta perusahan berskala nasional, untuk melakukan penjagaan ketat. Keamanan lebih ditingkatkan, serta pengawasan terhadap pihak asing di kapal itu. Jangan sampai mereka kontak dengan orang kita,” pungkasnya.

