Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    1.667 Lulusan Diwisuda, Rektor Unmul: Awal Perjalanan Menuju Kontribusi Nyata

    Juni 20, 2026

    DPRD Samarinda Pastikan Polemik THR Tenaga Kependidikan Tuntas, Guru Tak Perlu Takut Melapor

    Juni 20, 2026

    Tumbuhkan Kepercayaan Diri, Siswa Keluarga Prasejahtera Sekolah Rakyat Tunjukkan Perkembangan Positif

    Juni 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Hukum»Tanggapi Tuntutan Demo, Kalapas Klas II A Serahkan Proses Penyelidikan Napi Meninggal Dunia ke Polresta Samarinda
    Hukum

    Tanggapi Tuntutan Demo, Kalapas Klas II A Serahkan Proses Penyelidikan Napi Meninggal Dunia ke Polresta Samarinda

    AdminBy AdminFebruari 21, 202003 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nada – Editor: Redaksi
    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Klas II A Mohammad Ilham Agung Setyawan melakukan mediasi dengan 12 orang perwakilan dari Organisasi Masyarakat (Ormas) Kutai yang melakukan aksi hari ini di depan lapas, Jalan Sudirman l, Jum’at (21/2/2020).
    Ilham, sapaannya, mengatakan hasil mediasi tersebut membahas beberapa point.

    “Pertama yaitu permasalahan ini harus di urus secara tuntas, kedua terkait meninggalnya Akhmad Sukur mereka meminta pertanggung jawaban terkait pengurusan anaknya kedepan,” ungkapnya kepada awak media.
    Ia menyampaikan secara bersamaan sepakat untuk saling menunggu proses penyidikan di Polresta Samarinda.
    “Kami masih menunggu keputusan dari pihak Polresta. Kami menghormati keputusan itu,” katanya.
    Selain itu ditanya apakah pihak Lapas akan menghadirkan Mokhamad Ikhsan (Kalapas yang lama) terkait penuntasan permasalahan ini, Ilham menjawab itu mungkin ranahnya pimpinan kami di Kantor Wilayah (Kanwil).
    “Hasil investigasi, dalam hal ini sedang ditangani pihak Polres kami hanya fokus untuk membantu pihak Polres. Kami tidak ingin melakukan kerjaan ini dengan cara tumpang tindih,” jelasnya.
    Namun terkait tuduhan adanya tindak kekerasan oleh pihak Lapas Klas II A Samarinda, Ilham menyampaikan tidak bisa menyebut ada dan tidak bisa menyebut tidak ada.
    “Kita tunggu keputusan pihak polres terkait adanya kekerasan. Kami hanya melakukan investigasi internal sampai di Januari,” tambahnya.
    Lebih lanjut ia menerangkan ada 21 orang saksi yang berasal dari warga binaan dan petugas lapas.
    “Untuk Kalapas yang lama, kami belum tau sudah diperiksa apa belum. Kalau saya belum sampai sejauh ini,” ujarnya.

    Kepala Divisi Permasyarakatan (Kadivpas) Kanwil Kaltim Kaltara Marselina Budiningsih, mengaku jika Ikhsan selaku Kepala Lapas Narkotika di Lapas Bayur masih menjabat. Namun dirinya mengatakan untuk menyerahkan penyidikan tersebut kepada Polresta Samarinda.
    “Iya, Pak Ikhsan masih menjabat, tapi untuk investigasi atau tindakan dari Kanwil Lapas, kita belum berani melaksanakan karena masih menunggu keputusan pihak kepolisian. Sebelum adanya hitam diatas putih, (Surat kesepakatan),” terangnya.

    Terpisah Ketua Umum (Ketum) Remaong Koetai Berjaya Hebby Nurlan Arafat mengatakan bahwa pihaknya menyesalkan kenapa ada pembiaran di masa jabatan Kalapas Ikhsan bisa terjadi tindak kekerasan.
    “Kalau sudah masuk ke lapas itu harusnya di bina bukan di binasakan,” sindirnya.
    Ia menuturkan bahwa kedepan nanti pihaknya akan melakukan silaturahmi ke Polresta Samarinda, untuk mempertanyakan sejauh mana penanganan kasus ini.
    “Jika tidak di indahkan dengan waktu yang sudah ditentukan, kami akan menurunkan hukum adat, dan jika hukum adat sudah kami turunkan kami minta pihak kepolisian dan hukum positif agar jangan ikut campur. Kami meminta tanggung jawab dari kalapas yang lama,” ujarnya.
    Terkait hukum adat yang akan digunakan, ia menyampaikan akan ditentukan terlebih dahulu.
    “Karena kami juga punya kitab aturan dan undang-undang Pandji Selaten dan Bradjaniti, jadi akan kami rembukan dulu,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Jelang Pilwali Samarinda, Gerindra Beri Sinyal Kuat Probebaya Tetap Dilanjutkan

    Juni 20, 2026

    Didesak Maju Pilwali Samarinda, Saefuddin Zuhri Pilih Fokus Bekerja Ketimbang Berpolitik

    Juni 19, 2026

    Pangkas Celah Titipan, Parlemen Kaltim Minta Kuota Sekolah Negeri Dikunci

    Juni 18, 2026

    Sengketa Lahan Yayasan Melati Belum Berakhir, Kadisdikbud Kaltim Prioritaskan Stabilitas

    Juni 18, 2026

    Usai Menang PK PM Noor, Kubu Heryono Bersihkan Spanduk Ilegal dan Desak Pengosongan

    Juni 18, 2026

    Lahan Pemakaman Menyusut, Pengembang Perumahan Akan Wajib Sediakan Area Makam

    Juni 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    1.667 Lulusan Diwisuda, Rektor Unmul: Awal Perjalanan Menuju Kontribusi Nyata

    R’syaJuni 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Rektor Universitas Mulawarman (Unmul) Abdunnur menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya kepada para…

    DPRD Samarinda Pastikan Polemik THR Tenaga Kependidikan Tuntas, Guru Tak Perlu Takut Melapor

    Juni 20, 2026

    Tumbuhkan Kepercayaan Diri, Siswa Keluarga Prasejahtera Sekolah Rakyat Tunjukkan Perkembangan Positif

    Juni 20, 2026

    Jelang Pilwali Samarinda, Gerindra Beri Sinyal Kuat Probebaya Tetap Dilanjutkan

    Juni 20, 2026

    Pemprov Kaltim Kucurkan Anggaran Kematangan Lahan Pembangunan Sekolah Rakyat di Bukit Biru

    Juni 20, 2026
    1 2 3 … 3,157 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.