Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Efisiensi Anggaran Jadi Pemicu Pertumbuhan Ekonomi Samarinda Melambat ke 6,22 Persen

    July 27, 2026

    Pemprov Kaltim Pasang CCTV, Untuk Pantau Pencurian MCB dan Kabel di Jembatan Mahulu

    July 27, 2026

    Disdukcapil Kaltim Ingatkan Maraknya Modus Penipuan Berkedok Aktivasi IKD

    July 27, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Visi Terwujudnya Kemandirian Kutai Timur, Edward: Melalui Pembangunan Agribisnis dan Agro Industri
    Advertorial

    Visi Terwujudnya Kemandirian Kutai Timur, Edward: Melalui Pembangunan Agribisnis dan Agro Industri

    AdminBy AdminMarch 11, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Nanda – Editor : Redaksi
    Insitekaltim, Sangatta – Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( Bappeda ), Pemerintah Kutai Timur, Rabu (11/3/2020) menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) dan Forum Perangkat Daerah (FPD) Kabupaten Kutai Timur Tahun 2020, bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Kompleks Perkantoran Pemkab Kutim, Bukit Pelangi Sangatta.

    Kepala Bappeda Kutim, Edward Azran, menyebutkan jika dalam menentukan arah pembangunan di tahun 2021 mendatang, Pemerintah Kutim menghadapi sejumlah tantangan serius baik dari lokal maupun tantangan yang menjadi isu global. Jika tantangan tersebut tidak menjadi perhatian dan tidak mendapatkan jalan keluar, maka tentu akan menjadi penghambat terwujudnya target visi dan misi Pemkab Kutim yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kutim 2016-2021.
    “Dalam penyusunan RPJMD Kutim tahun 2016-2021, visi yang di emban yakni terwujudnya kemandirian Kutai Timur melalui pembangunan agribisnis dan agro industri, berlandaskan pada lima misi yang menjadi fokus dalam pembangunan Kutim. Yakni Fokus Sumber Daya Manusia (SDM), Fokus Daya Saing Ekonomi, Fokus Infrastruktur, Fokus Lingkungan Hidup dan Fokus Tata Kelola Pemerintahan,” ungkapnya dihadapan peserta dan undangan forum.
    Lebih lanjut Edward menerangkan, bahwa dalam perjalanannya tematik pembangunan Kutim sejak tahun 2017 hingga saat ini dan pada tahun 2021 mendatang, masing-masing memiliki program pembangunan yang fokus dan terarah, serta target yang harus dicapai.

    “Pada tahun 2017, Pemkab Kutim fokus pada peningkatan pelayanan dasar dan infrastruktur pedesaan. Kemudian di tahun 2018, Pemkab Kutim fokus pada peningkatan produksi pangan dan komoditas potensi unggulan. Di tahun 2019 lalu, Pemkab Kutim fokus pada program pemantapan produksi pangan dan komoditas unggulan. Sementara di tahun ini, Pemkab Kutim fokus pada upaya peningkatan nilai tambah komoditas unggulan,”ucapnya
    Sedangkan di tahun 2021 mendatang, Pemkab Kutim fokus pada program peningkatan produk unggulan yang memiliki daya saing. Hal ini sebagaimana yang tersusun pada RKPD Kaltim tahun 2021, yakni menumbuhkan industri hilir yang mendukung ekonomi kerakyatan dan ekonomi kawasan.
    “Sesuai dengan RKP 2021 Nasional, yakni meningkatkan industri dan pariwisata di berbagai wilayah, didukung oleh investasi,” ungkapnya.
    Ditambahkan oleh Edward, bahwa sejumlah tantangan menghadang Kutim, baik secara regional, tingkat Kaltim dan global. Mulai dari adanya perang dagang antara Cina melawan Amerika, merebaknya wabah virus corona, hingga peran Tiongkok yang cukup besar dalam peta ekspor Kaltim, 28 persen dari total non migas dapat menahan prospek pertumbuhan ekonomi Kaltim dalam jangka menengah.
    “Ini tentu mempengaruhi tiga komoditas unggulan Kutim, yakni Minyak dan Gas (Migas), Batubara dan Sawit,”ujarnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    July 9, 2026

    Lelang Lambat Imbas Dinamika Anggaran Pusat, Realisasi Fisik PUPR Masih Minim

    July 9, 2026

    Tiga Jalan Protokol di Samarinda Gelap Gulita, Dewan Desak Dishub Segera Peremajaan Tiang

    July 9, 2026

    Nunggak Proyek 2025, DLH Samarinda Tersangkut Utang Rp8,4 Miliar

    July 8, 2026

    Sektor UKM dan Rumah Tangga Merugi Akibat Pemadaman Listrik Massal di Samarinda

    July 8, 2026

    Andalkan Aplikasi Lawas 2024, Penentuan Jarak Domisili SPMB Samarinda Ternyata Masih Manual

    July 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Efisiensi Anggaran Jadi Pemicu Pertumbuhan Ekonomi Samarinda Melambat ke 6,22 Persen

    Nur AjijahJuly 27, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Samarinda mencatat laju pertumbuhan ekonomi 2025, berada di…

    Pemprov Kaltim Pasang CCTV, Untuk Pantau Pencurian MCB dan Kabel di Jembatan Mahulu

    July 27, 2026

    Disdukcapil Kaltim Ingatkan Maraknya Modus Penipuan Berkedok Aktivasi IKD

    July 27, 2026

    Dua Wakil Indonesia Siap Bersaing di Srikandi Merdeka Cup 2026

    July 27, 2026

    BPBD Kaltim Gandeng Dunia Usaha Percepat Pemulihan Pascabencana

    July 27, 2026
    1 2 3 … 3,242 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.