Reporter: Dina – Editor: Redaksi
Insitekaltim, Samarinda – Kepedulian Komunitas Kolaborasi Pemuda Loa Janan (Kopelan) terhadap lingkungan patut diapresiasi. Tak terhitung sampah berserakan sepanjang jalan di Loa Janan. Seharusnya, masyarakat sadar adanya bencana banjir, salah satunya akibat kebiasaan membuang sampah sembarangan.
Ketua Kopelan, Freijae Rakasiwi, bersama Koordinator Gerakan Sadar Lingkungan Siswa (GSLS), Siswo Dwi Arso diwawancarai Insitekaltim.com, Jum’at (19/3/2020) mengatakan, donasi sampah merupakan program dari Pemuda Loa Janan, yang kami beri nama Gerakan Sadar Lingkungan.”Pemuda Loa Janan sadar akan daerahnya yang masih kumuh, serta sering banjir jika hujan lebat,” ujarnya.
Pije sapaannya di Kopelan menyampaikan, para pemuda berinisiatif mengumpulkan sampah. Sampah tersebut nantinga akan dipilah-pilah, karena tidak semua bisa didaur ulang. “Donasi sampah itu akan diberikan kepada Bank Sampah Borneo Generasi Cemerlang di Loa Duri Ilir,” ujarnya.
Kerjasama tersebut nantinya dipimpin oleh Kariyati, pimpinan produksi dari bank sampah Borneo Generasi Cemerlang. “Nantinya barang seperti plastik dan botol terbuat dari plastik akan dikaryakan untuk paving block,” jelasnya.
Sementara itu, Koordinator GSLS, Siswo Dwi Arso menambahkan, selain paving block, ia juga mengadakan semacam diskusi edukasi kepada masyarakat agar bisa mengelola sampah sendiri melalui sosial media.
“Kami sebagai Pemuda Loa Janan pasti ingin daerah tempat tinggal kami nyaman, bersih dan tidak banjir lagi. Paling tidak dengan mengurangi sampah bisa lebih enak untuk dipandang,” ujarnya.
Lanjutnya, tujuannya melalui komunitas tersebut yakni menyadarkan masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan. “Seperti yang kita ketahui sekarang lagi ribut masalah Corona, nah itu juga merupakan salah satu bentuk pencegahan,” pungkasnya.

