Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    Mei 1, 2026

    Tambahan Modal Rp500 Miliar Dipertanyakan, Pemkot Samarinda Ingatkan Ancaman Dilusi Saham

    April 30, 2026

    Laba Naik, Dividen Turun: Andi Harun Soroti Kredit Macet dan Transparansi Bankaltimtara

    April 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Pertamina dan BP Migas Rencanakan Buat Fuel Card, Kartu Kendali BBM Subsidi, Ini Kata Nidya Listiyono
    DPRD Kaltim

    Pertamina dan BP Migas Rencanakan Buat Fuel Card, Kartu Kendali BBM Subsidi, Ini Kata Nidya Listiyono

    AdminBy AdminDesember 24, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Penulis: Apriliani – Editor: Redaksi
    Insitekaltim,Samarinda – Persoalan BBM bersubsidi menjadi salah satu hal yang menarik perhatian, pasalnya masih banyak masyarakat kalangan atas menggunakan BBM bersubsidi.
    Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi II, Nidya Listiyono,SE, dari partai Golkar Dapil Samarinda, mengatakan via telpon, Selasa (24/12/2019), bahwa Pertamina akan meluncurkan “Fuel Card” di Kalimantan.
    Ini sesuai dengan Perpres 191 Tahun 2014, yaitu peraturan presiden untuk kebutuhan nasional atas Bahan Bakar Minyak, dan dalam rangka pemberian subsidi yang lebih tepat sasaran kepada konsumen pengguna tertentu.
    “Nanti akan ada sistem digital untuk pembelian BBM, terutama BBM bersubsidi,” ungkap Tyo.
    Tentu, Ini merupakan sesuatu yang harus diapresiasi, karena termasuk upaya Pertamina dan BP Migas, untuk meminimalisir penggunaan BBM subsidi secara berlebihan.
    “Jadi akan terdeteksi kedepannya, yang seharusnya tidak boleh menggunakan BBM bersubsidi akan ketahuan, dan itu ada sanksinya,” ucapnya.
    Ia mengungkapkan, bahwa ini salah satu upaya pemberian subsidi yang lebih tepat sasaran.
    “Ini perlu perhatian kita semua, karena tidak bisa memonitor terus setiap hari, maka inilah tindakan yang dilakukan oleh Pertamina dan BP Migas,” katanya.
    Sehingga, sangat perlu adanya pembuat regulasi, jadi kedepan diharapkan pembelian BBM bisa dengan cara elektronik.
    “Jadi saat pengisian BBM itu sudah sistem pembayaran elektronik, ini upaya agar bisa di monitor, jadi pembayarannya udah pakai kartu,” terangnya.
    Tyo menjelaskan, si A mengisi BBM sekitar jam 09.00 wita, nanti 1 jam si A mengisi BBM lagi, nanti akan ketahuan dari kartu tersebut.
    “Mantep toh, jadi semuanya akan ketahuan apabila ada pengisian berikutnya,” jelasnya.
    Pemerintah dan pembuat regulator diharapkan sangat memperhatikan masalah ini.
    “Yang jelas ini proses untuk menekan angka kebocoran subsidi tepat sasaran, karena untuk menghilangkan itu butuh proses panjang,” imbuhnya.
    Dijelaskannya, bahwa Fuel Card akan mempunyai batas pengisian BBM bersubsidi.
    “Jadi, Fuel Card akan jadi monitoring terhadap pengisian BBM subsidi,” bebernya.
    Fuel Card masih rencana, namun BP Migas dan Pertamina akan berupaya untuk melakukan kontrol terhadap BBM bersubsidi agar tepat sasaran dan ini merupakan Kartu Kendali BBM.
    “Jadi motor mobil kedepannya harus pakai Fuel Card,” pesannya.
    Dimana, syarat mendaftar Fuel Card harus melampirkan STNK kendaraan, namun penggunaan BBM untuk mobil dan motor akan dijatah. Misalnya motor dibatasi hanya 5 liter dan mobil sekitar 20 liter.
    Untuk Launching Fuel Card, Tyo masih belum bisa memastikan.
    “Saya belum tahu kapan akan launching, karena ini masih rencana Pertamina dan BP Migas. Berharap plan ini bisa segera terlaksana,” harapnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    Mei 1, 2026

    DPRD Kaltim di Titik Penentuan, Hak Angket Bergantung Hasil BANMUS

    April 30, 2026

    Aliansi Masyarakat Kaltim Desak DPRD Segera Gunakan Hak Angket, Soroti Dugaan KKN

    April 30, 2026

    Wacana Pilkada Dipilih DPRD, Akademisi Ingatkan Potensi Money Politics

    April 30, 2026

    DPRD Samarinda Kritik Wacana Penutupan Prodi, Soroti Ketimpangan SDM dan Dunia Kerja

    April 29, 2026

    Polemik 49 Ribu Peserta BPJS, DPRD Samarinda Desak Solusi Bersama Pemprov

    April 29, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    Ratu ArifanzaMei 1, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Proses pengajuan hak angket DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi…

    Tambahan Modal Rp500 Miliar Dipertanyakan, Pemkot Samarinda Ingatkan Ancaman Dilusi Saham

    April 30, 2026

    Laba Naik, Dividen Turun: Andi Harun Soroti Kredit Macet dan Transparansi Bankaltimtara

    April 30, 2026

    Andi Harun Buka Alasan Dissenting Opinion di RUPS Bankaltimtara: Soroti Pemberhentian Direksi dan Transparansi Seleksi Komisaris

    April 30, 2026

    May Day Tanpa Demo di Samarinda, 80 Personel Polisi Disiagakan Amankan Kegiatan di Oda Etam

    April 30, 2026
    1 2 3 … 3,083 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.