Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kemenkes Pastikan BIAS Tetap Jalan, Kasus KIPI di Karo Dinilai Tak Berkaitan dengan Vaksin HPV

    September 11, 2026

    Kemarau Melanda Daerah Pemasok, Pemerintah Antisipasi Gangguan Pasokan Pangan

    September 11, 2026

    Seno Aji Targetkan Produktivitas Padi Kaltim Tembus 7 Ton per Hektare

    September 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Visi Terwujudnya Kemandirian Kutai Timur, Edward: Melalui Pembangunan Agribisnis dan Agro Industri
    Advertorial

    Visi Terwujudnya Kemandirian Kutai Timur, Edward: Melalui Pembangunan Agribisnis dan Agro Industri

    AdminBy AdminMaret 11, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Nanda – Editor : Redaksi
    Insitekaltim, Sangatta – Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( Bappeda ), Pemerintah Kutai Timur, Rabu (11/3/2020) menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) dan Forum Perangkat Daerah (FPD) Kabupaten Kutai Timur Tahun 2020, bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Kompleks Perkantoran Pemkab Kutim, Bukit Pelangi Sangatta.

    Kepala Bappeda Kutim, Edward Azran, menyebutkan jika dalam menentukan arah pembangunan di tahun 2021 mendatang, Pemerintah Kutim menghadapi sejumlah tantangan serius baik dari lokal maupun tantangan yang menjadi isu global. Jika tantangan tersebut tidak menjadi perhatian dan tidak mendapatkan jalan keluar, maka tentu akan menjadi penghambat terwujudnya target visi dan misi Pemkab Kutim yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kutim 2016-2021.
    “Dalam penyusunan RPJMD Kutim tahun 2016-2021, visi yang di emban yakni terwujudnya kemandirian Kutai Timur melalui pembangunan agribisnis dan agro industri, berlandaskan pada lima misi yang menjadi fokus dalam pembangunan Kutim. Yakni Fokus Sumber Daya Manusia (SDM), Fokus Daya Saing Ekonomi, Fokus Infrastruktur, Fokus Lingkungan Hidup dan Fokus Tata Kelola Pemerintahan,” ungkapnya dihadapan peserta dan undangan forum.
    Lebih lanjut Edward menerangkan, bahwa dalam perjalanannya tematik pembangunan Kutim sejak tahun 2017 hingga saat ini dan pada tahun 2021 mendatang, masing-masing memiliki program pembangunan yang fokus dan terarah, serta target yang harus dicapai.

    “Pada tahun 2017, Pemkab Kutim fokus pada peningkatan pelayanan dasar dan infrastruktur pedesaan. Kemudian di tahun 2018, Pemkab Kutim fokus pada peningkatan produksi pangan dan komoditas potensi unggulan. Di tahun 2019 lalu, Pemkab Kutim fokus pada program pemantapan produksi pangan dan komoditas unggulan. Sementara di tahun ini, Pemkab Kutim fokus pada upaya peningkatan nilai tambah komoditas unggulan,”ucapnya
    Sedangkan di tahun 2021 mendatang, Pemkab Kutim fokus pada program peningkatan produk unggulan yang memiliki daya saing. Hal ini sebagaimana yang tersusun pada RKPD Kaltim tahun 2021, yakni menumbuhkan industri hilir yang mendukung ekonomi kerakyatan dan ekonomi kawasan.
    “Sesuai dengan RKP 2021 Nasional, yakni meningkatkan industri dan pariwisata di berbagai wilayah, didukung oleh investasi,” ungkapnya.
    Ditambahkan oleh Edward, bahwa sejumlah tantangan menghadang Kutim, baik secara regional, tingkat Kaltim dan global. Mulai dari adanya perang dagang antara Cina melawan Amerika, merebaknya wabah virus corona, hingga peran Tiongkok yang cukup besar dalam peta ekspor Kaltim, 28 persen dari total non migas dapat menahan prospek pertumbuhan ekonomi Kaltim dalam jangka menengah.
    “Ini tentu mempengaruhi tiga komoditas unggulan Kutim, yakni Minyak dan Gas (Migas), Batubara dan Sawit,”ujarnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026

    DPRD Samarinda Minta Sekolah Siapkan Opsi Daring Saat Udara Memburuk

    September 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kemenkes Pastikan BIAS Tetap Jalan, Kasus KIPI di Karo Dinilai Tak Berkaitan dengan Vaksin HPV

    Ratu ArifanzaSeptember 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) tetap dilanjutkan…

    Kemarau Melanda Daerah Pemasok, Pemerintah Antisipasi Gangguan Pasokan Pangan

    September 11, 2026

    Seno Aji Targetkan Produktivitas Padi Kaltim Tembus 7 Ton per Hektare

    September 11, 2026

    Putra Samarinda Tembus Timnas, Rizky Zammy Siap Berlaga di Asian Games 2026

    September 11, 2026

    Kaltim Bawa Pulang Tiga Medali dari Kejurnas Kabaddi U-21

    September 10, 2026
    1 2 3 … 3,333 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.